<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral! RI Penghasil Sawit Terbesar Dunia tapi Warganya Antre Minyak Goreng 2 Liter, Begini Penampakannya</title><description>Viral video warga mengantre minyak goreng murah. Ribuan warga di Kuningan berdesakan abaikan protokol kesehatan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/23/320/2551628/viral-ri-penghasil-sawit-terbesar-dunia-tapi-warganya-antre-minyak-goreng-2-liter-begini-penampakannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/23/320/2551628/viral-ri-penghasil-sawit-terbesar-dunia-tapi-warganya-antre-minyak-goreng-2-liter-begini-penampakannya"/><item><title>Viral! RI Penghasil Sawit Terbesar Dunia tapi Warganya Antre Minyak Goreng 2 Liter, Begini Penampakannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/23/320/2551628/viral-ri-penghasil-sawit-terbesar-dunia-tapi-warganya-antre-minyak-goreng-2-liter-begini-penampakannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/23/320/2551628/viral-ri-penghasil-sawit-terbesar-dunia-tapi-warganya-antre-minyak-goreng-2-liter-begini-penampakannya</guid><pubDate>Rabu 23 Februari 2022 09:29 WIB</pubDate><dc:creator>MNC Portal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/23/320/2551628/viral-ri-penghasil-sawit-terbesar-dunia-tapi-warganya-antre-minyak-goreng-2-liter-begini-penampakannya-tLizRr29Qy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Antrean minyak goreng murah (Foto: TikTok)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/23/320/2551628/viral-ri-penghasil-sawit-terbesar-dunia-tapi-warganya-antre-minyak-goreng-2-liter-begini-penampakannya-tLizRr29Qy.jpg</image><title>Antrean minyak goreng murah (Foto: TikTok)</title></images><description>JAKARTA - Viral video warga mengantre minyak goreng murah. Ribuan warga di Kuningan berdesakan abaikan protokol kesehatan demi mendapatkan 2 liter minyak goreng kemasan.
Warga ramai-ramai mendatangi operasi pasar minyak goreng yang digelar oleh Bulog Cirebon bekerja sama dengan Pemkab Kuningan. Alhasil 7.000 liter minyak goreng murah habis dalam waktu 2 jam saja.
BACA JUGA:Ombudsman Temukan Masalah Besar Minyak Goreng, Tak Patuh HET hingga Penyusupan Kuota

Dalam video yang beredar di tiktok, warga mengantre panjang di komplek Taman Kota Kuningan. Masyarakat di Kuningan berdesakan dan mengabaikan Prokes.
Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Kuningan, Acep Purnama, ada sebanyak 32 ribu liter minyak goreng kemasan yang disediakan oleh Bulog Cirebon yang akan digelontorkan pada operasi pasar minyak goreng di Kabupaten Kuningan.
BACA JUGA:Mendag: Saya Akan Tuntut Spekulan Minyak Goreng yang Lawan Hukum

&quot;Ada sejumlah  titik yang dijadikan lokasi operasi pasar minyak goreng, diantaranya di  Taman Kota, serta pasar tradisional lainnya,&quot; katanya, Rabu (23/2/2022).
Adanya operasi pasar minyak goreng semacam ini disambut hangat oleh masyarakat. Pasalnya, selama ini masyarakat kesulitan mendapatkan minyak goreng murah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8yMi8xLzE0NTI4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Mamun di sisi lain, bagi para pedagang yang kerap menggunakan minyak  goreng, masih kurang jika hanya mendapatkan dua liter minyak goreng  kemasan.
&quot;Saya berharap pemerintah terus gencar melakukan operasi pasar,&quot; ujar Aris warga sekitar.
Meski warga yang antri mengenakan masker namun abai terhadap Prokes  dengan berdesakan tanpa ada jarak, antusias warga untuk mendapatkan   minyak goreng kemasan seharga Rp14 ribu per liter ini pun menjadikan  dalam waktu 2 jam meludeskan sebanyak 7.000 liter minyak goreng yang  disediakan.
Masyarakat berharap, operasi pasar minyak goreng yang digelar oleh  Bulog Cirebon bekerja sama dengan Pemkab Kuningan akan terus dilakukan  untuk kedepannya. Sehingga masyarakat tidak kesulitan lagi mendapatkan  minyak goreng.</description><content:encoded>JAKARTA - Viral video warga mengantre minyak goreng murah. Ribuan warga di Kuningan berdesakan abaikan protokol kesehatan demi mendapatkan 2 liter minyak goreng kemasan.
Warga ramai-ramai mendatangi operasi pasar minyak goreng yang digelar oleh Bulog Cirebon bekerja sama dengan Pemkab Kuningan. Alhasil 7.000 liter minyak goreng murah habis dalam waktu 2 jam saja.
BACA JUGA:Ombudsman Temukan Masalah Besar Minyak Goreng, Tak Patuh HET hingga Penyusupan Kuota

Dalam video yang beredar di tiktok, warga mengantre panjang di komplek Taman Kota Kuningan. Masyarakat di Kuningan berdesakan dan mengabaikan Prokes.
Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Kuningan, Acep Purnama, ada sebanyak 32 ribu liter minyak goreng kemasan yang disediakan oleh Bulog Cirebon yang akan digelontorkan pada operasi pasar minyak goreng di Kabupaten Kuningan.
BACA JUGA:Mendag: Saya Akan Tuntut Spekulan Minyak Goreng yang Lawan Hukum

&quot;Ada sejumlah  titik yang dijadikan lokasi operasi pasar minyak goreng, diantaranya di  Taman Kota, serta pasar tradisional lainnya,&quot; katanya, Rabu (23/2/2022).
Adanya operasi pasar minyak goreng semacam ini disambut hangat oleh masyarakat. Pasalnya, selama ini masyarakat kesulitan mendapatkan minyak goreng murah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8yMi8xLzE0NTI4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Mamun di sisi lain, bagi para pedagang yang kerap menggunakan minyak  goreng, masih kurang jika hanya mendapatkan dua liter minyak goreng  kemasan.
&quot;Saya berharap pemerintah terus gencar melakukan operasi pasar,&quot; ujar Aris warga sekitar.
Meski warga yang antri mengenakan masker namun abai terhadap Prokes  dengan berdesakan tanpa ada jarak, antusias warga untuk mendapatkan   minyak goreng kemasan seharga Rp14 ribu per liter ini pun menjadikan  dalam waktu 2 jam meludeskan sebanyak 7.000 liter minyak goreng yang  disediakan.
Masyarakat berharap, operasi pasar minyak goreng yang digelar oleh  Bulog Cirebon bekerja sama dengan Pemkab Kuningan akan terus dilakukan  untuk kedepannya. Sehingga masyarakat tidak kesulitan lagi mendapatkan  minyak goreng.</content:encoded></item></channel></rss>
