<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Minyak Goreng Kosong Melompong di Minimarket, Aprindo: Kami Tidak Nimbun!</title><description>Aprindo) buka suara terkait adanya dugaan penimbunan minyak goreng di ritel modern.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/11/320/2545633/minyak-goreng-kosong-melompong-di-minimarket-aprindo-kami-tidak-nimbun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/11/320/2545633/minyak-goreng-kosong-melompong-di-minimarket-aprindo-kami-tidak-nimbun"/><item><title>Minyak Goreng Kosong Melompong di Minimarket, Aprindo: Kami Tidak Nimbun!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/11/320/2545633/minyak-goreng-kosong-melompong-di-minimarket-aprindo-kami-tidak-nimbun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/11/320/2545633/minyak-goreng-kosong-melompong-di-minimarket-aprindo-kami-tidak-nimbun</guid><pubDate>Jum'at 11 Februari 2022 10:43 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/11/320/2545633/minyak-goreng-kosong-melompong-di-minimarket-aprindo-kami-tidak-nimbun-ll8Qyw2KHK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kelangkaan Minyak Goreng (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/11/320/2545633/minyak-goreng-kosong-melompong-di-minimarket-aprindo-kami-tidak-nimbun-ll8Qyw2KHK.jpg</image><title>Kelangkaan Minyak Goreng (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) buka suara terkait adanya dugaan penimbunan minyak goreng di ritel modern.
&quot;Ritel modern yang masuk ke dalam anggota Aprindo tidak menimbun minyak goreng baik di gudang maupun di gerai,&quot; tegas Ketua Umum Aprindo, Roy Nicholas Mandey melalui keterangan resmi, Jumat (11/2/2022).
Roy menjelaskan, prinsip dasar operasional peritel adalah produk yang dikirimkan dari produsen dan distributor ke gudang peritel, akan langsung distribuksikan ke gerai-gerai dan langsung dijual kepada konsumen.
BACA JUGA:Ada Dugaan Timbun Minyak Goreng, Pengusaha Ritel: Tak Masuk Akal!
&quot;Bukan hanya minyak goreng, tapi semua dan berbagai produk yang ada di gerai juga seperti itu,&quot; jelas dia.
Kemudian kata dia tidak ada urgensi atau kepentingan mengapa ritel modern harus menahan stok minyak goreng di gudang.
Dia menuturkan, selain gudang peritel sangat terbatas karena berisikan berbagai macam barang, model bisnis ritel modern adalah pengecer yang langsung menjual produk ke end user atau konsumen akhir.
BACA JUGA:Terungkap! Ini Penyebab Minyak Goreng Langka, Kebijakan Baru Bikin Produsen Bingung
&quot;Sehingga tidak akan mungkin menjual barang-barangnya kepada agen atau pihak lain lagi,&quot; tutur Roy.Diketahui bersama, stok minyak goreng di rak penyimpanan beberapa ritel-ritel modern masih kosong melompong. Ibu-ibu rumah tangga terus mengeluh tak bisa membeli minyak goreng harga murah di ritel.
Akibatnya, muncul dugaan dari segelintir orang yang beranggapan bahwa pihak ritel sendiri yang menimbun minyak goreng sehingga di rak penyimpanan selalu kosong barang.</description><content:encoded>JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) buka suara terkait adanya dugaan penimbunan minyak goreng di ritel modern.
&quot;Ritel modern yang masuk ke dalam anggota Aprindo tidak menimbun minyak goreng baik di gudang maupun di gerai,&quot; tegas Ketua Umum Aprindo, Roy Nicholas Mandey melalui keterangan resmi, Jumat (11/2/2022).
Roy menjelaskan, prinsip dasar operasional peritel adalah produk yang dikirimkan dari produsen dan distributor ke gudang peritel, akan langsung distribuksikan ke gerai-gerai dan langsung dijual kepada konsumen.
BACA JUGA:Ada Dugaan Timbun Minyak Goreng, Pengusaha Ritel: Tak Masuk Akal!
&quot;Bukan hanya minyak goreng, tapi semua dan berbagai produk yang ada di gerai juga seperti itu,&quot; jelas dia.
Kemudian kata dia tidak ada urgensi atau kepentingan mengapa ritel modern harus menahan stok minyak goreng di gudang.
Dia menuturkan, selain gudang peritel sangat terbatas karena berisikan berbagai macam barang, model bisnis ritel modern adalah pengecer yang langsung menjual produk ke end user atau konsumen akhir.
BACA JUGA:Terungkap! Ini Penyebab Minyak Goreng Langka, Kebijakan Baru Bikin Produsen Bingung
&quot;Sehingga tidak akan mungkin menjual barang-barangnya kepada agen atau pihak lain lagi,&quot; tutur Roy.Diketahui bersama, stok minyak goreng di rak penyimpanan beberapa ritel-ritel modern masih kosong melompong. Ibu-ibu rumah tangga terus mengeluh tak bisa membeli minyak goreng harga murah di ritel.
Akibatnya, muncul dugaan dari segelintir orang yang beranggapan bahwa pihak ritel sendiri yang menimbun minyak goreng sehingga di rak penyimpanan selalu kosong barang.</content:encoded></item></channel></rss>
