<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi China Melambat Berdampak ke Indonesia</title><description>Abdurohman menyatakan bahwa perlambatan perekonomian China bisa berdampak ke Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/320/2550869/ekonomi-china-melambat-berdampak-ke-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/320/2550869/ekonomi-china-melambat-berdampak-ke-indonesia"/><item><title>Ekonomi China Melambat Berdampak ke Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/320/2550869/ekonomi-china-melambat-berdampak-ke-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/21/320/2550869/ekonomi-china-melambat-berdampak-ke-indonesia</guid><pubDate>Senin 21 Februari 2022 22:02 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/21/320/2550869/ekonomi-china-melambat-berdampak-ke-indonesia-Xuau6XJwEr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/21/320/2550869/ekonomi-china-melambat-berdampak-ke-indonesia-Xuau6XJwEr.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Abdurohman menyatakan bahwa  perlambatan perekonomian China bisa berdampak ke Indonesia.
&quot;Di 2021, tren ekonomi China terus mengalami perlambatan dari 8,3 persen year on year pada kuartal I 2021 menjadi 4 persen di kuartal IV, &quot; kata Abdurohman dikutip Antara di Jakarta, Senin (22/2/2022).
BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi RI 2023 Diprediksi Lebih Rendah dari Tahun Ini, Kok Bisa?

Salah satu faktor yang menurunkan kinerja perekonomian China ialah persoalan di sektor konstruksi dan real estat yang mengalami kontraksi cukup dalam.
&quot;Dan beberapa negara sudah mulai melakukan exit strategy atau exit policy. China saat ini malah mendorong ekonominya dengan melakukan stimulus moneter dengan menurunkan suku bunga,&quot; katanya.
Sebagai negara mitra dagang utama Indonesia, tren pelemahan perekonomian China berpotensi berdampak terhadap Indonesia.
BACA JUGA:Konflik Rusia-Ukraina, Apa Dampaknya ke Ekonomi RI?

Pada Januari 2021, ekspor Indonesia ke China mencapai 3,51 miliar dolar AS atau 19,25 persen dari total ekspor. Adapun impor dari China mencapai 5,85 miliar dolar AS atau 36,55 persen.Selain pelemahan perekonomian China, kondisi luar negeri lain yang mesti diantisipasi Indonesia ialah inflasi Amerika Serikat yang telah mencapai 7,5 persen atau menjadi inflasi tertinggi di Amerika Serikat dalam 4 tahun terakhir.
&quot;Ini yang men-trigger Amerika Serikat melakukan pengetatan kebijakan moneter dalam bentuk tapering off The Fed atau pengurangan pembelian aset dan meningkatkan suku bunga yang diperkirakan sampai lima kali di 2022. Dan kemudian, efeknya cukup besar adalah kontraksi balance sheet, ini yang kemungkinan besar akan masif dan agak mengkhawatirkan,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Abdurohman menyatakan bahwa  perlambatan perekonomian China bisa berdampak ke Indonesia.
&quot;Di 2021, tren ekonomi China terus mengalami perlambatan dari 8,3 persen year on year pada kuartal I 2021 menjadi 4 persen di kuartal IV, &quot; kata Abdurohman dikutip Antara di Jakarta, Senin (22/2/2022).
BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi RI 2023 Diprediksi Lebih Rendah dari Tahun Ini, Kok Bisa?

Salah satu faktor yang menurunkan kinerja perekonomian China ialah persoalan di sektor konstruksi dan real estat yang mengalami kontraksi cukup dalam.
&quot;Dan beberapa negara sudah mulai melakukan exit strategy atau exit policy. China saat ini malah mendorong ekonominya dengan melakukan stimulus moneter dengan menurunkan suku bunga,&quot; katanya.
Sebagai negara mitra dagang utama Indonesia, tren pelemahan perekonomian China berpotensi berdampak terhadap Indonesia.
BACA JUGA:Konflik Rusia-Ukraina, Apa Dampaknya ke Ekonomi RI?

Pada Januari 2021, ekspor Indonesia ke China mencapai 3,51 miliar dolar AS atau 19,25 persen dari total ekspor. Adapun impor dari China mencapai 5,85 miliar dolar AS atau 36,55 persen.Selain pelemahan perekonomian China, kondisi luar negeri lain yang mesti diantisipasi Indonesia ialah inflasi Amerika Serikat yang telah mencapai 7,5 persen atau menjadi inflasi tertinggi di Amerika Serikat dalam 4 tahun terakhir.
&quot;Ini yang men-trigger Amerika Serikat melakukan pengetatan kebijakan moneter dalam bentuk tapering off The Fed atau pengurangan pembelian aset dan meningkatkan suku bunga yang diperkirakan sampai lima kali di 2022. Dan kemudian, efeknya cukup besar adalah kontraksi balance sheet, ini yang kemungkinan besar akan masif dan agak mengkhawatirkan,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
