<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Akui Peran Swasta Penting dalam Pertumbuhan Ekonomi</title><description>Sektor swasta ikut andil dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Salah  satunya yakni dengan adanya investasi dari sektor swasta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/08/320/2544247/mendag-akui-peran-swasta-penting-dalam-pertumbuhan-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/08/320/2544247/mendag-akui-peran-swasta-penting-dalam-pertumbuhan-ekonomi"/><item><title>Mendag Akui Peran Swasta Penting dalam Pertumbuhan Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/08/320/2544247/mendag-akui-peran-swasta-penting-dalam-pertumbuhan-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/08/320/2544247/mendag-akui-peran-swasta-penting-dalam-pertumbuhan-ekonomi</guid><pubDate>Selasa 08 Februari 2022 18:21 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/08/320/2544247/mendag-akui-peran-swasta-penting-dalam-pertumbuhan-ekonomi-vAv7OI0wYQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sektor swasta berperan dalam pertumbuhan ekonomi (Foto: Kemendag)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/08/320/2544247/mendag-akui-peran-swasta-penting-dalam-pertumbuhan-ekonomi-vAv7OI0wYQ.jpg</image><title>Sektor swasta berperan dalam pertumbuhan ekonomi (Foto: Kemendag)</title></images><description>JAKARTA - Sektor swasta ikut andil dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satunya yakni dengan adanya investasi dari sektor swasta menciptakan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah sebuah komoditas yang dimiliki Indonesia.
&quot;Jadi, peran swasta sangat penting dalam perekonomian kita. Kita bisa lihat ketika terjadi investasi, maka hilirisasi daripada industri yang dapat menciptakan lapangan kerja itu menjadi sangat penting,&quot; kata Mendag saat menghadiri Inagurasi Trade, Investment, and Industry Working Group (TWIIG) virtual di Jakarta, Selasa (8/2/2022).
BACA JUGA:Menperin: Industri Pengolahan Sumber Pertumbuhan Ekonomi 2021

Mendag memaparkan, struktur belanja pemerintah pada Produk Domestik Bruto (PDB) hanya sekitar 8-9%. Sisanya adalah konsumsi, kegiatan perdagangan, kegiatan perindustrian, dan investasi yang berkontribusi 82% dari seluruh kegiatan ekonomi.
&quot;Jadi artinya, swasta ini juga menjadi sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi,&quot; ungkap Mendag.
BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi RI 2021, Diawali Minus tapi Tumbuh 3,69% di Babak Akhir

Terkait implementasi penggunaan energi baru terbarukan dalam kegiatan ekonomi, Mendag menyampaikan bahwa hal itu bukan sesuatu yang mudah, namun terdapat peluang di dalamnya.
Dengan mengimplementasikan industri hijau, maka Indonesia berpeluang menarik investasi dari berbagai negara.
&quot;Bukan hanya menjadi hijau, tetapi kalau kita lihat, ternyata teknologi ini berpindah mengharuskan supaya hijau, kita ini kebanjiran investasi,&quot; tukas Lutfi.Dia menambahkan, Kemendag mencatat bahwa jagoan ekspor Indonesia pada  2021 merupakan produk manufaktur, yakni besi baja, Crude Palm Oil,  otomotif, dan elektronik.
Menurut Lutfi, hal tersebut menunjukkan Indonesia kini mengandalkan  produk bernilai tambah pada kinerja ekspornya, sehingga membuka peluang  RI untuk mencetak PDB nya tiga kali lipat dalam waktu singkat.
&quot;Ini merupakan nilai tambah yang luar biasa dan ini merupakan  kesempatan bagi Indonesia untuk membuat tiga kali lipat GDP per  kapitanya dalam waktu singkat,&quot; pungkas Mendag.</description><content:encoded>JAKARTA - Sektor swasta ikut andil dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satunya yakni dengan adanya investasi dari sektor swasta menciptakan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah sebuah komoditas yang dimiliki Indonesia.
&quot;Jadi, peran swasta sangat penting dalam perekonomian kita. Kita bisa lihat ketika terjadi investasi, maka hilirisasi daripada industri yang dapat menciptakan lapangan kerja itu menjadi sangat penting,&quot; kata Mendag saat menghadiri Inagurasi Trade, Investment, and Industry Working Group (TWIIG) virtual di Jakarta, Selasa (8/2/2022).
BACA JUGA:Menperin: Industri Pengolahan Sumber Pertumbuhan Ekonomi 2021

Mendag memaparkan, struktur belanja pemerintah pada Produk Domestik Bruto (PDB) hanya sekitar 8-9%. Sisanya adalah konsumsi, kegiatan perdagangan, kegiatan perindustrian, dan investasi yang berkontribusi 82% dari seluruh kegiatan ekonomi.
&quot;Jadi artinya, swasta ini juga menjadi sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi,&quot; ungkap Mendag.
BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi RI 2021, Diawali Minus tapi Tumbuh 3,69% di Babak Akhir

Terkait implementasi penggunaan energi baru terbarukan dalam kegiatan ekonomi, Mendag menyampaikan bahwa hal itu bukan sesuatu yang mudah, namun terdapat peluang di dalamnya.
Dengan mengimplementasikan industri hijau, maka Indonesia berpeluang menarik investasi dari berbagai negara.
&quot;Bukan hanya menjadi hijau, tetapi kalau kita lihat, ternyata teknologi ini berpindah mengharuskan supaya hijau, kita ini kebanjiran investasi,&quot; tukas Lutfi.Dia menambahkan, Kemendag mencatat bahwa jagoan ekspor Indonesia pada  2021 merupakan produk manufaktur, yakni besi baja, Crude Palm Oil,  otomotif, dan elektronik.
Menurut Lutfi, hal tersebut menunjukkan Indonesia kini mengandalkan  produk bernilai tambah pada kinerja ekspornya, sehingga membuka peluang  RI untuk mencetak PDB nya tiga kali lipat dalam waktu singkat.
&quot;Ini merupakan nilai tambah yang luar biasa dan ini merupakan  kesempatan bagi Indonesia untuk membuat tiga kali lipat GDP per  kapitanya dalam waktu singkat,&quot; pungkas Mendag.</content:encoded></item></channel></rss>
