<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap! Ini Biang Kerok Minyak Goreng Langka</title><description>Kelangkaan minyak goreng yang terjadi belakangan ini karena adanya  pembatasan stok yang diberikan distributor kepada toko ritel.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/23/320/2551650/terungkap-ini-biang-kerok-minyak-goreng-langka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/23/320/2551650/terungkap-ini-biang-kerok-minyak-goreng-langka"/><item><title>Terungkap! Ini Biang Kerok Minyak Goreng Langka</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/23/320/2551650/terungkap-ini-biang-kerok-minyak-goreng-langka</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/23/320/2551650/terungkap-ini-biang-kerok-minyak-goreng-langka</guid><pubDate>Rabu 23 Februari 2022 10:08 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/23/320/2551650/terungkap-ini-biang-kerok-minyak-goreng-langka-v89HPJ0UI9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyebab minyak goreng murah langka (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/23/320/2551650/terungkap-ini-biang-kerok-minyak-goreng-langka-v89HPJ0UI9.jpg</image><title>Penyebab minyak goreng murah langka (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Kelangkaan minyak goreng yang terjadi belakangan ini karena adanya pembatasan stok yang diberikan distributor kepada toko ritel. Hal ini diungkapkan Lembaga Negara Pengawas Pelayanan Publik Ombudsman RI.
BACA JUGA:Polemik Minyak Goreng Mahal dan Langka, UMKM Ikut Teriak: Tolong

&quot;Yang terjadi di ritel-ritel maupun pasar tradisional masih ada pembatasan stok, itu artinya distributor membatasi ke agen, agen batasi ke ritel,&quot; ungkap Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika dikutip Rabu (23/2/2022).
Selain itu, ada dugaan pedagang selama ini yang berasumsi bahwa pihak distributor lebih memilih industri yang mampu membeli lebih mahal, diendus juga oleh tim Ombudsman RI.
BACA JUGA:Ombudsman Temukan Masalah Besar Minyak Goreng, Tak Patuh HET hingga Penyusupan Kuota

&quot;Kami menduga ada upaya dari distributor yang malah lebih memilih memberikan produksi minyak gorengnya ke pihak industri yang bisa membeli dengan harga mahal dibandingkan menjual ke masyarakat tapi dengan HET,&quot; ujar Yeka.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8yMi8xLzE0NTI3My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Bisa saja perusahaan minyak goreng ini mengutamakan konsumen  industri yang berikan harga lebih tinggi. Akhirnya yang jadi masalah  adalah balik lagi semua ke masyarakat yang tidak bisa mendapatkan stok  minyak goreng,&quot; lanjutnya.
Yeka menyebut, dugaan ini terjadi di beberapa provinsi, mulai dari  Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jambi, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara  Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua.</description><content:encoded>JAKARTA - Kelangkaan minyak goreng yang terjadi belakangan ini karena adanya pembatasan stok yang diberikan distributor kepada toko ritel. Hal ini diungkapkan Lembaga Negara Pengawas Pelayanan Publik Ombudsman RI.
BACA JUGA:Polemik Minyak Goreng Mahal dan Langka, UMKM Ikut Teriak: Tolong

&quot;Yang terjadi di ritel-ritel maupun pasar tradisional masih ada pembatasan stok, itu artinya distributor membatasi ke agen, agen batasi ke ritel,&quot; ungkap Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika dikutip Rabu (23/2/2022).
Selain itu, ada dugaan pedagang selama ini yang berasumsi bahwa pihak distributor lebih memilih industri yang mampu membeli lebih mahal, diendus juga oleh tim Ombudsman RI.
BACA JUGA:Ombudsman Temukan Masalah Besar Minyak Goreng, Tak Patuh HET hingga Penyusupan Kuota

&quot;Kami menduga ada upaya dari distributor yang malah lebih memilih memberikan produksi minyak gorengnya ke pihak industri yang bisa membeli dengan harga mahal dibandingkan menjual ke masyarakat tapi dengan HET,&quot; ujar Yeka.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8yMi8xLzE0NTI3My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Bisa saja perusahaan minyak goreng ini mengutamakan konsumen  industri yang berikan harga lebih tinggi. Akhirnya yang jadi masalah  adalah balik lagi semua ke masyarakat yang tidak bisa mendapatkan stok  minyak goreng,&quot; lanjutnya.
Yeka menyebut, dugaan ini terjadi di beberapa provinsi, mulai dari  Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jambi, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara  Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua.</content:encoded></item></channel></rss>
