<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mau Sukses Jualan Online, Yuk Simak Tips Auto Cuan dari Google</title><description>Jualan online semakin diminati masyarakat. Sebab, jualan online dinilai praktis karena tidak perlu menyewa tempat atau toko.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/22/455/2551205/mau-sukses-jualan-online-yuk-simak-tips-auto-cuan-dari-google</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/22/455/2551205/mau-sukses-jualan-online-yuk-simak-tips-auto-cuan-dari-google"/><item><title>Mau Sukses Jualan Online, Yuk Simak Tips Auto Cuan dari Google</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/22/455/2551205/mau-sukses-jualan-online-yuk-simak-tips-auto-cuan-dari-google</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/22/455/2551205/mau-sukses-jualan-online-yuk-simak-tips-auto-cuan-dari-google</guid><pubDate>Selasa 22 Februari 2022 14:16 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/22/455/2551205/mau-sukses-jualan-online-yuk-simak-tips-auto-cuan-dari-google-iMtPesneeV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips jualan online dari Google (Foto: CCM)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/22/455/2551205/mau-sukses-jualan-online-yuk-simak-tips-auto-cuan-dari-google-iMtPesneeV.jpg</image><title>Tips jualan online dari Google (Foto: CCM)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Jualan online semakin diminati masyarakat. Sebab, jualan online dinilai praktis karena tidak perlu menyewa tempat atau toko.
Head of Ads Marketing Google Indonesia Yolanda Sastra mengatakan, sepanjang tahun 2021 terjadi pergeseran dan kenaikan tren yang dilakukan masyarakat pada mesin pencari Google. Hal tersebut menurut Yolanda membuat pasar online di Indonesia menjadi lebih luas.
BACA JUGA:Penjualan Online Meroket 95%, Produk Kaus Rio Diekspor ke Korea hingga Riyad Arab

Namun menurutnya penting untuk masyarakat untuk dapat membaca arah pasar yang terjadi saat ini, salah satu indikator dari tren pencarian Google.
&quot;Pertama adalah refreshment and digital patch points, karena konsumer saat ini melakukan research dan mencari informasi dan semakin banyak yang berbelanja secara online, buat lah digital sebagai suatu yang core atau pusat dari marketing strategy,&quot; ujar Yolanda dalam media briefing YIS 2021, Selasa (22/2/2022).
BACA JUGA:Tips Jualan Online bagi Pemula di Tengah Pandemi, Dicoba Yuk! 

Selanjutnya yang kedua menurut Yolanda yang tidak kalah penting adalah memberikan informasi yang relevan sehingga membantu para konsumer memberikan produk yang terbaik.
&quot;Karena riset membuktikan bahwa konsumer akan lebih membeli brand yang terpercaya, be there as customers reevaluate options,&quot; sambung Yolanda.
Kemudian ketiga adalah menciptakan digital yang tetap terhubung dengan para customer. Sebab masih banyak masyarakat yang belum merasa aman jika harus melakukan aktivitasnya di luar rumah.Salah satu yang bisa di implementasikan untuk hal tersebut adalah  dengan menggelar acara launching produk secara virtual. Akhirnya  masyarakat tetap bisa mengetahui produk baru meski dengan keterbatasan  mobilitas.
&quot;Ke empat biarlah trust ini menjadi bagian yang integral dari brand  equity, karena konsumen mencari brand yang bisa mereka percaya,&quot; lanjut  Yolanda.
Terakhir menurutnya juga menjadi hal yang penting agar brand tersebut  memiliki nilai untuk membantu komunitas. Atau membantu agar dapat  berkontribusi dalam menangani perubahan iklim.
&quot;Itu yang saat ini konsumer cari, bukan sekedar brand yang baik untuk  mereka, tapi juga brand yang memiliki dampak yang positif bagi  komunitas dan bumi ini,&quot; pungkas Yolanda.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Jualan online semakin diminati masyarakat. Sebab, jualan online dinilai praktis karena tidak perlu menyewa tempat atau toko.
Head of Ads Marketing Google Indonesia Yolanda Sastra mengatakan, sepanjang tahun 2021 terjadi pergeseran dan kenaikan tren yang dilakukan masyarakat pada mesin pencari Google. Hal tersebut menurut Yolanda membuat pasar online di Indonesia menjadi lebih luas.
BACA JUGA:Penjualan Online Meroket 95%, Produk Kaus Rio Diekspor ke Korea hingga Riyad Arab

Namun menurutnya penting untuk masyarakat untuk dapat membaca arah pasar yang terjadi saat ini, salah satu indikator dari tren pencarian Google.
&quot;Pertama adalah refreshment and digital patch points, karena konsumer saat ini melakukan research dan mencari informasi dan semakin banyak yang berbelanja secara online, buat lah digital sebagai suatu yang core atau pusat dari marketing strategy,&quot; ujar Yolanda dalam media briefing YIS 2021, Selasa (22/2/2022).
BACA JUGA:Tips Jualan Online bagi Pemula di Tengah Pandemi, Dicoba Yuk! 

Selanjutnya yang kedua menurut Yolanda yang tidak kalah penting adalah memberikan informasi yang relevan sehingga membantu para konsumer memberikan produk yang terbaik.
&quot;Karena riset membuktikan bahwa konsumer akan lebih membeli brand yang terpercaya, be there as customers reevaluate options,&quot; sambung Yolanda.
Kemudian ketiga adalah menciptakan digital yang tetap terhubung dengan para customer. Sebab masih banyak masyarakat yang belum merasa aman jika harus melakukan aktivitasnya di luar rumah.Salah satu yang bisa di implementasikan untuk hal tersebut adalah  dengan menggelar acara launching produk secara virtual. Akhirnya  masyarakat tetap bisa mengetahui produk baru meski dengan keterbatasan  mobilitas.
&quot;Ke empat biarlah trust ini menjadi bagian yang integral dari brand  equity, karena konsumen mencari brand yang bisa mereka percaya,&quot; lanjut  Yolanda.
Terakhir menurutnya juga menjadi hal yang penting agar brand tersebut  memiliki nilai untuk membantu komunitas. Atau membantu agar dapat  berkontribusi dalam menangani perubahan iklim.
&quot;Itu yang saat ini konsumer cari, bukan sekedar brand yang baik untuk  mereka, tapi juga brand yang memiliki dampak yang positif bagi  komunitas dan bumi ini,&quot; pungkas Yolanda.</content:encoded></item></channel></rss>
