<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Uji Coba Teknologi Kurangi Emisi, Ampuh?</title><description>Indonesia akan mengujicoba teknologi yang bisa mengurangi emisi karbon.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/18/320/2549484/ri-uji-coba-teknologi-kurangi-emisi-ampuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/18/320/2549484/ri-uji-coba-teknologi-kurangi-emisi-ampuh"/><item><title>RI Uji Coba Teknologi Kurangi Emisi, Ampuh?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/18/320/2549484/ri-uji-coba-teknologi-kurangi-emisi-ampuh</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/18/320/2549484/ri-uji-coba-teknologi-kurangi-emisi-ampuh</guid><pubDate>Jum'at 18 Februari 2022 15:50 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/18/320/2549484/ri-uji-coba-teknologi-kurangi-emisi-ampuh-s85AXbBnvg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Teknologi pengurang emisi karbon (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/18/320/2549484/ri-uji-coba-teknologi-kurangi-emisi-ampuh-s85AXbBnvg.jpg</image><title>Teknologi pengurang emisi karbon (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia akan mengujicoba teknologi yang bisa mengurangi emisi karbon. Sebagaimana diketahui, pemerintah menetapkan target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.
Untuk mencapai tujuan ini, berbagai langkah dilakukan, mulai dari melakukan transisi energi hingga memanfaatkan teknologi untuk menekan emisi karbon. Teknologi yang akan digunakan adalah Carbon Capture, Utilisation and Storage (CCUS) yang memungkinkan penyimpanan emisi sebelum dilepas ke atmosfer.
BACA JUGA:PLN Tekan Emisi Karbon CO2 di Pembangkit Jamali 

&quot;Memang ini teknologi yang banyak ada penawaran masuk di Indonesia karena sudah berhasil diterapkan di negara maju seperti Amerika Serikat dan negara yang menggunakan PLTU,&quot; ujar Ketua Umum Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) Arthur Simatupang dalam IDX Channel Market Review, Jumat (18/2/2022).
BACA JUGA:Erick Thohir Tugasi Pertamina dan PLN Turunkan Emisi Karbon

Lebih lanjut, teknologi ini tengah diujicoba di Indonesia oleh PLN. Ke depan, jika biaya penerapan teknologi ini kompetitif, Arthur tidak menutup kemungkinan produsen listrik swasta mengadopsi teknologi yang sama.
&quot;Namun  dari sisi investasinya memang ini harus bisa lebih kompetitif tapi ini teknologinya sudah berhasil diterapkan,&quot; ujarnya.Adapun dikutip dari laman Kementerian ESDM, CCUS merupakan teknologi  mitigasi pemanasan global dengan cara mengurangi emisi CO2 ke atmosfer.  Teknologi yang digunakan dalam CCUS di mulai dari pemisahan dan  penangkapan (capture) CO2 dari sumber emisi gas buang (flue gas),  pengangkutan CO2 tertangkap ke tempat penyimpanan (transportation), dan  penyimpanan ke tempat yang aman (storage).
Manfaat ekonomi potensial CCUS sangat beragam, mulai dari penciptaan  lapangan kerja, mengurangi biaya operasional penyediaan listrik,  memperpanjang umur infrastruktur yang telah ada, hingga memberikan  pengetahuan yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia akan mengujicoba teknologi yang bisa mengurangi emisi karbon. Sebagaimana diketahui, pemerintah menetapkan target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.
Untuk mencapai tujuan ini, berbagai langkah dilakukan, mulai dari melakukan transisi energi hingga memanfaatkan teknologi untuk menekan emisi karbon. Teknologi yang akan digunakan adalah Carbon Capture, Utilisation and Storage (CCUS) yang memungkinkan penyimpanan emisi sebelum dilepas ke atmosfer.
BACA JUGA:PLN Tekan Emisi Karbon CO2 di Pembangkit Jamali 

&quot;Memang ini teknologi yang banyak ada penawaran masuk di Indonesia karena sudah berhasil diterapkan di negara maju seperti Amerika Serikat dan negara yang menggunakan PLTU,&quot; ujar Ketua Umum Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) Arthur Simatupang dalam IDX Channel Market Review, Jumat (18/2/2022).
BACA JUGA:Erick Thohir Tugasi Pertamina dan PLN Turunkan Emisi Karbon

Lebih lanjut, teknologi ini tengah diujicoba di Indonesia oleh PLN. Ke depan, jika biaya penerapan teknologi ini kompetitif, Arthur tidak menutup kemungkinan produsen listrik swasta mengadopsi teknologi yang sama.
&quot;Namun  dari sisi investasinya memang ini harus bisa lebih kompetitif tapi ini teknologinya sudah berhasil diterapkan,&quot; ujarnya.Adapun dikutip dari laman Kementerian ESDM, CCUS merupakan teknologi  mitigasi pemanasan global dengan cara mengurangi emisi CO2 ke atmosfer.  Teknologi yang digunakan dalam CCUS di mulai dari pemisahan dan  penangkapan (capture) CO2 dari sumber emisi gas buang (flue gas),  pengangkutan CO2 tertangkap ke tempat penyimpanan (transportation), dan  penyimpanan ke tempat yang aman (storage).
Manfaat ekonomi potensial CCUS sangat beragam, mulai dari penciptaan  lapangan kerja, mengurangi biaya operasional penyediaan listrik,  memperpanjang umur infrastruktur yang telah ada, hingga memberikan  pengetahuan yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.</content:encoded></item></channel></rss>
