<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intip Proyek Pengembangan Bandara Sam Ratulangi Manado yang Hampir Selesai</title><description>Proyek pengembangan Bandara Sam Ratulangi Manado telah mencapai 99,20%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/320/2550734/intip-proyek-pengembangan-bandara-sam-ratulangi-manado-yang-hampir-selesai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/320/2550734/intip-proyek-pengembangan-bandara-sam-ratulangi-manado-yang-hampir-selesai"/><item><title>Intip Proyek Pengembangan Bandara Sam Ratulangi Manado yang Hampir Selesai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/320/2550734/intip-proyek-pengembangan-bandara-sam-ratulangi-manado-yang-hampir-selesai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/320/2550734/intip-proyek-pengembangan-bandara-sam-ratulangi-manado-yang-hampir-selesai</guid><pubDate>Senin 21 Februari 2022 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/21/320/2550734/intip-proyek-pengembangan-bandara-sam-ratulangi-manado-yang-hampir-selesai-bt98Jg3I3f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengembangan Bandara Sam Ratulangi hampir selesai (Foto: AP I)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/21/320/2550734/intip-proyek-pengembangan-bandara-sam-ratulangi-manado-yang-hampir-selesai-bt98Jg3I3f.jpg</image><title>Pengembangan Bandara Sam Ratulangi hampir selesai (Foto: AP I)</title></images><description>JAKARTA - Proyek pengembangan Bandara Sam Ratulangi Manado telah mencapai 99,20%. PT Angkasa Pura I (Persero) menargetkan pengembangan akan selesai pada akhir Februari 2022.
&amp;ldquo;Pengembangan Bandara Sam Ratulangi Manado memiliki tujuan untuk mendukung Destinasi Super Prioritas (DSP) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang di Provinsi Sulawesi Utara  secara berkelanjutan. Pengembangan Bandara Sam Ratulangi berfokus pada perluasan dan beautifikasi terminal eksisting, perluasan gedung terminal baru, serta penambahan sarana infrastruktur bandara,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, Senin (21/2/2022).
BACA JUGA:Proyek Bandara Kediri, Gudang Garam Tambah Modal Rp1 Triliun

Faik menjelaskan, perluasan terminal meliputi area check-in, boarding lounge, make-up area (untuk penanganan bagasi penumpang), penambahan unit toilet, serta beautifikasi area boarding lounge, check-in, dan lobby.
Sedangkan perluasan terminal baru, dilakukan melalui pembuatan area imigrasi, karantina, bea cukai dan boarding lounge keberangkatan dan kedatangan domestik serta internasional.
BACA JUGA:Proyek Bandara dan Jalan Tol Bikin Investasi Properti Meningkat 

&amp;ldquo;Pengembangan Bandara Sam Ratulangi Manado sekaligus meningkatkan  luas terminal penumpang dari hanya 26.481 meter persegi  dengan kapasitas 2,6 juta penumpang per tahun menjadi 57.296 meter persegi atau dapat menampung hingga 5,7 juta penumpang per tahun,&amp;rdquo; kata Faik.
Dari segi fasilitas, Bandara Sam Ratulangi Manado dilengkapi dengan fasilitas modern mulai dari penambahan aviobridge yang semula 4 unit menjadi 6 unit. Konter check-in dari 30 unit menjadi 45 unit.Sedangkan infrastruktur dilakukan perluasan akses jalan bandara, toll  gate, sewage treatment plant, perluasan water house, penambahan kolam  retensi &amp;amp; rain water tank dan perluasan area parkir yang semula  dapat menampung 350 kendaraan roda empat nantinya dapat menampung hingga  650 kendaraan &amp;amp; roda dua yang semula dapat menampung 734 unit  menjadi 760 unit.
Faik juga mencatat desain terminal Bandara Sam Ratulangi Manado  mengkombinasikan konsep tradisional dan modern. Sentuhan tradisional  berupa motif batik Tarawesan Pareday yang tercipta dalam bentuk  geometris (pakarisan) yang menyerupai sebuah perulangan garis sebagai  representasi sebuah simbol gelombang kehidupan manusia yang hadir dari  dua arah, yaitu arah atas dan bawah.
Bandara Sam Ratulangi Manado terletak di lokasi strategis dan  menghubungkan ke berbagai destinasi wisata favorit wisatawan domestik  dan mancanegara seperti Bunaken, Danau Linow, Air Terjun Ratahan Telu,  Desa Woloan, dan Pantai Likupang. Faik memastikan, Angkasa Pura I  berkomitmen untuk mendukung pengembangan pariwisata secara berkelanjutan  di Provinsi Sulawesi Utara melalui penyediaan area promosi pariwisata  berupa panggung untuk pentas seni musik dan tarian daerah di ruang  tunggu.
Pada 2021, Bandara Sam Ratulangi Manado melayani 12.065 pergerakan  pesawat, dimana 11.672 diantaranya merupakan penerbangan domestik, dan  393 penerbangan internasional. Di tahun yang sama, Bandara Sam Ratulangi  Manado juga melayani 925.017 pergerakan penumpang, yang terdiri dari  906.916 penumpang domestik dan 18.101 penumpang internasional. Untuk  kargo, di tahun 2021 Bandara Sam Ratulangi Manado melayani 16.577 ton  kargo, yang terdiri dari 16.065 ton kargo domestik dan 511 ton kargo  internasional.</description><content:encoded>JAKARTA - Proyek pengembangan Bandara Sam Ratulangi Manado telah mencapai 99,20%. PT Angkasa Pura I (Persero) menargetkan pengembangan akan selesai pada akhir Februari 2022.
&amp;ldquo;Pengembangan Bandara Sam Ratulangi Manado memiliki tujuan untuk mendukung Destinasi Super Prioritas (DSP) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang di Provinsi Sulawesi Utara  secara berkelanjutan. Pengembangan Bandara Sam Ratulangi berfokus pada perluasan dan beautifikasi terminal eksisting, perluasan gedung terminal baru, serta penambahan sarana infrastruktur bandara,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, Senin (21/2/2022).
BACA JUGA:Proyek Bandara Kediri, Gudang Garam Tambah Modal Rp1 Triliun

Faik menjelaskan, perluasan terminal meliputi area check-in, boarding lounge, make-up area (untuk penanganan bagasi penumpang), penambahan unit toilet, serta beautifikasi area boarding lounge, check-in, dan lobby.
Sedangkan perluasan terminal baru, dilakukan melalui pembuatan area imigrasi, karantina, bea cukai dan boarding lounge keberangkatan dan kedatangan domestik serta internasional.
BACA JUGA:Proyek Bandara dan Jalan Tol Bikin Investasi Properti Meningkat 

&amp;ldquo;Pengembangan Bandara Sam Ratulangi Manado sekaligus meningkatkan  luas terminal penumpang dari hanya 26.481 meter persegi  dengan kapasitas 2,6 juta penumpang per tahun menjadi 57.296 meter persegi atau dapat menampung hingga 5,7 juta penumpang per tahun,&amp;rdquo; kata Faik.
Dari segi fasilitas, Bandara Sam Ratulangi Manado dilengkapi dengan fasilitas modern mulai dari penambahan aviobridge yang semula 4 unit menjadi 6 unit. Konter check-in dari 30 unit menjadi 45 unit.Sedangkan infrastruktur dilakukan perluasan akses jalan bandara, toll  gate, sewage treatment plant, perluasan water house, penambahan kolam  retensi &amp;amp; rain water tank dan perluasan area parkir yang semula  dapat menampung 350 kendaraan roda empat nantinya dapat menampung hingga  650 kendaraan &amp;amp; roda dua yang semula dapat menampung 734 unit  menjadi 760 unit.
Faik juga mencatat desain terminal Bandara Sam Ratulangi Manado  mengkombinasikan konsep tradisional dan modern. Sentuhan tradisional  berupa motif batik Tarawesan Pareday yang tercipta dalam bentuk  geometris (pakarisan) yang menyerupai sebuah perulangan garis sebagai  representasi sebuah simbol gelombang kehidupan manusia yang hadir dari  dua arah, yaitu arah atas dan bawah.
Bandara Sam Ratulangi Manado terletak di lokasi strategis dan  menghubungkan ke berbagai destinasi wisata favorit wisatawan domestik  dan mancanegara seperti Bunaken, Danau Linow, Air Terjun Ratahan Telu,  Desa Woloan, dan Pantai Likupang. Faik memastikan, Angkasa Pura I  berkomitmen untuk mendukung pengembangan pariwisata secara berkelanjutan  di Provinsi Sulawesi Utara melalui penyediaan area promosi pariwisata  berupa panggung untuk pentas seni musik dan tarian daerah di ruang  tunggu.
Pada 2021, Bandara Sam Ratulangi Manado melayani 12.065 pergerakan  pesawat, dimana 11.672 diantaranya merupakan penerbangan domestik, dan  393 penerbangan internasional. Di tahun yang sama, Bandara Sam Ratulangi  Manado juga melayani 925.017 pergerakan penumpang, yang terdiri dari  906.916 penumpang domestik dan 18.101 penumpang internasional. Untuk  kargo, di tahun 2021 Bandara Sam Ratulangi Manado melayani 16.577 ton  kargo, yang terdiri dari 16.065 ton kargo domestik dan 511 ton kargo  internasional.</content:encoded></item></channel></rss>
