<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emak-Emak Bingung Minyak Goreng Masih Langka di Ritel, Kok Bisa?</title><description>Stok minyak goreng murah belum tersedia di toko ritel modern. Hal ini membuat masyarakat khususnya emak-emak bingung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/07/320/2543390/emak-emak-bingung-minyak-goreng-masih-langka-di-ritel-kok-bisa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/07/320/2543390/emak-emak-bingung-minyak-goreng-masih-langka-di-ritel-kok-bisa"/><item><title>Emak-Emak Bingung Minyak Goreng Masih Langka di Ritel, Kok Bisa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/07/320/2543390/emak-emak-bingung-minyak-goreng-masih-langka-di-ritel-kok-bisa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/07/320/2543390/emak-emak-bingung-minyak-goreng-masih-langka-di-ritel-kok-bisa</guid><pubDate>Senin 07 Februari 2022 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/07/320/2543390/emak-emak-bingung-minyak-goreng-masih-langka-di-ritel-kok-bisa-3Il8goVYbg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Minyak goreng murah langka di toko ritel (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/07/320/2543390/emak-emak-bingung-minyak-goreng-masih-langka-di-ritel-kok-bisa-3Il8goVYbg.jpg</image><title>Minyak goreng murah langka di toko ritel (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Stok minyak goreng murah belum tersedia di toko ritel modern. Hal ini membuat masyarakat khususnya emak-emak bingung saat ingin membeli minyak goreng dengan harga yang sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500/liter.
Rak penyimpanan minyak goreng yang kosong barang terus menjadi pemandangan setiap masuk ke ritel modern. Contohnya di ritel modern Indomaret di bilangan Bekasi. Tim MNC Portal Indonesia (MPI) telah mengunjungi ritel tersebut pada hari ini, Senin (7/2/2022), dan terbukti rak penyimpanan minyak goreng kosong melompong.
BACA JUGA:5 Tips Berburu Minyak Goreng Murah Sebelum Kehabisan
Pegawai ritel pun mengaku bahwa stok minyak goreng masih kosong di gudang sejak beberapa hari belakangan. Pihak kantor telah menuturkan kepadanya bahwa barang akan datang malam hari, namun nyatanya tak datang hingga jam tutup operasional.
&quot;Belum masuk lagi barangnya. Sudah beberapa hari ini masih kosong begitu. Kemarin sih bilangnya malam mau datang barang. Tapi belum datang-datang. Kalau sudah datang kan pasti pagi ini di display,&quot; ujar pegawai Indomaret kepada MPI di lokasi.
Ia pun menuturkan, pembeli yang datang berbelanja sering menanyakan stok minyak goreng. Berharap mereka pulang membawa barang langka tersebut.
BACA JUGA:Mendag Buka-bukaan soal Ekspor Minyak Goreng, Pasokan Dalam Negeri Sudah Aman? 
&quot;Ibu-ibu kalau belanja pasti nanyain minyak goreng. Sudah saya jelasin, barangnya belum dateng,&quot; ucapnya.
Senada, ritel modern Alfamidi di bilangan Bekasi pun juga kosong minyak goreng kemasan. Hal ini dipertegas oleh salah satu pegawai Alfamidi yang berujuar bahwa minyak goreng belum datang hingga hari ini.
&quot;Belum datang-datang barangnya. Waktu itu sempet datang tapi langsung di serbu sama ibu-ibu yang sudah nunggu di luar,&quot; kata pegawai Alfamidi, Riska saat ditemui di lokasi.
Ia bercerita, ibu-ibu yang membeli minyak goreng di Alfamidi tempatnya bekerja, sudah mengetahui atau melihat mobil barang datang. Maka dari itu, kesempatan tak dilewatkan. Mereka langsung mengambil minyak goreng tersebut usai pegawai menata di rak penyimpanan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8wNi8xLzE0NDc1My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Mereka tuh sudah lihat kalau mobil barang datang. Sudah nunggu  mereka di luar. Pas kami beres nata, langsung diambil-ambilin sama  ibu-ibu itu. Tapi tetap, pembelian dibatasi,&quot; jelasnya.
Salah satu ibu rumah tangga, Ediwati (54) mengaku tak kebagian minyak goreng murah di Indomaret. Padahal ia sudah datang pagi.
&quot;Nggak dapat juga nih. Habis terus. Kemarin saya sudah ke ritel-ritel  juga, sama juga, habis,&quot; terangnya kepada MPI di lokasi terpisah.
Perempuan yang akrab dipanggil Wati ini bingung, disaat harga minyak  goreng mahal, justru barang di ritel banyak. Namun, saat harganya sudah  murah, sebaliknya, susah didapat.
&quot;Bingung loh saya, kemarin pas lagi mahal-mahalnya, minyak (goreng)  banyak barangnya. Lah sekarang harga udah murah, malah barangnya yang  nggak ada,&quot; ungak Wati.
&quot;Padahal sengaja saya tahan-tahan nggak beli pas lagi mahal. Karena  uangnya juga terbatas, berharap harga pasti bisa turun. Dan sekarang  Alhamdulillah Pemerintah udah nurunin harga. Tapi masalahnya sekarang,  saya nggak dapet barangnya,&quot; tuturnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo),  Roy Nicholas Mandey menegaskan, kelangkaan minyak goreng di ritel modern  bukan tanggung jawab Aprindo melainkan pihak distributor.
Dia menyebut, bahwasanya Aprindo hanyalah penyedia tempat untuk  distribusi minyak goreng subsidi kepada masyarakat, bukan pemasok.
&quot;Masalahnya bukan di ritel, karena ritel nggak bisa produksi minyak.  Masalahnya itu di pasokan para distributor. Kita ini kan cuma warung,&quot;  ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia beberapa waktu lalu.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Stok minyak goreng murah belum tersedia di toko ritel modern. Hal ini membuat masyarakat khususnya emak-emak bingung saat ingin membeli minyak goreng dengan harga yang sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500/liter.
Rak penyimpanan minyak goreng yang kosong barang terus menjadi pemandangan setiap masuk ke ritel modern. Contohnya di ritel modern Indomaret di bilangan Bekasi. Tim MNC Portal Indonesia (MPI) telah mengunjungi ritel tersebut pada hari ini, Senin (7/2/2022), dan terbukti rak penyimpanan minyak goreng kosong melompong.
BACA JUGA:5 Tips Berburu Minyak Goreng Murah Sebelum Kehabisan
Pegawai ritel pun mengaku bahwa stok minyak goreng masih kosong di gudang sejak beberapa hari belakangan. Pihak kantor telah menuturkan kepadanya bahwa barang akan datang malam hari, namun nyatanya tak datang hingga jam tutup operasional.
&quot;Belum masuk lagi barangnya. Sudah beberapa hari ini masih kosong begitu. Kemarin sih bilangnya malam mau datang barang. Tapi belum datang-datang. Kalau sudah datang kan pasti pagi ini di display,&quot; ujar pegawai Indomaret kepada MPI di lokasi.
Ia pun menuturkan, pembeli yang datang berbelanja sering menanyakan stok minyak goreng. Berharap mereka pulang membawa barang langka tersebut.
BACA JUGA:Mendag Buka-bukaan soal Ekspor Minyak Goreng, Pasokan Dalam Negeri Sudah Aman? 
&quot;Ibu-ibu kalau belanja pasti nanyain minyak goreng. Sudah saya jelasin, barangnya belum dateng,&quot; ucapnya.
Senada, ritel modern Alfamidi di bilangan Bekasi pun juga kosong minyak goreng kemasan. Hal ini dipertegas oleh salah satu pegawai Alfamidi yang berujuar bahwa minyak goreng belum datang hingga hari ini.
&quot;Belum datang-datang barangnya. Waktu itu sempet datang tapi langsung di serbu sama ibu-ibu yang sudah nunggu di luar,&quot; kata pegawai Alfamidi, Riska saat ditemui di lokasi.
Ia bercerita, ibu-ibu yang membeli minyak goreng di Alfamidi tempatnya bekerja, sudah mengetahui atau melihat mobil barang datang. Maka dari itu, kesempatan tak dilewatkan. Mereka langsung mengambil minyak goreng tersebut usai pegawai menata di rak penyimpanan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8wNi8xLzE0NDc1My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Mereka tuh sudah lihat kalau mobil barang datang. Sudah nunggu  mereka di luar. Pas kami beres nata, langsung diambil-ambilin sama  ibu-ibu itu. Tapi tetap, pembelian dibatasi,&quot; jelasnya.
Salah satu ibu rumah tangga, Ediwati (54) mengaku tak kebagian minyak goreng murah di Indomaret. Padahal ia sudah datang pagi.
&quot;Nggak dapat juga nih. Habis terus. Kemarin saya sudah ke ritel-ritel  juga, sama juga, habis,&quot; terangnya kepada MPI di lokasi terpisah.
Perempuan yang akrab dipanggil Wati ini bingung, disaat harga minyak  goreng mahal, justru barang di ritel banyak. Namun, saat harganya sudah  murah, sebaliknya, susah didapat.
&quot;Bingung loh saya, kemarin pas lagi mahal-mahalnya, minyak (goreng)  banyak barangnya. Lah sekarang harga udah murah, malah barangnya yang  nggak ada,&quot; ungak Wati.
&quot;Padahal sengaja saya tahan-tahan nggak beli pas lagi mahal. Karena  uangnya juga terbatas, berharap harga pasti bisa turun. Dan sekarang  Alhamdulillah Pemerintah udah nurunin harga. Tapi masalahnya sekarang,  saya nggak dapet barangnya,&quot; tuturnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo),  Roy Nicholas Mandey menegaskan, kelangkaan minyak goreng di ritel modern  bukan tanggung jawab Aprindo melainkan pihak distributor.
Dia menyebut, bahwasanya Aprindo hanyalah penyedia tempat untuk  distribusi minyak goreng subsidi kepada masyarakat, bukan pemasok.
&quot;Masalahnya bukan di ritel, karena ritel nggak bisa produksi minyak.  Masalahnya itu di pasokan para distributor. Kita ini kan cuma warung,&quot;  ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia beberapa waktu lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
