<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Punya Gas hingga Panas Bumi, RI Siap Jadi 'Raja' Energi Terbarukan</title><description>Ridwan Kamil mengungkapkan potensi Indonesia menjadi salah satu eksportir energi baru terbarukan terbesar dunia pada 2050</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/17/320/2548770/punya-gas-hingga-panas-bumi-ri-siap-jadi-raja-energi-terbarukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/17/320/2548770/punya-gas-hingga-panas-bumi-ri-siap-jadi-raja-energi-terbarukan"/><item><title>Punya Gas hingga Panas Bumi, RI Siap Jadi 'Raja' Energi Terbarukan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/17/320/2548770/punya-gas-hingga-panas-bumi-ri-siap-jadi-raja-energi-terbarukan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/17/320/2548770/punya-gas-hingga-panas-bumi-ri-siap-jadi-raja-energi-terbarukan</guid><pubDate>Kamis 17 Februari 2022 13:54 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/17/320/2548770/punya-gas-hingga-panas-bumi-ri-siap-jadi-raja-energi-terbarukan-cmo9hmo3wh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia Punya Potensi Jadi Raja Energi Terbarukan. (Foto: Okezone.com/BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/17/320/2548770/punya-gas-hingga-panas-bumi-ri-siap-jadi-raja-energi-terbarukan-cmo9hmo3wh.jpg</image><title>Indonesia Punya Potensi Jadi Raja Energi Terbarukan. (Foto: Okezone.com/BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan potensi Indonesia menjadi salah satu eksportir energi baru terbarukan terbesar dunia pada 2050. Ridwan Kamil pun memaparkan sebuah studi Stanford University, California, Amerika Serikat terkait energi terbarukan.
&amp;ldquo;Stanford University membuat studi di mana negara yang neraca energi terbarukannya sempurna. Ternyata Indonesia,&amp;rdquo; kata Ridwan, dalam diskusi bertajuk Bincang Urban 20, Kamis (17/2/2022).&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;Indonesia-Singapura Sepakat Kembangkan Interkoneksi Listrik Lintas Batas
Studi tersebut, kata Kang Emil sapaan akrabnya, merujuk pada potensi kekayaan alam yang dimiliki Indonesia. Kekayaan alam nasional bahkan dapat mendukung penuh untuk menjadikan Indonesia sebagai pemasok energi terbarukan.
&amp;ldquo;Tuhan memberikan takdir dari matahari, air, gas, panas bumi dan lain-lain. Itu bisa menghasilkan 400 ribu mega watt kalau ditransformasikan jadi energi,&amp;rdquo; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;TKDN Energi Baru Terbarukan Capai Target di 2021
&amp;ldquo;Kalau 300 juta penduduk Indonesia, seboros-borosnya ya paling hanya mengkonsumsi 200 ribu mega watt. Berarti sisanya bisa di jual ke negara yang membutuhkan energi baru terbarukan,&amp;rdquo; jelasnya.Oleh karena itu, Ridwan Kamil memandang momentum Presidensi G20 dapat menjadi ajang bagi Indonesia untuk merumuskan kebijakan ekonomi hijau. Namun, menurutnya, hal tersebut harus diiringi dengan kebijakan konkret.
&amp;ldquo;Pertanyannya, political will-nya mau apa engga? Dalam UU energi terbarukan kita hanya menargetkan 30% di tahun sekian. Jadi bukan tidak ada resourcesnya, tapi kemauannya,&amp;rdquo; tegasnya,</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan potensi Indonesia menjadi salah satu eksportir energi baru terbarukan terbesar dunia pada 2050. Ridwan Kamil pun memaparkan sebuah studi Stanford University, California, Amerika Serikat terkait energi terbarukan.
&amp;ldquo;Stanford University membuat studi di mana negara yang neraca energi terbarukannya sempurna. Ternyata Indonesia,&amp;rdquo; kata Ridwan, dalam diskusi bertajuk Bincang Urban 20, Kamis (17/2/2022).&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;Indonesia-Singapura Sepakat Kembangkan Interkoneksi Listrik Lintas Batas
Studi tersebut, kata Kang Emil sapaan akrabnya, merujuk pada potensi kekayaan alam yang dimiliki Indonesia. Kekayaan alam nasional bahkan dapat mendukung penuh untuk menjadikan Indonesia sebagai pemasok energi terbarukan.
&amp;ldquo;Tuhan memberikan takdir dari matahari, air, gas, panas bumi dan lain-lain. Itu bisa menghasilkan 400 ribu mega watt kalau ditransformasikan jadi energi,&amp;rdquo; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;TKDN Energi Baru Terbarukan Capai Target di 2021
&amp;ldquo;Kalau 300 juta penduduk Indonesia, seboros-borosnya ya paling hanya mengkonsumsi 200 ribu mega watt. Berarti sisanya bisa di jual ke negara yang membutuhkan energi baru terbarukan,&amp;rdquo; jelasnya.Oleh karena itu, Ridwan Kamil memandang momentum Presidensi G20 dapat menjadi ajang bagi Indonesia untuk merumuskan kebijakan ekonomi hijau. Namun, menurutnya, hal tersebut harus diiringi dengan kebijakan konkret.
&amp;ldquo;Pertanyannya, political will-nya mau apa engga? Dalam UU energi terbarukan kita hanya menargetkan 30% di tahun sekian. Jadi bukan tidak ada resourcesnya, tapi kemauannya,&amp;rdquo; tegasnya,</content:encoded></item></channel></rss>
