<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tinjau Pengisian Kendaraan Listrik, Jokowi: Prosesnya Cepat!</title><description>Jokowi), meninjau proses pengisian daya kendaraan listrik yang dilakukan oleh pengemudi Gojek di SPBU Pertamina MT Haryono,</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/22/320/2551376/tinjau-pengisian-kendaraan-listrik-jokowi-prosesnya-cepat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/22/320/2551376/tinjau-pengisian-kendaraan-listrik-jokowi-prosesnya-cepat"/><item><title>Tinjau Pengisian Kendaraan Listrik, Jokowi: Prosesnya Cepat!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/22/320/2551376/tinjau-pengisian-kendaraan-listrik-jokowi-prosesnya-cepat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/22/320/2551376/tinjau-pengisian-kendaraan-listrik-jokowi-prosesnya-cepat</guid><pubDate>Selasa 22 Februari 2022 17:53 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/22/320/2551376/tinjau-pengisian-kendaraan-listrik-jokowi-prosesnya-cepat-YeuxPK15iP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/22/320/2551376/tinjau-pengisian-kendaraan-listrik-jokowi-prosesnya-cepat-YeuxPK15iP.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), meninjau proses pengisian daya kendaraan listrik yang dilakukan oleh pengemudi Gojek di SPBU Pertamina MT Haryono, Selasa (22/2/2022).
Menurut Jokowi, proses pengisian daya kendaraan dengan metode swapping ini memudahkan pengguna karena prosesnya tidak memakan waktu lama.
BACA JUGA:Jokowi Ingin Indonesia Jadi Raja Produsen Kendaraan Listrik

&quot;Saya tadi sudah melihat juga bagaimana kendaraan mengecharge ke charger yang telah disiapkan memakan waktu yang tidak lama mengambil yang baru kemudian memasukkan yang lama,&quot; ujarnya.
Dia menuturkan, proses pengisian daya ini menjadi hal yang menarik minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik.
&quot;Karena lebih murah dan yang paling penting tidak menimbulkan polusi,&quot; imbuhnya.
BACA JUGA:Jokowi Akan Lantik Kepala Otorita IKN Nusantara Minggu Depan, Siapa yang Dipilih?

Adapun, pada tahun 2025, ditargetkan 2 juta kendaraan listrik meluncur ke jalanan dan bisa digunakan oleh masyarakat. Pihaknya mendorong agar ekosistem kendaraan listrik ini bisa berjalan dengan lancar, mulai dari hulu ke hilir.&quot;Dan kita harapkan sesuai dengan target kita nanti di 2030 untuk emisi karbon berada di angka 29% dan 2060 kita akan masuk ke emisi nol net zero carbon,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), meninjau proses pengisian daya kendaraan listrik yang dilakukan oleh pengemudi Gojek di SPBU Pertamina MT Haryono, Selasa (22/2/2022).
Menurut Jokowi, proses pengisian daya kendaraan dengan metode swapping ini memudahkan pengguna karena prosesnya tidak memakan waktu lama.
BACA JUGA:Jokowi Ingin Indonesia Jadi Raja Produsen Kendaraan Listrik

&quot;Saya tadi sudah melihat juga bagaimana kendaraan mengecharge ke charger yang telah disiapkan memakan waktu yang tidak lama mengambil yang baru kemudian memasukkan yang lama,&quot; ujarnya.
Dia menuturkan, proses pengisian daya ini menjadi hal yang menarik minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik.
&quot;Karena lebih murah dan yang paling penting tidak menimbulkan polusi,&quot; imbuhnya.
BACA JUGA:Jokowi Akan Lantik Kepala Otorita IKN Nusantara Minggu Depan, Siapa yang Dipilih?

Adapun, pada tahun 2025, ditargetkan 2 juta kendaraan listrik meluncur ke jalanan dan bisa digunakan oleh masyarakat. Pihaknya mendorong agar ekosistem kendaraan listrik ini bisa berjalan dengan lancar, mulai dari hulu ke hilir.&quot;Dan kita harapkan sesuai dengan target kita nanti di 2030 untuk emisi karbon berada di angka 29% dan 2060 kita akan masuk ke emisi nol net zero carbon,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
