<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nikah saat Pandemi Bisa Hemat Biaya hingga Rp270 Juta</title><description>Biaya pernikahan terbilang tinggi apalagi jika menggelar resepsi di hotel atau gedung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/17/622/2548972/nikah-saat-pandemi-bisa-hemat-biaya-hingga-rp270-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/17/622/2548972/nikah-saat-pandemi-bisa-hemat-biaya-hingga-rp270-juta"/><item><title>Nikah saat Pandemi Bisa Hemat Biaya hingga Rp270 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/17/622/2548972/nikah-saat-pandemi-bisa-hemat-biaya-hingga-rp270-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/17/622/2548972/nikah-saat-pandemi-bisa-hemat-biaya-hingga-rp270-juta</guid><pubDate>Kamis 17 Februari 2022 22:07 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/17/622/2548972/nikah-saat-pandemi-bisa-hemat-biaya-hingga-rp270-juta-Hn5tMXAc29.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Biaya pernikahan saat pandemi covid-19 lebih hemat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/17/622/2548972/nikah-saat-pandemi-bisa-hemat-biaya-hingga-rp270-juta-Hn5tMXAc29.jpg</image><title>Biaya pernikahan saat pandemi covid-19 lebih hemat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Biaya pernikahan terbilang tinggi apalagi jika menggelar resepsi di hotel atau gedung. Selama pandemi covid-19, bisnis wedding organizer hingga catering sepi lantaran larangan kerumunan di tempat umum.
Bahkan, banyak yang terpaksa harus menunda momen yang ditunggu-tunggu kebanyakan pasangan ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang dilansir dari Databoks, jumlah pendaftaran pernikahan di Indonesia pada tahun 2020 mengalami penurunan hingga 9,14%, dari 1,97 juta menjadi 1,79 juta.
BACA JUGA:Biaya Pernikahan Ifan Seventeen dan Citra Monica Capai Rp1 Miliar?

Namun siapa sangka, ternyata menikah saat pandemi covid-19 bisa menghemat biaya. Melansir riset iPrice, Kamis (17/2/2022), estimasi biaya pernikahan kelas menengah masyarakat Indonesia selama pandemi dan perbandingannya dengan pernikahan pra-COVID.
Menggunakan data harga dari ribuan produk perlengkapan pernikahan yang terdapat di website marketplace pernikahan Bridestory, iPrice menemukan bahwa pernikahan kelas menengah pra-COVID membutuhkan biaya sekitar Rp337 juta untuk merayakan pernikahan dengan 500 tamu undangan.
BACA JUGA:Mau Tahu Biaya Pernikahan Drive Thru? Baca Ini

Sementara di masa pandemi, apabila mengikuti peraturan PPKM yang diberlakukan pemerintah, pernikahan saat PPKM Level 1 dengan jumlah tamu sebanyak 50% kapasitas ruangan (250 tamu undangan) membutuhkan biaya sebesar Rp191 juta yang berarti 43% lebih murah dibandingkan dengan pernikahan pra-COVID.
Pada peraturan yang lebih ketat, pasangan yang ingin menikah saat PPKM Level 2 hanya dapat mengundang maksimal 50 tamu undangan dan biaya pernikahan yang diperlukan lebih murah 75% dari biaya pra-COVID, yaitu sekitar Rp85 juta.Tidak sampai di situ, menikah saat pandemi masih bisa lebih murah  lagi kalau mengikuti aturan PPKM level 3 loh! Dengan jumlah tamu  undangan maksimal 20 orang, biaya yang dibutuhkan cukup sekitar Rp70  juta saja. Berarti pasangan ini bisa menghemat hingga 79% atau sebesar  Rp266 juta.
Pernikahan di masa pandemi mungkin menuai pro dan kontra. Di satu  sisi, pasangan yang menikah mungkin tidak bisa merayakan hari spesial  mereka dengan seluruh keluarga besar, teman dekat dan kerabat jauh.  Tapi, mereka pastinya bisa menabung lebih banyak untuk masa depan  mereka. Bagaimana tidak, mereka berhasil menghemat sekitar Rp145 &amp;ndash; 266  juta dari biaya pernikahan!</description><content:encoded>JAKARTA - Biaya pernikahan terbilang tinggi apalagi jika menggelar resepsi di hotel atau gedung. Selama pandemi covid-19, bisnis wedding organizer hingga catering sepi lantaran larangan kerumunan di tempat umum.
Bahkan, banyak yang terpaksa harus menunda momen yang ditunggu-tunggu kebanyakan pasangan ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang dilansir dari Databoks, jumlah pendaftaran pernikahan di Indonesia pada tahun 2020 mengalami penurunan hingga 9,14%, dari 1,97 juta menjadi 1,79 juta.
BACA JUGA:Biaya Pernikahan Ifan Seventeen dan Citra Monica Capai Rp1 Miliar?

Namun siapa sangka, ternyata menikah saat pandemi covid-19 bisa menghemat biaya. Melansir riset iPrice, Kamis (17/2/2022), estimasi biaya pernikahan kelas menengah masyarakat Indonesia selama pandemi dan perbandingannya dengan pernikahan pra-COVID.
Menggunakan data harga dari ribuan produk perlengkapan pernikahan yang terdapat di website marketplace pernikahan Bridestory, iPrice menemukan bahwa pernikahan kelas menengah pra-COVID membutuhkan biaya sekitar Rp337 juta untuk merayakan pernikahan dengan 500 tamu undangan.
BACA JUGA:Mau Tahu Biaya Pernikahan Drive Thru? Baca Ini

Sementara di masa pandemi, apabila mengikuti peraturan PPKM yang diberlakukan pemerintah, pernikahan saat PPKM Level 1 dengan jumlah tamu sebanyak 50% kapasitas ruangan (250 tamu undangan) membutuhkan biaya sebesar Rp191 juta yang berarti 43% lebih murah dibandingkan dengan pernikahan pra-COVID.
Pada peraturan yang lebih ketat, pasangan yang ingin menikah saat PPKM Level 2 hanya dapat mengundang maksimal 50 tamu undangan dan biaya pernikahan yang diperlukan lebih murah 75% dari biaya pra-COVID, yaitu sekitar Rp85 juta.Tidak sampai di situ, menikah saat pandemi masih bisa lebih murah  lagi kalau mengikuti aturan PPKM level 3 loh! Dengan jumlah tamu  undangan maksimal 20 orang, biaya yang dibutuhkan cukup sekitar Rp70  juta saja. Berarti pasangan ini bisa menghemat hingga 79% atau sebesar  Rp266 juta.
Pernikahan di masa pandemi mungkin menuai pro dan kontra. Di satu  sisi, pasangan yang menikah mungkin tidak bisa merayakan hari spesial  mereka dengan seluruh keluarga besar, teman dekat dan kerabat jauh.  Tapi, mereka pastinya bisa menabung lebih banyak untuk masa depan  mereka. Bagaimana tidak, mereka berhasil menghemat sekitar Rp145 &amp;ndash; 266  juta dari biaya pernikahan!</content:encoded></item></channel></rss>
