<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indosat (ISAT) Lunasi Obligasi dan Sukuk Rp380 Miliar</title><description>PT Indosat Tbk (ISAT) bakal melunasi pembayaran dua pokok obligasi dan sukuk ijarah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/17/278/2548787/indosat-isat-lunasi-obligasi-dan-sukuk-rp380-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/17/278/2548787/indosat-isat-lunasi-obligasi-dan-sukuk-rp380-miliar"/><item><title>Indosat (ISAT) Lunasi Obligasi dan Sukuk Rp380 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/17/278/2548787/indosat-isat-lunasi-obligasi-dan-sukuk-rp380-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/17/278/2548787/indosat-isat-lunasi-obligasi-dan-sukuk-rp380-miliar</guid><pubDate>Kamis 17 Februari 2022 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/17/278/2548787/indosat-isat-lunasi-obligasi-dan-sukuk-rp380-miliar-fkGbNY4vL3.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Indosat bakal lunasi obligasi dan sukuk (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/17/278/2548787/indosat-isat-lunasi-obligasi-dan-sukuk-rp380-miliar-fkGbNY4vL3.jpeg</image><title>Indosat bakal lunasi obligasi dan sukuk (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) bakal melunasi pembayaran dua pokok obligasi dan sukuk ijarah. Indosat melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan III Indosat Tahap I Tahun 2019 Seri B sebesar Rp408 miliar dan pokok Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Indosat Tahap I Tahun 2019 Seri B senilai Rp91 miliar pada 5 Maret 2022.
Selanjutnya, perseroan berencana melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan I Indosat Tahap II Tahun 2015 Seri D sebesar Rp337 miliar dan pokok Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Indosat Tahap II Tahun 2015 Seri D sebesar Rp43 miliar pada 4 Juni 2022.
BACA JUGA:Merger Indosat-Tri, Ooredoo Hutchison Borong Saham ISAT Rp11,37 Triliun 

Corporate Secretary PT Indosat Tbk (ISAT) Billy Nikolas Simanjuntak memaparkan bahwa kedua tanggungan tersebut akan dibayar menggunakan fasilitas pinjaman bank.
&quot;Dengan menggunakan fasilitas pinjaman bank  yang belum digunakan,&quot; katanya melalui Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia, dikutip Kamis (17/2/2022).
BACA JUGA:Merger dengan Tri, Laba Indosat (ISAT) Turun Jadi Rp1,91 Triliun

Secara rinci, pembayaran untuk obligasi dan sukuk ijarah tahun 2019, akan memakai  fasilitas pinjaman bank yang tersedia dan belum ditarik perseroan per 30 September 2021, sebesar Rp4,7 triliun.Sementara untuk obligasi dan sukuk ijarah tahun 2015, Billy menyebut  perusahaan memiliki fasilitas pinjaman bank yang belum digunakan per 31  Desember 2021 sebesar Rp5,7 triliun. Billy memastikan pelunasan pokok  obligasi dan sukuk ini tidak berdampak terhadap kondisi perseroan.
&quot;Tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum,  kondisi keuangan, kelangsungan usaha Perseroan pada saat ini,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) bakal melunasi pembayaran dua pokok obligasi dan sukuk ijarah. Indosat melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan III Indosat Tahap I Tahun 2019 Seri B sebesar Rp408 miliar dan pokok Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Indosat Tahap I Tahun 2019 Seri B senilai Rp91 miliar pada 5 Maret 2022.
Selanjutnya, perseroan berencana melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan I Indosat Tahap II Tahun 2015 Seri D sebesar Rp337 miliar dan pokok Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Indosat Tahap II Tahun 2015 Seri D sebesar Rp43 miliar pada 4 Juni 2022.
BACA JUGA:Merger Indosat-Tri, Ooredoo Hutchison Borong Saham ISAT Rp11,37 Triliun 

Corporate Secretary PT Indosat Tbk (ISAT) Billy Nikolas Simanjuntak memaparkan bahwa kedua tanggungan tersebut akan dibayar menggunakan fasilitas pinjaman bank.
&quot;Dengan menggunakan fasilitas pinjaman bank  yang belum digunakan,&quot; katanya melalui Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia, dikutip Kamis (17/2/2022).
BACA JUGA:Merger dengan Tri, Laba Indosat (ISAT) Turun Jadi Rp1,91 Triliun

Secara rinci, pembayaran untuk obligasi dan sukuk ijarah tahun 2019, akan memakai  fasilitas pinjaman bank yang tersedia dan belum ditarik perseroan per 30 September 2021, sebesar Rp4,7 triliun.Sementara untuk obligasi dan sukuk ijarah tahun 2015, Billy menyebut  perusahaan memiliki fasilitas pinjaman bank yang belum digunakan per 31  Desember 2021 sebesar Rp5,7 triliun. Billy memastikan pelunasan pokok  obligasi dan sukuk ini tidak berdampak terhadap kondisi perseroan.
&quot;Tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum,  kondisi keuangan, kelangsungan usaha Perseroan pada saat ini,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
