<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi RI Tumbuh 3,69%, IHSG Naik 46 Poin ke Level 6.777</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat usai pengumuman pertumbuhan ekonomi 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/07/278/2543423/ekonomi-ri-tumbuh-3-69-ihsg-naik-46-poin-ke-level-6-777</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/07/278/2543423/ekonomi-ri-tumbuh-3-69-ihsg-naik-46-poin-ke-level-6-777"/><item><title>Ekonomi RI Tumbuh 3,69%, IHSG Naik 46 Poin ke Level 6.777</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/07/278/2543423/ekonomi-ri-tumbuh-3-69-ihsg-naik-46-poin-ke-level-6-777</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/07/278/2543423/ekonomi-ri-tumbuh-3-69-ihsg-naik-46-poin-ke-level-6-777</guid><pubDate>Senin 07 Februari 2022 11:53 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/07/278/2543423/ekonomi-ri-tumbuh-3-69-ihsg-naik-46-poin-ke-level-6-777-IpBPvUYnCh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat di sesi I (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/07/278/2543423/ekonomi-ri-tumbuh-3-69-ihsg-naik-46-poin-ke-level-6-777-IpBPvUYnCh.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat di sesi I (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat usai pengumuman pertumbuhan ekonomi 2021. BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 3,69%.
IHSG naik 46,25 poin atau 0,69% di 6.777,64 pada perdagangan sesi pertama awal pekan Senin (7/2/2022). Kinerja ciamik IHSG terjadi sejak pembukaan di 6.751,34, yang mampu bergerak melesat hingga menembus level tertingginya sepanjang masa di 6.806,73.
BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal IV-2021 Tembus 5,02%
Pada sesi siang ini, terdapat 311 saham menguat, 195 saham melemah, dan 158 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp6,84 triliun dari 14,92 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Menyusul IHSG, indeks LQ45 menguat 0,62% ke 957,57, indeks JII naik 0,48% ke 565,36, indeks IDX30 menanjak 0,52% ke 510,42, dan indeks MNC36 melejit 0,54% ke 322,66.
Dari sisi sektoral, indeks yang tumbuh antara lain bahan baku 0,97%, keuangan 0,59%, infrastruktur 0,09%, siklikal 2,72%, industri 0,58%, energi 0,91%, non-siklikal 0,78%, transportasi 0,88%, teknologi 0,12%. Sedangkan yang melemah hanya kesehatan -0,73%, dan properti -0,34%
BACA JUGA:IHSG Berpeluang Cetak Rekor, Saham Perbankan Jadi Andalan
Investor asing terpantau melakukan net-buy secara akumulatif sebesar Rp896,51 miliar, terdiri dari pembelian bersih Rp927,44 miliar di pasar reguler, dan profit taking Rp30,93 miliar di pasar negosiasi-tunai.
Pembelian asing di pasar reguler antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp647,6 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp53,3 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp31,5 miliar.Sementara net-sell asing yakni PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp11,9  miliar, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp10,9 milair, dan PT Adi Sarana  Armada Tbk (ASSA) Rp5,8 miliar.
Saham-saham yang masuk top gainers, yaitu PT MNC Vision Networks Tbk  (IPTV) melesat 17,01% di Rp172, PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR)  melejit Rp16,54% di Rp775, dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP)  menanjak 15,58% di Rp178.
Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT  Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) anjlok -6,49% di Rp288, PT Golden Eagle  Energy Tbk (SMMT) tertekan -6,15% di Rp336, dan PT Mitra Investindo Tbk  (MITI) koreksi -5,71% di Rp264.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat usai pengumuman pertumbuhan ekonomi 2021. BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 3,69%.
IHSG naik 46,25 poin atau 0,69% di 6.777,64 pada perdagangan sesi pertama awal pekan Senin (7/2/2022). Kinerja ciamik IHSG terjadi sejak pembukaan di 6.751,34, yang mampu bergerak melesat hingga menembus level tertingginya sepanjang masa di 6.806,73.
BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal IV-2021 Tembus 5,02%
Pada sesi siang ini, terdapat 311 saham menguat, 195 saham melemah, dan 158 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp6,84 triliun dari 14,92 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Menyusul IHSG, indeks LQ45 menguat 0,62% ke 957,57, indeks JII naik 0,48% ke 565,36, indeks IDX30 menanjak 0,52% ke 510,42, dan indeks MNC36 melejit 0,54% ke 322,66.
Dari sisi sektoral, indeks yang tumbuh antara lain bahan baku 0,97%, keuangan 0,59%, infrastruktur 0,09%, siklikal 2,72%, industri 0,58%, energi 0,91%, non-siklikal 0,78%, transportasi 0,88%, teknologi 0,12%. Sedangkan yang melemah hanya kesehatan -0,73%, dan properti -0,34%
BACA JUGA:IHSG Berpeluang Cetak Rekor, Saham Perbankan Jadi Andalan
Investor asing terpantau melakukan net-buy secara akumulatif sebesar Rp896,51 miliar, terdiri dari pembelian bersih Rp927,44 miliar di pasar reguler, dan profit taking Rp30,93 miliar di pasar negosiasi-tunai.
Pembelian asing di pasar reguler antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp647,6 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp53,3 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp31,5 miliar.Sementara net-sell asing yakni PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp11,9  miliar, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp10,9 milair, dan PT Adi Sarana  Armada Tbk (ASSA) Rp5,8 miliar.
Saham-saham yang masuk top gainers, yaitu PT MNC Vision Networks Tbk  (IPTV) melesat 17,01% di Rp172, PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR)  melejit Rp16,54% di Rp775, dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP)  menanjak 15,58% di Rp178.
Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT  Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) anjlok -6,49% di Rp288, PT Golden Eagle  Energy Tbk (SMMT) tertekan -6,15% di Rp336, dan PT Mitra Investindo Tbk  (MITI) koreksi -5,71% di Rp264.</content:encoded></item></channel></rss>
