<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung Hampir 80%, Kapan Selesai?   </title><description>Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah mencapai 79,9%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/07/320/2543521/progres-kereta-cepat-jakarta-bandung-hampir-80-kapan-selesai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/07/320/2543521/progres-kereta-cepat-jakarta-bandung-hampir-80-kapan-selesai"/><item><title>Progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung Hampir 80%, Kapan Selesai?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/07/320/2543521/progres-kereta-cepat-jakarta-bandung-hampir-80-kapan-selesai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/07/320/2543521/progres-kereta-cepat-jakarta-bandung-hampir-80-kapan-selesai</guid><pubDate>Senin 07 Februari 2022 14:24 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/07/320/2543521/progres-kereta-cepat-jakarta-bandung-hampir-80-kapan-selesai-cuHEg3SEOZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kereta Cepat Jakarta Bandung. (Foto: Okezone.com/KCIC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/07/320/2543521/progres-kereta-cepat-jakarta-bandung-hampir-80-kapan-selesai-cuHEg3SEOZ.jpg</image><title>Kereta Cepat Jakarta Bandung. (Foto: Okezone.com/KCIC)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah mencapai 79,9%. Adapun proyek ini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJN) 2020-2024.
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri mengatakan, skema pembangunan proyek kereta cepat mendapat revisi sesuai dengan Peraturan Presiden atau  Perpres 107 Tahun 2015 menjadi Perpres 93 Tahun 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ditabrak Kereta Cepat di Dekat Stasiun, Pria Ini Kehilangan Kaki
&amp;ldquo;Saat ini proyek KCJB telah mencapai 79,90% dan ini PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC yaitu Kereta Cepat Jakarta-Bandung adalah amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJN) 2020-2024,&amp;rdquo; kata Zulfikri, dalam sidang bersama komisi V DPR RI secara virtual, Senin (7/2/2022).
Dalam rangka percepatan penyelenggaraan prasarana dan sarana kereta cepat, Pemerintah menugaskan konsorsium Badan Usaha Milik Negara yang dipimpin oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mengenal G Train, Kereta Cepat dan Mewah bak Istana Seharga Rp5 Triliun
&amp;ldquo;Untuk trase Pembangunan  KCJB  ini menggunakan trase Jakarta, Karawang, Walni padalarang dan Padalarang Bandung,&amp;rdquo; katanya.
Sementara itu, pendanaan proyek kereta cepat berasal dari sumber dana lainnya berupa APBN. Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga keberlangsungan pelaksanaan proyek dengan memperhatikan kesinambungan secara fiskal.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah mencapai 79,9%. Adapun proyek ini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJN) 2020-2024.
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri mengatakan, skema pembangunan proyek kereta cepat mendapat revisi sesuai dengan Peraturan Presiden atau  Perpres 107 Tahun 2015 menjadi Perpres 93 Tahun 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ditabrak Kereta Cepat di Dekat Stasiun, Pria Ini Kehilangan Kaki
&amp;ldquo;Saat ini proyek KCJB telah mencapai 79,90% dan ini PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC yaitu Kereta Cepat Jakarta-Bandung adalah amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJN) 2020-2024,&amp;rdquo; kata Zulfikri, dalam sidang bersama komisi V DPR RI secara virtual, Senin (7/2/2022).
Dalam rangka percepatan penyelenggaraan prasarana dan sarana kereta cepat, Pemerintah menugaskan konsorsium Badan Usaha Milik Negara yang dipimpin oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mengenal G Train, Kereta Cepat dan Mewah bak Istana Seharga Rp5 Triliun
&amp;ldquo;Untuk trase Pembangunan  KCJB  ini menggunakan trase Jakarta, Karawang, Walni padalarang dan Padalarang Bandung,&amp;rdquo; katanya.
Sementara itu, pendanaan proyek kereta cepat berasal dari sumber dana lainnya berupa APBN. Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga keberlangsungan pelaksanaan proyek dengan memperhatikan kesinambungan secara fiskal.
</content:encoded></item></channel></rss>
