<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>CMNP Pakai Dana Rights Issue Ekspansi Tol Rp4,7 Triliun</title><description>PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) melakukan penawaran umum  terbatas (PUT) III dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/278/2550611/cmnp-pakai-dana-rights-issue-ekspansi-tol-rp4-7-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/278/2550611/cmnp-pakai-dana-rights-issue-ekspansi-tol-rp4-7-triliun"/><item><title>CMNP Pakai Dana Rights Issue Ekspansi Tol Rp4,7 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/278/2550611/cmnp-pakai-dana-rights-issue-ekspansi-tol-rp4-7-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/278/2550611/cmnp-pakai-dana-rights-issue-ekspansi-tol-rp4-7-triliun</guid><pubDate>Senin 21 Februari 2022 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/21/278/2550611/cmnp-pakai-dana-rights-issue-ekspansi-tol-rp4-7-triliun-5Bo05m9or2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CMNP gunakan dana rights issue untuk pembangunan tol (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/21/278/2550611/cmnp-pakai-dana-rights-issue-ekspansi-tol-rp4-7-triliun-5Bo05m9or2.jpg</image><title>CMNP gunakan dana rights issue untuk pembangunan tol (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) melakukan penawaran umum terbatas (PUT) III dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Dana rights issue akan digunakan untuk pengembangan usaha.
Persetujuan rights issue CMNP didapatkan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). PUT III dengan HMETD yang dikeluarkan yaitu sebanyak 2.232.846.365 lembar saham. Pelaksanaan PUT III dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan dalam mendukung rencana pengembangan usaha berkelanjutan melalui perseroan dan anak usaha.
BACA JUGA:Rights Issue, CMNP Gelar RUPSLB Minta Restu Pemegang Saham

Selain itu, meningkatkan pos akun kas dan setara kas serta ekuitas perseroan dengan nilai sesuai dengan harga pelaksanaan dan memperbaiki rasio-rasio keuangan perseroan. Rencana penggunaan dana PUT III akan dimanfaatkan untuk sejumlah proyek, yaitu Harbour Road (HBR) II dan penyelesaian Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).
Direktur CMNP, Hasyim dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengtakan, dengan biaya investasi proyek Jalan Tol HBR 2 Elevated adalah sebesar Rp15,851 triliun, saat ini kegiatan proyek HBR 2 adalah perancangan teknik akhir atau final engineering design terus berlanjut oleh kontraktor dengan bantuan analisis oleh konsultan manajemen konstruksi.
BACA JUGA:CMNP Siapkan Capex Rp11 Triliun, Tuntaskan Pembangunan Tol Cisumdawu

Dia menambahkan, hal ini secara simultan disertai dengan kegiatan lapangan baik persiapan pengadaan tanah maupun penyelidikan tanah untuk persiapan konstruksi. Kegiatan tersebut akan berlangsung semakin intensif di tahun 2022 ini, kemudian progres fisik akan bisa meningkat secara signifikan di tahun 2023.
Hasyim menambahkan pembiayaan proyek Harbour Road II Elevated dilaksanakan dengan skema rancang dan bangun oleh kontraktor BUMN PT Wijaya Karya Tbk. Tol HBR II akan terkoneksi dengan Jakarta Intra Urban Toll Road (JIUT) serta Jakarta Outer Ring Road (JORR).Sedangkan, untuk proyek Cisumdawu dengan biaya investasi yang  dibutuhkan adalah sekitar Rp8,408 triliun.&amp;ldquo;Sampai dengan akhir tahun  2022 seluruh seksi Tol Cisumdawu harus sudah beroperasi sehingga  percepatan konstruksi harus segera dilakukan dan kebutuhan dana juga  sangat mendesak,&amp;rdquo; tambah Hasyim.
Hasyim juga menyampaikan bahwa total sisa kebutuhan dana untuk kedua  proyek tersebut adalah sebesar Rp4,744 triliun dan akan diperoleh dari  rencana PUT III HMETD. Tol Cisumdawu Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan telah  beroperasi pada tanggal 24 Januari 2022. Peresmian dilakukan oleh  Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT)  Danang Parikesit, dan Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT)  Jusuf Hamka.
Setelah dua minggu beroperasi, Tol Cisumdawu resmi bertarif mulai  tanggal 11 Februari 2022 pukul 00.00 WIB. Sedangkan untuk progres seksi 2  hingga seksi 6 ditargetkan dapat diselesaikan pada pertengahan tahun  2022 dan dapat dioperasikan secara menyeluruh.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) melakukan penawaran umum terbatas (PUT) III dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Dana rights issue akan digunakan untuk pengembangan usaha.
Persetujuan rights issue CMNP didapatkan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). PUT III dengan HMETD yang dikeluarkan yaitu sebanyak 2.232.846.365 lembar saham. Pelaksanaan PUT III dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan dalam mendukung rencana pengembangan usaha berkelanjutan melalui perseroan dan anak usaha.
BACA JUGA:Rights Issue, CMNP Gelar RUPSLB Minta Restu Pemegang Saham

Selain itu, meningkatkan pos akun kas dan setara kas serta ekuitas perseroan dengan nilai sesuai dengan harga pelaksanaan dan memperbaiki rasio-rasio keuangan perseroan. Rencana penggunaan dana PUT III akan dimanfaatkan untuk sejumlah proyek, yaitu Harbour Road (HBR) II dan penyelesaian Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).
Direktur CMNP, Hasyim dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengtakan, dengan biaya investasi proyek Jalan Tol HBR 2 Elevated adalah sebesar Rp15,851 triliun, saat ini kegiatan proyek HBR 2 adalah perancangan teknik akhir atau final engineering design terus berlanjut oleh kontraktor dengan bantuan analisis oleh konsultan manajemen konstruksi.
BACA JUGA:CMNP Siapkan Capex Rp11 Triliun, Tuntaskan Pembangunan Tol Cisumdawu

Dia menambahkan, hal ini secara simultan disertai dengan kegiatan lapangan baik persiapan pengadaan tanah maupun penyelidikan tanah untuk persiapan konstruksi. Kegiatan tersebut akan berlangsung semakin intensif di tahun 2022 ini, kemudian progres fisik akan bisa meningkat secara signifikan di tahun 2023.
Hasyim menambahkan pembiayaan proyek Harbour Road II Elevated dilaksanakan dengan skema rancang dan bangun oleh kontraktor BUMN PT Wijaya Karya Tbk. Tol HBR II akan terkoneksi dengan Jakarta Intra Urban Toll Road (JIUT) serta Jakarta Outer Ring Road (JORR).Sedangkan, untuk proyek Cisumdawu dengan biaya investasi yang  dibutuhkan adalah sekitar Rp8,408 triliun.&amp;ldquo;Sampai dengan akhir tahun  2022 seluruh seksi Tol Cisumdawu harus sudah beroperasi sehingga  percepatan konstruksi harus segera dilakukan dan kebutuhan dana juga  sangat mendesak,&amp;rdquo; tambah Hasyim.
Hasyim juga menyampaikan bahwa total sisa kebutuhan dana untuk kedua  proyek tersebut adalah sebesar Rp4,744 triliun dan akan diperoleh dari  rencana PUT III HMETD. Tol Cisumdawu Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan telah  beroperasi pada tanggal 24 Januari 2022. Peresmian dilakukan oleh  Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT)  Danang Parikesit, dan Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT)  Jusuf Hamka.
Setelah dua minggu beroperasi, Tol Cisumdawu resmi bertarif mulai  tanggal 11 Februari 2022 pukul 00.00 WIB. Sedangkan untuk progres seksi 2  hingga seksi 6 ditargetkan dapat diselesaikan pada pertengahan tahun  2022 dan dapat dioperasikan secara menyeluruh.</content:encoded></item></channel></rss>
