<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Sowan ke Sri Sultan Hamengkubuwono X, Bahas Apa?</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambangi Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/320/2550564/erick-thohir-sowan-ke-sri-sultan-hamengkubuwono-x-bahas-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/320/2550564/erick-thohir-sowan-ke-sri-sultan-hamengkubuwono-x-bahas-apa"/><item><title>Erick Thohir Sowan ke Sri Sultan Hamengkubuwono X, Bahas Apa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/320/2550564/erick-thohir-sowan-ke-sri-sultan-hamengkubuwono-x-bahas-apa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/320/2550564/erick-thohir-sowan-ke-sri-sultan-hamengkubuwono-x-bahas-apa</guid><pubDate>Senin 21 Februari 2022 13:06 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/21/320/2550564/erick-thohir-sowan-ke-sri-sultan-hamengkubuwono-x-bahas-apa-s8YO9x5m7h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir bertemu Sri Sultan Hamengkubuwono X (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/21/320/2550564/erick-thohir-sowan-ke-sri-sultan-hamengkubuwono-x-bahas-apa-s8YO9x5m7h.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir bertemu Sri Sultan Hamengkubuwono X (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambangi Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X. Pertemuan Erick Thohir dan Sri Sultan dilakukan Kantor Gubernur DIY, Senin (21/2/2022).
Erick menyebut ada sejumlah isu yang didiskusikan dalam pertemuan tersebut. Hanya saja, dia enggan merinci secara spesifik isu yang dimaksudkan. Usai kunjungan itu, Erick langsung kembali bertolak ke Jakarta, lantaran dia harus memimpin sejumlah kegiatan di Kementerian BUMN.
BACA JUGA:5 Fakta BUMN yang Akan Ditutup Erick Thohir, Nomor 2 Singgung Nasib Karyawan

&quot;Pagi ini bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kantor Gubernur DIY. Setelahnya langsung kembali ke Jakarta untuk memimpin beberapa kegiatan di Kementerian BUMN. Sehat selalu semuanya,&quot; ujar Erick melalui akun instagramnya, Senin (21/2/2022).
Sebelumnya, pemerintah menyepakati Candi Prambanan dan Borobudur dapat dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan Hindu dan Buddha. Umat Hindu dan Buddha dapat menggelar dan mengikuti ritual peribadatan keagamaan di kedua candi tersebut.
BACA JUGA:Arief Prasetyo Jadi Kepala BPN, Erick Thohir Cari Dirut ID Food Baru

Nota Kesepakatan itu ditandatangani secara luring oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X di Pendopo Komplek Kepatihan Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (11/2/2022).Penandatangannya disaksikan secara daring melalui Menteri Agama  (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo,  Dirjen Kebudayaan Kemendikbud-Ristek Hilman Farid serta Gubernur Jawa  Tengah Ganjar Pranowo.
Plt Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Hindu  Kemenag, Komang Sri Marheni hadir secara luring bersama Ida Pengelingsir  Agung Putra Sukahet, Koordinator Staf Khusus Presiden AA GN Ari  Dwipayana, dan Direktur Urusan Agama Hindu Trimo, Tokoh Hindu Nyoman  Warta, Untung Waluyo, Anak Agung Ketut Darmaja, dan Anak Agung Ngurah  Wirawan.
Usai penandatanganan Nota Kesepakatan, maka umat Hindu dan Buddha  dapat menggelar dan mengikuti ritual peribadatan keagamaan di kedua  candi tersebut. Tak hanya itu, Nota Kesepakatan juga mengatur  dimanfaatkannya dua candi lain, yakni Candi Mendut dan Candi Pawon.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambangi Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X. Pertemuan Erick Thohir dan Sri Sultan dilakukan Kantor Gubernur DIY, Senin (21/2/2022).
Erick menyebut ada sejumlah isu yang didiskusikan dalam pertemuan tersebut. Hanya saja, dia enggan merinci secara spesifik isu yang dimaksudkan. Usai kunjungan itu, Erick langsung kembali bertolak ke Jakarta, lantaran dia harus memimpin sejumlah kegiatan di Kementerian BUMN.
BACA JUGA:5 Fakta BUMN yang Akan Ditutup Erick Thohir, Nomor 2 Singgung Nasib Karyawan

&quot;Pagi ini bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kantor Gubernur DIY. Setelahnya langsung kembali ke Jakarta untuk memimpin beberapa kegiatan di Kementerian BUMN. Sehat selalu semuanya,&quot; ujar Erick melalui akun instagramnya, Senin (21/2/2022).
Sebelumnya, pemerintah menyepakati Candi Prambanan dan Borobudur dapat dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan Hindu dan Buddha. Umat Hindu dan Buddha dapat menggelar dan mengikuti ritual peribadatan keagamaan di kedua candi tersebut.
BACA JUGA:Arief Prasetyo Jadi Kepala BPN, Erick Thohir Cari Dirut ID Food Baru

Nota Kesepakatan itu ditandatangani secara luring oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X di Pendopo Komplek Kepatihan Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (11/2/2022).Penandatangannya disaksikan secara daring melalui Menteri Agama  (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo,  Dirjen Kebudayaan Kemendikbud-Ristek Hilman Farid serta Gubernur Jawa  Tengah Ganjar Pranowo.
Plt Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Hindu  Kemenag, Komang Sri Marheni hadir secara luring bersama Ida Pengelingsir  Agung Putra Sukahet, Koordinator Staf Khusus Presiden AA GN Ari  Dwipayana, dan Direktur Urusan Agama Hindu Trimo, Tokoh Hindu Nyoman  Warta, Untung Waluyo, Anak Agung Ketut Darmaja, dan Anak Agung Ngurah  Wirawan.
Usai penandatanganan Nota Kesepakatan, maka umat Hindu dan Buddha  dapat menggelar dan mengikuti ritual peribadatan keagamaan di kedua  candi tersebut. Tak hanya itu, Nota Kesepakatan juga mengatur  dimanfaatkannya dua candi lain, yakni Candi Mendut dan Candi Pawon.</content:encoded></item></channel></rss>
