<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Simak! 3 Isu Besar yang Diusung RI di G20 Sektor Perdagangan</title><description>Muhammad Lutfi selaku menyatakan bahwa terdapat tiga sub tema yang akan difokuskan pada Presidensi G20 Indonesia 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/08/320/2544048/simak-3-isu-besar-yang-diusung-ri-di-g20-sektor-perdagangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/08/320/2544048/simak-3-isu-besar-yang-diusung-ri-di-g20-sektor-perdagangan"/><item><title>Simak! 3 Isu Besar yang Diusung RI di G20 Sektor Perdagangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/08/320/2544048/simak-3-isu-besar-yang-diusung-ri-di-g20-sektor-perdagangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/08/320/2544048/simak-3-isu-besar-yang-diusung-ri-di-g20-sektor-perdagangan</guid><pubDate>Selasa 08 Februari 2022 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/08/320/2544048/simak-3-isu-besar-yang-diusung-ri-di-g20-sektor-perdagangan-GeIJTGk93r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Lutfi (Foto: Kemendag)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/08/320/2544048/simak-3-isu-besar-yang-diusung-ri-di-g20-sektor-perdagangan-GeIJTGk93r.jpg</image><title>Mendag Lutfi (Foto: Kemendag)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi selaku menyatakan bahwa terdapat tiga sub tema yang akan difokuskan pada Presidensi G20 Indonesia 2022.
&quot;Pertama, bagaimana kita menyelesaikan arsitektur kesehatan global, transformasi digital dan terakhir tentang penggunaan energi hijau serta energi baru terbarukan,&quot; ujar Mendag dalam konferensi pers virtual, Selasa (8/2/2022).
BACA JUGA:Mendag Buka-bukaan soal Ekspor Minyak Goreng, Pasokan Dalam Negeri Sudah Aman?
&amp;nbsp;
Dia menjelaskan ketiga hal tersebut menjadi tantangan tersendiri dari kegiatan ekonomi di peradaban dunia saat ini.
Menurut dia, jika permasalahan tersebut dapat terselesaikan, maka dunia akan siap menyelesaikan pandemi yang sedang terjadi, dan pandemi yang mungkin terjadi di masa mendatang.
&quot;Pandemi ini mengajarkan kita, yang sesuai dengan Sustainable Develompement Goals (SDGs) bahwa sebenarnya tidak ada orang yang boleh ditinggalkan dalam penyelesaian ini,&quot; tutur Mendag.
BACA JUGA:Minyak Goreng Langka di Jatim, Mendag Diminta Turun Tangan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kemudian kata dia, soal transformasi digital, Mendag beranggapan bahwa transformasi digital dapat menjadi kunci untuk menjauhkan gap antara yang kaya dengan yang miskin.Mendag juga bilang, transformasi digital mampu menciptakan peluang bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk dapat. berjuang bertahan di tengan situasi pandemi yang tidak menentu.
&quot;Sesuai apa yang disampaikan ADB bahwa kurva K itu bisa dijembatani dengan transformasi digital,&quot; ujarnya.
Selain itu, Mendag juga mengungkapkan bahwa penggunaan energi hijau dan energi baru terbarukan juga perlu diangkat mengingat perubahan iklam di dunia tengah bermasalah.
&quot;Energi baru terbarukan juga penting karena perubahan iklim ini masalah yang harus kita hadapi bersama-sama. Butuh kolaborasi, tetapi ongkosnya sangat mahal sekali,&quot; pungkas Mendag.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi selaku menyatakan bahwa terdapat tiga sub tema yang akan difokuskan pada Presidensi G20 Indonesia 2022.
&quot;Pertama, bagaimana kita menyelesaikan arsitektur kesehatan global, transformasi digital dan terakhir tentang penggunaan energi hijau serta energi baru terbarukan,&quot; ujar Mendag dalam konferensi pers virtual, Selasa (8/2/2022).
BACA JUGA:Mendag Buka-bukaan soal Ekspor Minyak Goreng, Pasokan Dalam Negeri Sudah Aman?
&amp;nbsp;
Dia menjelaskan ketiga hal tersebut menjadi tantangan tersendiri dari kegiatan ekonomi di peradaban dunia saat ini.
Menurut dia, jika permasalahan tersebut dapat terselesaikan, maka dunia akan siap menyelesaikan pandemi yang sedang terjadi, dan pandemi yang mungkin terjadi di masa mendatang.
&quot;Pandemi ini mengajarkan kita, yang sesuai dengan Sustainable Develompement Goals (SDGs) bahwa sebenarnya tidak ada orang yang boleh ditinggalkan dalam penyelesaian ini,&quot; tutur Mendag.
BACA JUGA:Minyak Goreng Langka di Jatim, Mendag Diminta Turun Tangan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kemudian kata dia, soal transformasi digital, Mendag beranggapan bahwa transformasi digital dapat menjadi kunci untuk menjauhkan gap antara yang kaya dengan yang miskin.Mendag juga bilang, transformasi digital mampu menciptakan peluang bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk dapat. berjuang bertahan di tengan situasi pandemi yang tidak menentu.
&quot;Sesuai apa yang disampaikan ADB bahwa kurva K itu bisa dijembatani dengan transformasi digital,&quot; ujarnya.
Selain itu, Mendag juga mengungkapkan bahwa penggunaan energi hijau dan energi baru terbarukan juga perlu diangkat mengingat perubahan iklam di dunia tengah bermasalah.
&quot;Energi baru terbarukan juga penting karena perubahan iklim ini masalah yang harus kita hadapi bersama-sama. Butuh kolaborasi, tetapi ongkosnya sangat mahal sekali,&quot; pungkas Mendag.</content:encoded></item></channel></rss>
