<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>XL Axiata (EXCL) Kantongi Laba Rp1,28 Triliun di 2021, Melesat 246,5%</title><description>PT XL Axiata Tbk (EXCL) mengantongi laba tahun berjalan mencapai Rp1,28 triliun. Laba XL naik 246,55%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/278/2550553/xl-axiata-excl-kantongi-laba-rp1-28-triliun-di-2021-melesat-246-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/278/2550553/xl-axiata-excl-kantongi-laba-rp1-28-triliun-di-2021-melesat-246-5"/><item><title>XL Axiata (EXCL) Kantongi Laba Rp1,28 Triliun di 2021, Melesat 246,5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/278/2550553/xl-axiata-excl-kantongi-laba-rp1-28-triliun-di-2021-melesat-246-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/278/2550553/xl-axiata-excl-kantongi-laba-rp1-28-triliun-di-2021-melesat-246-5</guid><pubDate>Senin 21 Februari 2022 12:48 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/21/278/2550553/xl-axiata-excl-kantongi-laba-rp1-28-triliun-di-2021-melesat-246-5-TUjocqkpkW.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Laba XL Axiata alami peningkatan dibandingkan tahun lalu (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/21/278/2550553/xl-axiata-excl-kantongi-laba-rp1-28-triliun-di-2021-melesat-246-5-TUjocqkpkW.jpeg</image><title>Laba XL Axiata alami peningkatan dibandingkan tahun lalu (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) mengantongi laba tahun berjalan mencapai Rp1,28 triliun. Laba XL naik 246,55% dibandingkan periode tahun 2020 sebanyak Rp371,59 miliar.
Berdasarkan laporannya Senin (21/2/2022), EXCL mencetak pendapatan sebanyak Rp26,75 triliun sepanjang 2021. Angka tersebut naik 2,86% dibandingkan periode sama tahun 2020 sebesar Rp26 triliun.
BACA JUGA:XL Axiata Caplok Saham Link Net Rp8,72 Triliun dari Grup Lippo

Adapun bisnis data masih menjadi penopang utama pendapatan perseroan sepanjang tahun lalu sebesar Rp22,69 triliun, naik dari periode 2020 sebesar Rp21,38 triliun. Sementara bisnis non-data menyumbang pendapatan Rp2,11 triliun, lebih rendah dari tahun lalu Rp2,82 triliun.
Beberapa penopang selanjutnya adalah jasa telekomunikasi lainnya Rp1,07 triliun, jasa interkoneksi Rp621,63 miliar, sirkit langganan Rp212,9 miliar, dan penyewaan menara Rp45,92 miliar.
BACA JUGA:MotionBanking dan XL AXIATA Bagi-Bagi Kuota Internet 6GB Gratis, Begini Caranya!

Perseroan mampu memangkas beban tahun 2021 menjadi Rp22,76 triliun, dari tahun sebelumnya Rp23,37 triliun. Beban infrastruktur sedikit naik menjadi Rp7,98 triliun dari periode sama tahun lalu sebesar Rp7,97 triliun.Dari sisi aset, EXCL memiliki total aset sebanyak Rp72,75 triliun per  31 Desember 2021, atau naik 7,39% dari total aset akhir tahun 2020  sebesar Rp67,74 triliun.
Jumlah liabilitas jangka pendek perseroan naik menjadi Rp20,95  triliun, dari Rp18,85 triliun pada 2020. Adapun liabilitas jangka  panjang juga melonjak sebesar Rp31,7 triliun, dari Rp29,75 triliun.
Total ekuitas EXCL juga melonjak menjadi Rp20 triliun dari periode  sebelumnya di Rp19,13 triliun. Sementara total kas dan setara kas pada  akhir tahun 2021 sebesar Rp2,66 triliun, lebih rendah dari total kas dan  setara kas akhir 2020 sebanyak Rp2,96 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) mengantongi laba tahun berjalan mencapai Rp1,28 triliun. Laba XL naik 246,55% dibandingkan periode tahun 2020 sebanyak Rp371,59 miliar.
Berdasarkan laporannya Senin (21/2/2022), EXCL mencetak pendapatan sebanyak Rp26,75 triliun sepanjang 2021. Angka tersebut naik 2,86% dibandingkan periode sama tahun 2020 sebesar Rp26 triliun.
BACA JUGA:XL Axiata Caplok Saham Link Net Rp8,72 Triliun dari Grup Lippo

Adapun bisnis data masih menjadi penopang utama pendapatan perseroan sepanjang tahun lalu sebesar Rp22,69 triliun, naik dari periode 2020 sebesar Rp21,38 triliun. Sementara bisnis non-data menyumbang pendapatan Rp2,11 triliun, lebih rendah dari tahun lalu Rp2,82 triliun.
Beberapa penopang selanjutnya adalah jasa telekomunikasi lainnya Rp1,07 triliun, jasa interkoneksi Rp621,63 miliar, sirkit langganan Rp212,9 miliar, dan penyewaan menara Rp45,92 miliar.
BACA JUGA:MotionBanking dan XL AXIATA Bagi-Bagi Kuota Internet 6GB Gratis, Begini Caranya!

Perseroan mampu memangkas beban tahun 2021 menjadi Rp22,76 triliun, dari tahun sebelumnya Rp23,37 triliun. Beban infrastruktur sedikit naik menjadi Rp7,98 triliun dari periode sama tahun lalu sebesar Rp7,97 triliun.Dari sisi aset, EXCL memiliki total aset sebanyak Rp72,75 triliun per  31 Desember 2021, atau naik 7,39% dari total aset akhir tahun 2020  sebesar Rp67,74 triliun.
Jumlah liabilitas jangka pendek perseroan naik menjadi Rp20,95  triliun, dari Rp18,85 triliun pada 2020. Adapun liabilitas jangka  panjang juga melonjak sebesar Rp31,7 triliun, dari Rp29,75 triliun.
Total ekuitas EXCL juga melonjak menjadi Rp20 triliun dari periode  sebelumnya di Rp19,13 triliun. Sementara total kas dan setara kas pada  akhir tahun 2021 sebesar Rp2,66 triliun, lebih rendah dari total kas dan  setara kas akhir 2020 sebanyak Rp2,96 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
