<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kantongi Izin OJK, Adhi Commuter Melenggang Mulus ke Lantai Bursa</title><description>PT Adhi Commuter Properti Tbk telah mengantongi pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/16/278/2548154/kantongi-izin-ojk-adhi-commuter-melenggang-mulus-ke-lantai-bursa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/16/278/2548154/kantongi-izin-ojk-adhi-commuter-melenggang-mulus-ke-lantai-bursa"/><item><title>Kantongi Izin OJK, Adhi Commuter Melenggang Mulus ke Lantai Bursa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/16/278/2548154/kantongi-izin-ojk-adhi-commuter-melenggang-mulus-ke-lantai-bursa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/16/278/2548154/kantongi-izin-ojk-adhi-commuter-melenggang-mulus-ke-lantai-bursa</guid><pubDate>Rabu 16 Februari 2022 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/16/278/2548154/kantongi-izin-ojk-adhi-commuter-melenggang-mulus-ke-lantai-bursa-2EiV8xr3Mf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Adhi Commuter Properti bakal melakukan IPO (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/16/278/2548154/kantongi-izin-ojk-adhi-commuter-melenggang-mulus-ke-lantai-bursa-2EiV8xr3Mf.jpg</image><title>Adhi Commuter Properti bakal melakukan IPO (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Adhi Commuter Properti Tbk telah mengantongi pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan begitu,perseroan dapat segera mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti Tbk Rizkan Firman mengatakan, pernyataan efektif tersebut menunjukkan proses penawaran umum perdana saham atau IPO perusahaan terus berlangsung dan ditargetkan dapat melantai di bursa pada akhir bulan ini.
BACA JUGA:IPO, Adhi Commuter Incar Dana Segar Rp1,6 Triliun
&quot;Kami bersyukur tahapan demi tahapan proses IPO kami lalui. Kami memastikan saham IPO ADCP akan diminati investor seiring fundamental bisnis kami yang positif dengan potensi yang akan terus bertumbuh, mengingat konsep bisnis yang kami usung, yakni properti berkonsep Transit Oriented Development (TOD) yang menempel ke simpul-simpul transportasi publik khususnya kereta Light Rapid Transit (LRT) Jabodebek,&quot; ujar Rizkan, Rabu (16/2/2022).
Berdasarkan hasil bookbuilding, harga saham perusahaan yang nantinya menggunakan kode saham ADCP itu dalam IPO sebesar Rp130 per saham dengan jumlah saham yang dilepas sebanyak 2,22 miliar saham atau setara 10% dari total modal ditempatkan dan disetor. Melalui penawaran perdana saham itu, perseroan menargetkan memperoleh dana Rp288,8 miliar.
BACA JUGA:2022 Jadi Kebangkitan Properti, Intip Aksi Korporasi Adhi Commuter Properti (ADCP)
Rizkan menambahkan, perusahaan menyesuaikan jumlah saham yang dilepas dalam IPO. Hal itu merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memaksimalkan potensi bisnis perusahaan ke depannya yang masih banyak ruang terus bertumbuh mengingat mayoritas properti ADCP masih tahap pengembangan.
&quot;Untuk saat ini, kami memutuskan melakukan penyesuaian saham yang dilepas, mengingat bisnis ADCP ke depannya akan semakin berkembang seiring beroperasinya LRT Jabodebek yang akan mendongkrak harga saham ADCP. Dengan demikian kami akan menjajaki skema pendanaan lainnya melalui aksi korporasi berikutnya seiring perkembangan bisnis ke depan,&quot; kata Rizkan.
Sejumlah strategi bisnis yang akan mengikuti antara lain membangun aliansi strategis dengan sejumlah investor serta mitra untuk berbagai proyek yang dijalankan dan direncanakan, serta menjajaki berbagai opsi pembiayaan proyek yang efektif dan efisien.Sekretaris Perusahaan PT Adhi Commuter Properti (ADCP) Adi Sampurno  mengatakan pihaknya optimistis bahwa rencana IPO ADCP di awal tahun ini  akan menarik minat investor mengingat fundamental bisnis perusahaan yang  berpotensi terus bertumbuh ditopang sejumlah faktor.
Faktor-faktor pendukung itu antara lain LRT yang akan mulai  beroperasi pada tahun ini, yang nantinya akan menambah nilai plus untuk  proyek-proyek ADCP yang berkonsep TOD, yakni terintegrasi dengan stasiun  LRT dilengkapi fasilitas pendukung gaya hidup kaum urban yang akan  mempermudah mobilitasnya. ADCP juga akan mendapatkan dana segar melalui  IPO yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan portofolio bisnis.
&quot;Dengan memperoleh dana dari IPO, diharapkan dapat mempercepat proses  penyelesaian proyek. Dengan demikian akan meningkatkan marketing sales  perusahaan kedepannya yang tentunya akan menopang performa bisnis yang  positif,&quot; ujar Adi.
Selain itu, lanjutnya, dukungan kuat dari induk usaha, yakni PT Adhi  Karya (Persero) Tbk, juga turut menopang bisnis ADCP semakin kuat.  Dukungan dari berbagai sisi, baik dari sisi keuangan melalui fasilitas  pinjaman atau pendanaan, juga dari aspek-aspek lain seperti menjembatani  kerja sama ADCP dengan berbagai pihak lain seperti dengan Telkom yang  baru-baru ini dilakukan.
&quot;Kami optimis faktor-faktor pendukung ini akan menopang performa  kinerja ADCP terus bertumbuh positif. Inilah peluang bagi investor yang  akan membeli saham IPO ADCP di harga yang masih murah. Seiring LRT yang  segera beroperasi, lalu tuntasnya pembangunan berbagai proyek properti  ADCP, ditambah lagi ADCP juga memiliki berbagai proyek recurring, maka  terdapat potensi kenaikan harga saham ADCP ke depan,&quot; kata Adi.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Adhi Commuter Properti Tbk telah mengantongi pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan begitu,perseroan dapat segera mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti Tbk Rizkan Firman mengatakan, pernyataan efektif tersebut menunjukkan proses penawaran umum perdana saham atau IPO perusahaan terus berlangsung dan ditargetkan dapat melantai di bursa pada akhir bulan ini.
BACA JUGA:IPO, Adhi Commuter Incar Dana Segar Rp1,6 Triliun
&quot;Kami bersyukur tahapan demi tahapan proses IPO kami lalui. Kami memastikan saham IPO ADCP akan diminati investor seiring fundamental bisnis kami yang positif dengan potensi yang akan terus bertumbuh, mengingat konsep bisnis yang kami usung, yakni properti berkonsep Transit Oriented Development (TOD) yang menempel ke simpul-simpul transportasi publik khususnya kereta Light Rapid Transit (LRT) Jabodebek,&quot; ujar Rizkan, Rabu (16/2/2022).
Berdasarkan hasil bookbuilding, harga saham perusahaan yang nantinya menggunakan kode saham ADCP itu dalam IPO sebesar Rp130 per saham dengan jumlah saham yang dilepas sebanyak 2,22 miliar saham atau setara 10% dari total modal ditempatkan dan disetor. Melalui penawaran perdana saham itu, perseroan menargetkan memperoleh dana Rp288,8 miliar.
BACA JUGA:2022 Jadi Kebangkitan Properti, Intip Aksi Korporasi Adhi Commuter Properti (ADCP)
Rizkan menambahkan, perusahaan menyesuaikan jumlah saham yang dilepas dalam IPO. Hal itu merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memaksimalkan potensi bisnis perusahaan ke depannya yang masih banyak ruang terus bertumbuh mengingat mayoritas properti ADCP masih tahap pengembangan.
&quot;Untuk saat ini, kami memutuskan melakukan penyesuaian saham yang dilepas, mengingat bisnis ADCP ke depannya akan semakin berkembang seiring beroperasinya LRT Jabodebek yang akan mendongkrak harga saham ADCP. Dengan demikian kami akan menjajaki skema pendanaan lainnya melalui aksi korporasi berikutnya seiring perkembangan bisnis ke depan,&quot; kata Rizkan.
Sejumlah strategi bisnis yang akan mengikuti antara lain membangun aliansi strategis dengan sejumlah investor serta mitra untuk berbagai proyek yang dijalankan dan direncanakan, serta menjajaki berbagai opsi pembiayaan proyek yang efektif dan efisien.Sekretaris Perusahaan PT Adhi Commuter Properti (ADCP) Adi Sampurno  mengatakan pihaknya optimistis bahwa rencana IPO ADCP di awal tahun ini  akan menarik minat investor mengingat fundamental bisnis perusahaan yang  berpotensi terus bertumbuh ditopang sejumlah faktor.
Faktor-faktor pendukung itu antara lain LRT yang akan mulai  beroperasi pada tahun ini, yang nantinya akan menambah nilai plus untuk  proyek-proyek ADCP yang berkonsep TOD, yakni terintegrasi dengan stasiun  LRT dilengkapi fasilitas pendukung gaya hidup kaum urban yang akan  mempermudah mobilitasnya. ADCP juga akan mendapatkan dana segar melalui  IPO yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan portofolio bisnis.
&quot;Dengan memperoleh dana dari IPO, diharapkan dapat mempercepat proses  penyelesaian proyek. Dengan demikian akan meningkatkan marketing sales  perusahaan kedepannya yang tentunya akan menopang performa bisnis yang  positif,&quot; ujar Adi.
Selain itu, lanjutnya, dukungan kuat dari induk usaha, yakni PT Adhi  Karya (Persero) Tbk, juga turut menopang bisnis ADCP semakin kuat.  Dukungan dari berbagai sisi, baik dari sisi keuangan melalui fasilitas  pinjaman atau pendanaan, juga dari aspek-aspek lain seperti menjembatani  kerja sama ADCP dengan berbagai pihak lain seperti dengan Telkom yang  baru-baru ini dilakukan.
&quot;Kami optimis faktor-faktor pendukung ini akan menopang performa  kinerja ADCP terus bertumbuh positif. Inilah peluang bagi investor yang  akan membeli saham IPO ADCP di harga yang masih murah. Seiring LRT yang  segera beroperasi, lalu tuntasnya pembangunan berbagai proyek properti  ADCP, ditambah lagi ADCP juga memiliki berbagai proyek recurring, maka  terdapat potensi kenaikan harga saham ADCP ke depan,&quot; kata Adi.</content:encoded></item></channel></rss>
