<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Sebut Kartu Prakerja Banyak Manfaatnya!</title><description>Program Kartu Prakerja menjadi salah satu penyokong masyarakat di masa pandemi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/09/320/2544861/menko-airlangga-sebut-kartu-prakerja-banyak-manfaatnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/09/320/2544861/menko-airlangga-sebut-kartu-prakerja-banyak-manfaatnya"/><item><title>Menko Airlangga Sebut Kartu Prakerja Banyak Manfaatnya!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/09/320/2544861/menko-airlangga-sebut-kartu-prakerja-banyak-manfaatnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/09/320/2544861/menko-airlangga-sebut-kartu-prakerja-banyak-manfaatnya</guid><pubDate>Rabu 09 Februari 2022 21:28 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/09/320/2544861/menko-airlangga-sebut-kartu-prakerja-banyak-manfaatnya-PAzvQL2M7h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ungkap sederet manfaat kartu prakerja (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/09/320/2544861/menko-airlangga-sebut-kartu-prakerja-banyak-manfaatnya-PAzvQL2M7h.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ungkap sederet manfaat kartu prakerja (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Program Kartu Prakerja menjadi salah satu penyokong masyarakat di masa pandemi. Seluruh penerima kartu prakerja mendapatkan pelatihan dan insentif yang merupakan bagian dari perlindungan sosial.
&amp;ldquo;Program Kartu Prakerja adalah bentuk inovasi dalam pelayanan publik untuk menyalurkan bantuan program secara masif kepada seluruh masyarakat Indonesia. Ini semua dapat dilakukan dengan inovasi Pemerintah dalam menerapkan sistem end to end digital dan menggunakan teknologi berbasis cloud,&amp;rdquo; jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Rabu (9/2/2022).
BACA JUGA:Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 23, Pengangguran Bisa Dapat Rp3,5 Juta!
Dalam kesempatan tersebut, tim peneliti independen Presisi Indonesia, yang didukung oleh Pemerintah Jepang dan United Nations Development Programme (UNDP) dalam pelaksanaan penelitiannya, memaparkan dampak positif secara masif bagi angkatan kerja di Indonesia berdasarkan hasil evaluasi Program Kartu Prakerja. Selanjutnya, Duta Besar Jepang untuk Indonesia dan perwakilan UNDP juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Indonesia dalam melanjutkan Program Kartu Prakerja.
Program Kartu Prakerja juga telah mendorong ekosistem kemitraan secara digital yang bersifat terbuka. Saat ini, dalam Ekosistem Kartu Prakerja terdapat 180 lembaga pelatihan dan telah dinikmati oleh 11,4 juta penerima, termasuk purna pekerja migran.
BACA JUGA:Banyak Situs Palsu Kartu Prakerja, Calon Peserta Diminta Hati-Hati!
&amp;ldquo;Ini juga mendapatkan apresiasi dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia karena untuk pertama kalinya para purna pekerja migran disentuh dengan program pelatihan dan semi bansos sehingga mereka dapat kembali masuk ke dalam job market. Hal ini merupakan sebuah terobosan,&amp;rdquo; kata Menko Airlangga.
Pada kesempatan yang sama, Menko Airlangga juga menuturkan bahwa terdapat lesson-learned yang bisa dijadikan pelajaran bagi Indonesia untuk terus bertumbuh ke depannya. Pertama, adanya Program Kartu Prakerja ini menjadi langkah nyata Pemerintah bertransformasi dalam melayani publik dengan memanfaatkan teknologi digital.
&amp;ldquo;Pemerintah memberikan layanan publik Kartu Prakerja kepada masyarakat melalui genggaman tangan, sehingga masyarakat tidak perlu secara fisik datang untuk mendapatkan pelayanan,&amp;rdquo; ungkap Menko Airlangga.Kedua, Program Kartu Prakerja menjadi wujud kemitraan antara  Pemerintah dan Swasta atau Public-Private Partnership untuk mendukung  pengembangan program Pemerintah, sehingga menimbulkan dampak positif  yang lebih masif.
&amp;ldquo;Kartu Prakerja ini termasuk Top Ten googling di Indonesia sehingga  ini awareness-nya menjadi sangat tinggi. Kita bisa memilah dan memilih  jenis pelatihan secara mudah, dan ini untuk pertama kali masyarakat  mendapatkan pelatihan semudah memberi barang di e-marketplace,&amp;rdquo; ujar  Menko Airlangga.
Ketiga, Pemerintah menyadari bahwa inovasi membutuhkan ruang,  kesempatan, dan regulasi yang terus mendukung perkembangannya. Program  Kartu Prakerja mendorong sektor education technology dan learning  management system yang memunculkan berbagai inovasi.
Dalam Presidensi G20 Indonesia tahun ini, Program Kartu Prakerja  diharapkan dapat menjadi modelling di negara-negara berkembang lainnya.  &amp;ldquo;Semua ini terjadi dalam kurun waktu kurang dari dua tahun dan tentu  ekosistem ini akan terus terus berkembang serta memberikan nilai dan  manfaat yang lebih besar bagi angkatan kerja di Indonesia,&amp;rdquo; pungkas  Menko Airlangga.</description><content:encoded>JAKARTA - Program Kartu Prakerja menjadi salah satu penyokong masyarakat di masa pandemi. Seluruh penerima kartu prakerja mendapatkan pelatihan dan insentif yang merupakan bagian dari perlindungan sosial.
&amp;ldquo;Program Kartu Prakerja adalah bentuk inovasi dalam pelayanan publik untuk menyalurkan bantuan program secara masif kepada seluruh masyarakat Indonesia. Ini semua dapat dilakukan dengan inovasi Pemerintah dalam menerapkan sistem end to end digital dan menggunakan teknologi berbasis cloud,&amp;rdquo; jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Rabu (9/2/2022).
BACA JUGA:Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 23, Pengangguran Bisa Dapat Rp3,5 Juta!
Dalam kesempatan tersebut, tim peneliti independen Presisi Indonesia, yang didukung oleh Pemerintah Jepang dan United Nations Development Programme (UNDP) dalam pelaksanaan penelitiannya, memaparkan dampak positif secara masif bagi angkatan kerja di Indonesia berdasarkan hasil evaluasi Program Kartu Prakerja. Selanjutnya, Duta Besar Jepang untuk Indonesia dan perwakilan UNDP juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Indonesia dalam melanjutkan Program Kartu Prakerja.
Program Kartu Prakerja juga telah mendorong ekosistem kemitraan secara digital yang bersifat terbuka. Saat ini, dalam Ekosistem Kartu Prakerja terdapat 180 lembaga pelatihan dan telah dinikmati oleh 11,4 juta penerima, termasuk purna pekerja migran.
BACA JUGA:Banyak Situs Palsu Kartu Prakerja, Calon Peserta Diminta Hati-Hati!
&amp;ldquo;Ini juga mendapatkan apresiasi dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia karena untuk pertama kalinya para purna pekerja migran disentuh dengan program pelatihan dan semi bansos sehingga mereka dapat kembali masuk ke dalam job market. Hal ini merupakan sebuah terobosan,&amp;rdquo; kata Menko Airlangga.
Pada kesempatan yang sama, Menko Airlangga juga menuturkan bahwa terdapat lesson-learned yang bisa dijadikan pelajaran bagi Indonesia untuk terus bertumbuh ke depannya. Pertama, adanya Program Kartu Prakerja ini menjadi langkah nyata Pemerintah bertransformasi dalam melayani publik dengan memanfaatkan teknologi digital.
&amp;ldquo;Pemerintah memberikan layanan publik Kartu Prakerja kepada masyarakat melalui genggaman tangan, sehingga masyarakat tidak perlu secara fisik datang untuk mendapatkan pelayanan,&amp;rdquo; ungkap Menko Airlangga.Kedua, Program Kartu Prakerja menjadi wujud kemitraan antara  Pemerintah dan Swasta atau Public-Private Partnership untuk mendukung  pengembangan program Pemerintah, sehingga menimbulkan dampak positif  yang lebih masif.
&amp;ldquo;Kartu Prakerja ini termasuk Top Ten googling di Indonesia sehingga  ini awareness-nya menjadi sangat tinggi. Kita bisa memilah dan memilih  jenis pelatihan secara mudah, dan ini untuk pertama kali masyarakat  mendapatkan pelatihan semudah memberi barang di e-marketplace,&amp;rdquo; ujar  Menko Airlangga.
Ketiga, Pemerintah menyadari bahwa inovasi membutuhkan ruang,  kesempatan, dan regulasi yang terus mendukung perkembangannya. Program  Kartu Prakerja mendorong sektor education technology dan learning  management system yang memunculkan berbagai inovasi.
Dalam Presidensi G20 Indonesia tahun ini, Program Kartu Prakerja  diharapkan dapat menjadi modelling di negara-negara berkembang lainnya.  &amp;ldquo;Semua ini terjadi dalam kurun waktu kurang dari dua tahun dan tentu  ekosistem ini akan terus terus berkembang serta memberikan nilai dan  manfaat yang lebih besar bagi angkatan kerja di Indonesia,&amp;rdquo; pungkas  Menko Airlangga.</content:encoded></item></channel></rss>
