<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Morgan Stanley Jual Saham MD Pictures (FILM) Rp2 Miliar, Kenapa?</title><description>Morgan Stanley menjual sahamnya di emiten rumah produksi PT MD Pictures Tbk (FILM).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/278/2550648/morgan-stanley-jual-saham-md-pictures-film-rp2-miliar-kenapa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/278/2550648/morgan-stanley-jual-saham-md-pictures-film-rp2-miliar-kenapa"/><item><title>Morgan Stanley Jual Saham MD Pictures (FILM) Rp2 Miliar, Kenapa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/278/2550648/morgan-stanley-jual-saham-md-pictures-film-rp2-miliar-kenapa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/278/2550648/morgan-stanley-jual-saham-md-pictures-film-rp2-miliar-kenapa</guid><pubDate>Senin 21 Februari 2022 14:49 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/21/278/2550648/morgan-stanley-jual-saham-md-pictures-film-rp2-miliar-kenapa-kiSqKDGzQW.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Morgan Stanley jual saham FILM (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/21/278/2550648/morgan-stanley-jual-saham-md-pictures-film-rp2-miliar-kenapa-kiSqKDGzQW.jpeg</image><title>Morgan Stanley jual saham FILM (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Morgan Stanley menjual sahamnya di emiten rumah produksi PT MD Pictures Tbk (FILM). Morgan Stanley mengantongi hampir Rp2 miliar dari transaksi lepas saham tersebut.
Morgan Stanley &amp;amp; Co. International Plc yang merupakan salah satu pengendali FILM melaporkan telah menjual 1.996.200 atau 1,99 juta saham pada Rabu (16/2) lalu. Adapun saham tersebut dijual dengan harga Rp969,12 per lembar saham, dengan demikian Morgan Stanley mengantongi Rp1.905.482.760,90 yang disederhanakan menjadi sekitar Rp1,91 miliar dari pelepasan sebagian saham tersebut.

&amp;ldquo;Sesuai dengan Pasal 2 Peraturan OJK No. 11/POJK.04/2017 tentang Laporan Kepemilikan Atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka, bersama ini kami sampaikan laporan perubahan kepemilikan saham PT MD Pictures Tbk,&amp;rdquo; kata Sekretaris Perusahaan MD Pictures Fidela Hasworini.
Melalui transaksi penjualan saham tersebut, Morgan Stanley yang sebelumnya memiliki 1.444.963.600 saham atau 15,19% saham FILM, kini menjadi 1.442.997.400 saham yang disederhanakan 1,44 miliar saham atau 15,17%. Sementara Vice President Morgan Stanley, Ashish Koltharkar menyampaikan bahwa transaksi dilakukan secara langsung dengan status kepemilikan perusahaan untuk MD Pictures sebagai kustodian atau pemegang saham.

Sementara itu, transaksi sub rekening efek atas nama Morgan Stanley &amp;amp; Co. International Plc merupakan omnibuzz account dari beberapa klien, termasuk di dalamnya adalah Tencent Holding Ltd. Berdasarkan data Bloomberg pada akhir perdagangan Jumat (18/2), pukul 10.50 WIB saham FILM terpantau menguat 2,45% atau 20 poin dan parkir di level 835. Sementara itu, dalam satu minggu terakhir saham FILM melemah 9,24%. Sedangkan, dalam enam bulan kebelakang, saham FILM telah melonjak hingga 110,86%. Saat ini, kapitalisasi pasar FILM tercatat sebesar Rp7,94 triliun.Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 30 September 2021, emiten  dengan kode saham FILM tersebut telah membukukan kenaikan penjualan  hingga 117,29% menjadi Rp183,01 miliar, jika dibandingkan dengan  penjualan pada kuartal III/2020 yaitu sebesar Rp84,22 triliun. Di mana  kontribusi penjualan tertinggi didominasi oleh penjualan film digital  yang mencapai Rp157,02 miliar.
Sementara di periode yang sama di tahun sebelumnya, penjualan digital  perseroan sebesar Rp41,38 miliar yang juga merupakan kontribusi  terbesar pada masa itu.
Selanjutnya, penjualan film stasiun televisi juga meningkat dari  Rp3,72 miliar pada kuartal III/2020 menjadi Rp4,68 miliar pada kuartal  ketiga tahun 2021. Di sisi lain, penjualan film layar lebar di kuartal  III/2021 mengalami penurunan dari Rp17,34 miliar pada kuartal ketiga  2020 menjadi Rp3,24 miliar.
Peningkatan penjualan ini juga kemudian membalikkan kinerja perseroan  dari rugi di tahun sebelumnya menjadi untung pada kuartal III/2021.  Tercatat, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas  induk sebesar Rp21,94 miliar pada kuartal III/2021. Sementara pada  kuartal III/2020, FILM mencatatkan rugi yang dapat diatribusikan kepada  pemilik entitas induk sebesar Rp45,25 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Morgan Stanley menjual sahamnya di emiten rumah produksi PT MD Pictures Tbk (FILM). Morgan Stanley mengantongi hampir Rp2 miliar dari transaksi lepas saham tersebut.
Morgan Stanley &amp;amp; Co. International Plc yang merupakan salah satu pengendali FILM melaporkan telah menjual 1.996.200 atau 1,99 juta saham pada Rabu (16/2) lalu. Adapun saham tersebut dijual dengan harga Rp969,12 per lembar saham, dengan demikian Morgan Stanley mengantongi Rp1.905.482.760,90 yang disederhanakan menjadi sekitar Rp1,91 miliar dari pelepasan sebagian saham tersebut.

&amp;ldquo;Sesuai dengan Pasal 2 Peraturan OJK No. 11/POJK.04/2017 tentang Laporan Kepemilikan Atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka, bersama ini kami sampaikan laporan perubahan kepemilikan saham PT MD Pictures Tbk,&amp;rdquo; kata Sekretaris Perusahaan MD Pictures Fidela Hasworini.
Melalui transaksi penjualan saham tersebut, Morgan Stanley yang sebelumnya memiliki 1.444.963.600 saham atau 15,19% saham FILM, kini menjadi 1.442.997.400 saham yang disederhanakan 1,44 miliar saham atau 15,17%. Sementara Vice President Morgan Stanley, Ashish Koltharkar menyampaikan bahwa transaksi dilakukan secara langsung dengan status kepemilikan perusahaan untuk MD Pictures sebagai kustodian atau pemegang saham.

Sementara itu, transaksi sub rekening efek atas nama Morgan Stanley &amp;amp; Co. International Plc merupakan omnibuzz account dari beberapa klien, termasuk di dalamnya adalah Tencent Holding Ltd. Berdasarkan data Bloomberg pada akhir perdagangan Jumat (18/2), pukul 10.50 WIB saham FILM terpantau menguat 2,45% atau 20 poin dan parkir di level 835. Sementara itu, dalam satu minggu terakhir saham FILM melemah 9,24%. Sedangkan, dalam enam bulan kebelakang, saham FILM telah melonjak hingga 110,86%. Saat ini, kapitalisasi pasar FILM tercatat sebesar Rp7,94 triliun.Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 30 September 2021, emiten  dengan kode saham FILM tersebut telah membukukan kenaikan penjualan  hingga 117,29% menjadi Rp183,01 miliar, jika dibandingkan dengan  penjualan pada kuartal III/2020 yaitu sebesar Rp84,22 triliun. Di mana  kontribusi penjualan tertinggi didominasi oleh penjualan film digital  yang mencapai Rp157,02 miliar.
Sementara di periode yang sama di tahun sebelumnya, penjualan digital  perseroan sebesar Rp41,38 miliar yang juga merupakan kontribusi  terbesar pada masa itu.
Selanjutnya, penjualan film stasiun televisi juga meningkat dari  Rp3,72 miliar pada kuartal III/2020 menjadi Rp4,68 miliar pada kuartal  ketiga tahun 2021. Di sisi lain, penjualan film layar lebar di kuartal  III/2021 mengalami penurunan dari Rp17,34 miliar pada kuartal ketiga  2020 menjadi Rp3,24 miliar.
Peningkatan penjualan ini juga kemudian membalikkan kinerja perseroan  dari rugi di tahun sebelumnya menjadi untung pada kuartal III/2021.  Tercatat, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas  induk sebesar Rp21,94 miliar pada kuartal III/2021. Sementara pada  kuartal III/2020, FILM mencatatkan rugi yang dapat diatribusikan kepada  pemilik entitas induk sebesar Rp45,25 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
