<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Pekan Depan Cetak Rekor Lagi?</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat meskipun banyak sentimen global maupun domestik yang mempengaruhi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/20/278/2550142/ihsg-pekan-depan-cetak-rekor-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/20/278/2550142/ihsg-pekan-depan-cetak-rekor-lagi"/><item><title>IHSG Pekan Depan Cetak Rekor Lagi?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/20/278/2550142/ihsg-pekan-depan-cetak-rekor-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/20/278/2550142/ihsg-pekan-depan-cetak-rekor-lagi</guid><pubDate>Minggu 20 Februari 2022 13:21 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/20/278/2550142/ihsg-pekan-depan-cetak-rekor-lagi-TAliHlGoCc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/20/278/2550142/ihsg-pekan-depan-cetak-rekor-lagi-TAliHlGoCc.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat meskipun banyak sentimen global maupun domestik yang mempengaruhi. IHSG tetap dalam tren menguat karena investor asing terus masuk.
Head of Research Creative Trading System Argha Jonathan Karo Karo menuturkan bahwa acuan IHSG saat ini yang terpenting adalah investor asing yang terus akumulasi yang membuat indeks mencetak rekor tertingginya.
BACA JUGA:4 Fakta IHSG Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp8.695 Triliun

&quot;Kita tahu asing rajin masuk dari Februari awal IHSG terus naik mencetak level tertingginya jadi pegangan kita itu kedepannya kalau ada virus Omicron dan lain-lain yang membuat IHSG terkoreksi sementara asing masuk itu opportunity lanjutan untuk kita menambah posisi buy on weakness,&quot; jelas Argha kepada MNC Portal, dikutip Minggu (20/2/2022).
BACA JUGA:IHSG Sepekan Menguat 1,1%, Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Masa di Level 6.892

Jadi secara teori ada dua kemungkinan menyangkut sentimen yang akan mempengaruhi IHSG. Pertama, kata Argha, jika asing profit taking karena kekhawatiran inflasi di Amerika Serikat, kenaikan harga sembako, dan kenaikan harga bahan bakar.
&quot;Jika asing yang masuk, di Amerika kacau, di Eropa kacau makanya asing masuk ke Indonesia,&quot; katanya.Creative Trading System saat ini cukup memperhatikan saham sektor  pertambangan seperti Antam. Menurut penglihatan Argha ada broker-broker  raksasa yang masuk ke ANTM dan tampaknya investor ritel sudah menjual  sahamnya.
&quot;Tapi memang sudah beberapa minggu ada pemain besar yang dari  investor ritel membeli saham ANTM, itu adalah opportunity yang menarik  sepertinya bagi yang paham bahwa pemain asing sedang masuk, pemain kecil  sedang keluar,&quot; ujar Argha.
Hal itu karena jika pemain asing masuk di harga 2.000, artinya mereka  ingin jual diatas harga 2.000. Itulah yang menurut Argha bisa investor  manfaatkan dari kesempatan ini.
Sebelumnya, IHSG berhasil ditutup menguat 0,84% atau 57,70 poin ke  level 6.892,82 pada penutupan perdagangan akhir pekan ini, Jumat (18/2).  Dalam sepekan, IHSG menguat 1,13%.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat meskipun banyak sentimen global maupun domestik yang mempengaruhi. IHSG tetap dalam tren menguat karena investor asing terus masuk.
Head of Research Creative Trading System Argha Jonathan Karo Karo menuturkan bahwa acuan IHSG saat ini yang terpenting adalah investor asing yang terus akumulasi yang membuat indeks mencetak rekor tertingginya.
BACA JUGA:4 Fakta IHSG Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp8.695 Triliun

&quot;Kita tahu asing rajin masuk dari Februari awal IHSG terus naik mencetak level tertingginya jadi pegangan kita itu kedepannya kalau ada virus Omicron dan lain-lain yang membuat IHSG terkoreksi sementara asing masuk itu opportunity lanjutan untuk kita menambah posisi buy on weakness,&quot; jelas Argha kepada MNC Portal, dikutip Minggu (20/2/2022).
BACA JUGA:IHSG Sepekan Menguat 1,1%, Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Masa di Level 6.892

Jadi secara teori ada dua kemungkinan menyangkut sentimen yang akan mempengaruhi IHSG. Pertama, kata Argha, jika asing profit taking karena kekhawatiran inflasi di Amerika Serikat, kenaikan harga sembako, dan kenaikan harga bahan bakar.
&quot;Jika asing yang masuk, di Amerika kacau, di Eropa kacau makanya asing masuk ke Indonesia,&quot; katanya.Creative Trading System saat ini cukup memperhatikan saham sektor  pertambangan seperti Antam. Menurut penglihatan Argha ada broker-broker  raksasa yang masuk ke ANTM dan tampaknya investor ritel sudah menjual  sahamnya.
&quot;Tapi memang sudah beberapa minggu ada pemain besar yang dari  investor ritel membeli saham ANTM, itu adalah opportunity yang menarik  sepertinya bagi yang paham bahwa pemain asing sedang masuk, pemain kecil  sedang keluar,&quot; ujar Argha.
Hal itu karena jika pemain asing masuk di harga 2.000, artinya mereka  ingin jual diatas harga 2.000. Itulah yang menurut Argha bisa investor  manfaatkan dari kesempatan ini.
Sebelumnya, IHSG berhasil ditutup menguat 0,84% atau 57,70 poin ke  level 6.892,82 pada penutupan perdagangan akhir pekan ini, Jumat (18/2).  Dalam sepekan, IHSG menguat 1,13%.</content:encoded></item></channel></rss>
