<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Naik Dipicu Pelemahan Dolar</title><description>Harga emas berjangka naik lagi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/10/320/2544928/harga-emas-berjangka-naik-dipicu-pelemahan-dolar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/10/320/2544928/harga-emas-berjangka-naik-dipicu-pelemahan-dolar"/><item><title>Harga Emas Berjangka Naik Dipicu Pelemahan Dolar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/10/320/2544928/harga-emas-berjangka-naik-dipicu-pelemahan-dolar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/10/320/2544928/harga-emas-berjangka-naik-dipicu-pelemahan-dolar</guid><pubDate>Kamis 10 Februari 2022 06:08 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/10/320/2544928/harga-emas-berjangka-naik-dipicu-pelemahan-dolar-Z9tgRDFEVp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/10/320/2544928/harga-emas-berjangka-naik-dipicu-pelemahan-dolar-Z9tgRDFEVp.jpg</image><title>Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas berjangka naik lagi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Harga emas naik dibantu oleh dolar yang lebih lemah dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, menguat USD8,70 atau 0,5% menjadi menetap di USD1.836,60 per ounce, menandai kenaikan keempat beruntun. Berdasarkan kontrak paling aktif, harga mencatat penyelesaian tertinggi sejak 25 Januari, data FactSet menunjukkan.
BACA JUGA:Dilirik Investor, Harga Emas Naik Lagi Jadi USD1.827/Ounce

&quot;Dolar turun sedikit dan tampaknya agak mendukung emas, tetapi secara keseluruhan pasar emas agak datar untuk mengantisipasi angka IHK (indeks harga konsumen) besok,&quot; kata Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.
Imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun turun dari tertinggi November 2019, sementara dolar melemah, membuat emas yang dihargakan dengan greenback lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
BACA JUGA:Harga Emas Naik 0,8% Jadi USD1.821/Ounce

Semua mata tertuju pada data harga konsumen AS untuk Januari yang akan dirilis pada Kamis waktu setempat yang dapat memberikan kejelasan lebih lanjut tentang lintasan kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Angka inflasi yang kuat diperkirakan akan meningkatkan keberanian emas sebagai lindung nilai inflasi, tetapi kenaikan suku bunga AS akan meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.Pejabat bank sentral AS telah mengisyaratkan mereka akan mulai  menaikkan suku bunga bulan depan untuk melawan inflasi yang tinggi.
Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan pada Rabu (9/2/2022)  AS mungkin mendekati penurunan inflasi, tetapi menambahkan dia masih  condong ke arah laju kenaikan suku bunga yang sedikit lebih cepat tahun  ini.
&quot;Kenaikan harga mengikis nilai mata uang fiat di seluruh dunia,  menjadikan emas sebagai investasi yang menarik bagi banyak orang, Fawad  Razaqzada, analis ThinkMarkets, menulis dalam sebuah catatan.
&quot;Tapi emas sekarang harus melewati kisaran resistensi kunci USD1.830-USD1.850, jika ingin membuat comeback yang lebih serius.&quot;</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas berjangka naik lagi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Harga emas naik dibantu oleh dolar yang lebih lemah dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, menguat USD8,70 atau 0,5% menjadi menetap di USD1.836,60 per ounce, menandai kenaikan keempat beruntun. Berdasarkan kontrak paling aktif, harga mencatat penyelesaian tertinggi sejak 25 Januari, data FactSet menunjukkan.
BACA JUGA:Dilirik Investor, Harga Emas Naik Lagi Jadi USD1.827/Ounce

&quot;Dolar turun sedikit dan tampaknya agak mendukung emas, tetapi secara keseluruhan pasar emas agak datar untuk mengantisipasi angka IHK (indeks harga konsumen) besok,&quot; kata Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.
Imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun turun dari tertinggi November 2019, sementara dolar melemah, membuat emas yang dihargakan dengan greenback lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
BACA JUGA:Harga Emas Naik 0,8% Jadi USD1.821/Ounce

Semua mata tertuju pada data harga konsumen AS untuk Januari yang akan dirilis pada Kamis waktu setempat yang dapat memberikan kejelasan lebih lanjut tentang lintasan kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Angka inflasi yang kuat diperkirakan akan meningkatkan keberanian emas sebagai lindung nilai inflasi, tetapi kenaikan suku bunga AS akan meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.Pejabat bank sentral AS telah mengisyaratkan mereka akan mulai  menaikkan suku bunga bulan depan untuk melawan inflasi yang tinggi.
Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan pada Rabu (9/2/2022)  AS mungkin mendekati penurunan inflasi, tetapi menambahkan dia masih  condong ke arah laju kenaikan suku bunga yang sedikit lebih cepat tahun  ini.
&quot;Kenaikan harga mengikis nilai mata uang fiat di seluruh dunia,  menjadikan emas sebagai investasi yang menarik bagi banyak orang, Fawad  Razaqzada, analis ThinkMarkets, menulis dalam sebuah catatan.
&quot;Tapi emas sekarang harus melewati kisaran resistensi kunci USD1.830-USD1.850, jika ingin membuat comeback yang lebih serius.&quot;</content:encoded></item></channel></rss>
