<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Strategi Pengusaha Logistik Raup Cuan pada 2022</title><description>Bisnis logistik membaik seiring dengan perbaikan ekonomi Indonesia tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/320/2550548/strategi-pengusaha-logistik-raup-cuan-pada-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/320/2550548/strategi-pengusaha-logistik-raup-cuan-pada-2022"/><item><title>Strategi Pengusaha Logistik Raup Cuan pada 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/320/2550548/strategi-pengusaha-logistik-raup-cuan-pada-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/320/2550548/strategi-pengusaha-logistik-raup-cuan-pada-2022</guid><pubDate>Senin 21 Februari 2022 12:43 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/21/320/2550548/strategi-pengusaha-logistik-raup-cuan-pada-2022-voOTECSW50.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Bisnis logistik terdampak pandemi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/21/320/2550548/strategi-pengusaha-logistik-raup-cuan-pada-2022-voOTECSW50.jpeg</image><title>Bisnis logistik terdampak pandemi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Bisnis logistik membaik seiring dengan perbaikan ekonomi Indonesia tahun ini.  Asosiasi Logitsik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menilai  aktivitas  industri dan logistik dari sejumlah  infrastruktur di Indonesia dapat terus bertumbuh di 2022.
Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi  menyatakan untuk kegiatan investasi yang didorong penggabungan atau mergernya Pelindo hingga  pertumbuhan ekonomi Sejalan dengan hal tersebut, dia memastikan bahwa jasa logistik akan ikut tumbuh.
BACA JUGA:Bisnis Logistik Serba Online Jadi Tantangan di Masa Pandemi Covid-19

&amp;ldquo;Saya pikir kita dari ALFI, mengapresiasi apa yang dilakukan Pelindo ada dua hal yang tentunya kita harapkan mulai dari efisiensi yang kita harapkan dan telah menggabungkannya pelabuhan-pelabuhan dan kita masih tunggu blue print dan apa yang dilakukan untuk menurunkan biaya logistik,&amp;rdquo; kata dia dalam program Market Review IDX channel, Senin(21/2/2022).
Yukki Nugrahawan menilai dengan adanya pengabungan dapat berdampak pada pelayanan, efisiensi, digitalisasi dan memberikan kemudahan bagi para penerima jasanya.
BACA JUGA:Terdampak Covid-19, Bisnis Logistik dan Ekspedisi Anjlok 32% di 2020

&amp;ldquo;Dari segala peningkatan, mulai dari dalam negeri sangat jelas pertumbuhannya dan kita mengacu pada angka tahun 2022 yang lalu 67 Persen dari konsumsi dan 33 dari investasi, digitaliasi berapa pengguna mobile phone bagaimana dari perubahan-perubahan ini bisa terus disesuaikan dan pemerintah targetkan investasi lebih dari 1200 Triliun,&amp;rdquo; urainyaTak hanya itu, Jasa logistik pendukung proyek investasi di Indonesia  juga semakin merata. Hal ini sejalan dengan tren investasi yang semakin  seimbang secara kewilayahan antara Jawa dan luar Jawa tidak Jawasentris.
&amp;ldquo;Kita optimis di tahun ini kami siap, dengan pertumbuhan itu. Apalagi  neraca perdagangan kita juga masih surplus sepanjang Januari 2022 jika  dibanding periode yang sama tahun lalu. Kita dorong dan berkampanye.  Begitu pun dengan ekspor dan impor awal tahun 2022 juga masih beranjak  naik ketimbang periode yang sama tahun lalu,&amp;rdquo;ujarnya.
Pihak ALFI terus mendorong melakukan peningkatan penggunaan  Digitalisasi seperti mendorong implementasi National Logistic Ecosystem  atau NLE.
&amp;ldquo;Kita harus adaptif, kita berikan informasi yang positif dan Sistem  ini dinilai mampu memperbaiki manajemen supply chain atau rantai  pasokan, sehingga proses logistik sehingga biaya yang dikeluarkan lebih  efisien dan semakin murah,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Bisnis logistik membaik seiring dengan perbaikan ekonomi Indonesia tahun ini.  Asosiasi Logitsik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menilai  aktivitas  industri dan logistik dari sejumlah  infrastruktur di Indonesia dapat terus bertumbuh di 2022.
Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi  menyatakan untuk kegiatan investasi yang didorong penggabungan atau mergernya Pelindo hingga  pertumbuhan ekonomi Sejalan dengan hal tersebut, dia memastikan bahwa jasa logistik akan ikut tumbuh.
BACA JUGA:Bisnis Logistik Serba Online Jadi Tantangan di Masa Pandemi Covid-19

&amp;ldquo;Saya pikir kita dari ALFI, mengapresiasi apa yang dilakukan Pelindo ada dua hal yang tentunya kita harapkan mulai dari efisiensi yang kita harapkan dan telah menggabungkannya pelabuhan-pelabuhan dan kita masih tunggu blue print dan apa yang dilakukan untuk menurunkan biaya logistik,&amp;rdquo; kata dia dalam program Market Review IDX channel, Senin(21/2/2022).
Yukki Nugrahawan menilai dengan adanya pengabungan dapat berdampak pada pelayanan, efisiensi, digitalisasi dan memberikan kemudahan bagi para penerima jasanya.
BACA JUGA:Terdampak Covid-19, Bisnis Logistik dan Ekspedisi Anjlok 32% di 2020

&amp;ldquo;Dari segala peningkatan, mulai dari dalam negeri sangat jelas pertumbuhannya dan kita mengacu pada angka tahun 2022 yang lalu 67 Persen dari konsumsi dan 33 dari investasi, digitaliasi berapa pengguna mobile phone bagaimana dari perubahan-perubahan ini bisa terus disesuaikan dan pemerintah targetkan investasi lebih dari 1200 Triliun,&amp;rdquo; urainyaTak hanya itu, Jasa logistik pendukung proyek investasi di Indonesia  juga semakin merata. Hal ini sejalan dengan tren investasi yang semakin  seimbang secara kewilayahan antara Jawa dan luar Jawa tidak Jawasentris.
&amp;ldquo;Kita optimis di tahun ini kami siap, dengan pertumbuhan itu. Apalagi  neraca perdagangan kita juga masih surplus sepanjang Januari 2022 jika  dibanding periode yang sama tahun lalu. Kita dorong dan berkampanye.  Begitu pun dengan ekspor dan impor awal tahun 2022 juga masih beranjak  naik ketimbang periode yang sama tahun lalu,&amp;rdquo;ujarnya.
Pihak ALFI terus mendorong melakukan peningkatan penggunaan  Digitalisasi seperti mendorong implementasi National Logistic Ecosystem  atau NLE.
&amp;ldquo;Kita harus adaptif, kita berikan informasi yang positif dan Sistem  ini dinilai mampu memperbaiki manajemen supply chain atau rantai  pasokan, sehingga proses logistik sehingga biaya yang dikeluarkan lebih  efisien dan semakin murah,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
