<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil Klaim UU Cipta Kerja Dapat Respons Positif dari Investor Eropa</title><description>Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengklaim UU Cipra Kerja memberi  dampak positif bagi investor yang hendak menanamkan modalnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/16/320/2548393/bahlil-klaim-uu-cipta-kerja-dapat-respons-positif-dari-investor-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/16/320/2548393/bahlil-klaim-uu-cipta-kerja-dapat-respons-positif-dari-investor-eropa"/><item><title>Bahlil Klaim UU Cipta Kerja Dapat Respons Positif dari Investor Eropa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/16/320/2548393/bahlil-klaim-uu-cipta-kerja-dapat-respons-positif-dari-investor-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/16/320/2548393/bahlil-klaim-uu-cipta-kerja-dapat-respons-positif-dari-investor-eropa</guid><pubDate>Rabu 16 Februari 2022 19:23 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/16/320/2548393/bahlil-klaim-uu-cipta-kerja-dapat-respons-positif-dari-investor-eropa-7MMe4HbsoQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Bahlil klaim UU Cipta Kerja beri dampak positif (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/16/320/2548393/bahlil-klaim-uu-cipta-kerja-dapat-respons-positif-dari-investor-eropa-7MMe4HbsoQ.jpg</image><title>Menteri Bahlil klaim UU Cipta Kerja beri dampak positif (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengklaim UU Cipra Kerja memberi dampak positif bagi investor yang hendak menanamkan modalnya di Indonesia. Menurut Bahlil, sejak UU Cipta Kerja diterapkan, portofolio investasi Indonesia lebih beragam.
Pada tahun 2020, investasi di Indonesia berasal dari Singapura, China, Hong Kong, Korea, Jepang, Amerika Serikat hingga Swiss.
BACA JUGA:Penyempurnaan UU Cipta Kerja, Menko Airlangga Minta Pelaku Usaha Tak Khawatir

&quot;Sejak implementasi UU Cipta Kerja ini memberikan respon positif bagi investor baik Eropa, Amerika dan lain-lain. Sejak 4 tahun terakhir, Amerika nggak pernah masuk urutan terbesar investasi, di 2021, masuk 4 besar,&quot; tutur Bahlil dalam acara virtual, Rabu (16/2/2022).
Tahun ini, lanjut Bahlil, Amerika telah berinvestasi USD15 miliar. Diketahui, investasi ini berasal dari Air Products and Chemicals (APCI) untuk gasifikasi batu bara.
BACA JUGA:Aturan UMP di UU Cipta Kerja, Menaker: Tetap Berlaku

Kemudian, investor asal Eropa tidak hanya berasal dari Belanda, namun juga Swiss. Pada 2021, investasi dari Belanda mencapai USD1,76 miliar, sementara Swiss sebesar USD599,8 juta.
&quot;China yang tadinya nomor 2, digeser Hong Kong. Singapura jadi nomor 1 karena jadi hub negara-negara lain, jadi Singapura juga bukan berarti negara hebat-hebat banget, nggak. Indonesia lebih hebat, kita harus percaya diri,&quot; ujar Bahlil.Bahlil menyebut, Indonesia tidak hanya melakukan kerjasama dengan  negara-negara tertentu. Pihaknya membuka peluang dengan seluruh negara  asal tetap taat dengan aturan Undang-Undang.
&quot;Kadang saya guyon, negara dari langit pun turun mau investasi di  Indonesia, asal tidak bertentangan dengan aturan, monggo datang dan  investasi, kita akan layani dengan baik seperti negara lain,&quot; tandas  Bahlil.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengklaim UU Cipra Kerja memberi dampak positif bagi investor yang hendak menanamkan modalnya di Indonesia. Menurut Bahlil, sejak UU Cipta Kerja diterapkan, portofolio investasi Indonesia lebih beragam.
Pada tahun 2020, investasi di Indonesia berasal dari Singapura, China, Hong Kong, Korea, Jepang, Amerika Serikat hingga Swiss.
BACA JUGA:Penyempurnaan UU Cipta Kerja, Menko Airlangga Minta Pelaku Usaha Tak Khawatir

&quot;Sejak implementasi UU Cipta Kerja ini memberikan respon positif bagi investor baik Eropa, Amerika dan lain-lain. Sejak 4 tahun terakhir, Amerika nggak pernah masuk urutan terbesar investasi, di 2021, masuk 4 besar,&quot; tutur Bahlil dalam acara virtual, Rabu (16/2/2022).
Tahun ini, lanjut Bahlil, Amerika telah berinvestasi USD15 miliar. Diketahui, investasi ini berasal dari Air Products and Chemicals (APCI) untuk gasifikasi batu bara.
BACA JUGA:Aturan UMP di UU Cipta Kerja, Menaker: Tetap Berlaku

Kemudian, investor asal Eropa tidak hanya berasal dari Belanda, namun juga Swiss. Pada 2021, investasi dari Belanda mencapai USD1,76 miliar, sementara Swiss sebesar USD599,8 juta.
&quot;China yang tadinya nomor 2, digeser Hong Kong. Singapura jadi nomor 1 karena jadi hub negara-negara lain, jadi Singapura juga bukan berarti negara hebat-hebat banget, nggak. Indonesia lebih hebat, kita harus percaya diri,&quot; ujar Bahlil.Bahlil menyebut, Indonesia tidak hanya melakukan kerjasama dengan  negara-negara tertentu. Pihaknya membuka peluang dengan seluruh negara  asal tetap taat dengan aturan Undang-Undang.
&quot;Kadang saya guyon, negara dari langit pun turun mau investasi di  Indonesia, asal tidak bertentangan dengan aturan, monggo datang dan  investasi, kita akan layani dengan baik seperti negara lain,&quot; tandas  Bahlil.</content:encoded></item></channel></rss>
