<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berkah Batu Bara, ITMG Kantongi Pendapatan Rp29,8 Triliun di 2021</title><description>PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatatkan pendapatan menjadi USD2,07 miliar atau setara Rp29,8 triliun hingga akhir 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/24/278/2552374/berkah-batu-bara-itmg-kantongi-pendapatan-rp29-8-triliun-di-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/24/278/2552374/berkah-batu-bara-itmg-kantongi-pendapatan-rp29-8-triliun-di-2021"/><item><title>Berkah Batu Bara, ITMG Kantongi Pendapatan Rp29,8 Triliun di 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/24/278/2552374/berkah-batu-bara-itmg-kantongi-pendapatan-rp29-8-triliun-di-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/24/278/2552374/berkah-batu-bara-itmg-kantongi-pendapatan-rp29-8-triliun-di-2021</guid><pubDate>Kamis 24 Februari 2022 13:20 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/24/278/2552374/berkah-batu-bara-itmg-kantongi-pendapatan-rp29-8-triliun-di-2021-5twVvxDXOn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ITMG alami kenaikan pendapatan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/24/278/2552374/berkah-batu-bara-itmg-kantongi-pendapatan-rp29-8-triliun-di-2021-5twVvxDXOn.jpg</image><title>ITMG alami kenaikan pendapatan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatatkan pendapatan menjadi USD2,07 miliar atau setara Rp29,8 triliun hingga akhir 2021 (kurs Rp14.355 per dolar AS). Emiten tambang batu bara ini  membukukan peningkatan  Pendapatan tersebut melonjak 75,19% dari USD1,18 miliar di akhir 2020.
Berdasarkan laporan keuangan di keterbukaan informasi BEI, dikutip Kamis (24/2/2022), hingga akhir Desember 2021, ITMG mencatatkan peningkatan jumlah aset menjadi USD1,66 miliar, dari USD1,15 miliar di akhir 2020. Jumlah aset ini meningkat 43,8%.
BACA JUGA:Indo Tambangraya Megah (ITMG) Bakal Alihkan 33,36 Juta Saham

Direktur ITMG Junius Prakasa Darmawan mengatakan, meningkatnya total aset perseroan ini terutama disebabkan meningkatnya pendapatan perusahaan.
&quot;Meningkatnya aset sebagai akibat dari naiknya harga pasar batu bara, sehingga berdampak pada meningkatnya kas dan setara kas, serta bertambahnya piutang usaha,&quot; ujar Junius dalam keterangannya, dikutip Kamis (24/2/2022).
BACA JUGA:IHSG Sesi I Melemah ke 6.680, Asing Jual Saham ITMG-LPPF

Selain aset, total liabilitas perseroan di akhir 2021 juga meningkat 48,8% menjadi USD464,6 juta, dari USD312,3 juta di 2020.
Menurut Junius, meningkatnya liabilitas ini disebabkan penambahan utang usaha pihak ketiga, liabilitas derivatif, dan utang pajak-pajak penghasilan badan. Jumlah ekuitas perseroan juga turut naik di akhir 2021 menjadi USD1,2 miliar, dari USD846 juta di akhir 2020.Pendapatan perseroan juga sebagian besar diperoleh dari penjualan  batu bara ke pihak ketiga yang mencapai USD2,01 miliar. Adapun penjualan  batu bara ke pihak berelasi selama 2021 tercatat sebesar USD54,19 juta.
Meningkatnya pendapatan perseroan juga turut mengerek beban pokok  pendapatan menjadi USD1,16 miliar sepanjang 2021, dari USD986 juta pada  2020. Beban pokok pendapatan ini naik 17,65% secara tahunan atau  year-on-year (yoy).
Meski beban pokok pendapatan naik, laba kotor perseroan tercatat  melesat 360,2 persen menjadi USD916,5 juta, dari USD199,15 juta secara  tahunan.
Melesatnya laba kotor tersebut turut mengerek laba tahun berjalan  yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk ITMG dari USD39,46  juta, menjadi USD475,4 juta atau setara Rp6,82 triliun pada 2021.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatatkan pendapatan menjadi USD2,07 miliar atau setara Rp29,8 triliun hingga akhir 2021 (kurs Rp14.355 per dolar AS). Emiten tambang batu bara ini  membukukan peningkatan  Pendapatan tersebut melonjak 75,19% dari USD1,18 miliar di akhir 2020.
Berdasarkan laporan keuangan di keterbukaan informasi BEI, dikutip Kamis (24/2/2022), hingga akhir Desember 2021, ITMG mencatatkan peningkatan jumlah aset menjadi USD1,66 miliar, dari USD1,15 miliar di akhir 2020. Jumlah aset ini meningkat 43,8%.
BACA JUGA:Indo Tambangraya Megah (ITMG) Bakal Alihkan 33,36 Juta Saham

Direktur ITMG Junius Prakasa Darmawan mengatakan, meningkatnya total aset perseroan ini terutama disebabkan meningkatnya pendapatan perusahaan.
&quot;Meningkatnya aset sebagai akibat dari naiknya harga pasar batu bara, sehingga berdampak pada meningkatnya kas dan setara kas, serta bertambahnya piutang usaha,&quot; ujar Junius dalam keterangannya, dikutip Kamis (24/2/2022).
BACA JUGA:IHSG Sesi I Melemah ke 6.680, Asing Jual Saham ITMG-LPPF

Selain aset, total liabilitas perseroan di akhir 2021 juga meningkat 48,8% menjadi USD464,6 juta, dari USD312,3 juta di 2020.
Menurut Junius, meningkatnya liabilitas ini disebabkan penambahan utang usaha pihak ketiga, liabilitas derivatif, dan utang pajak-pajak penghasilan badan. Jumlah ekuitas perseroan juga turut naik di akhir 2021 menjadi USD1,2 miliar, dari USD846 juta di akhir 2020.Pendapatan perseroan juga sebagian besar diperoleh dari penjualan  batu bara ke pihak ketiga yang mencapai USD2,01 miliar. Adapun penjualan  batu bara ke pihak berelasi selama 2021 tercatat sebesar USD54,19 juta.
Meningkatnya pendapatan perseroan juga turut mengerek beban pokok  pendapatan menjadi USD1,16 miliar sepanjang 2021, dari USD986 juta pada  2020. Beban pokok pendapatan ini naik 17,65% secara tahunan atau  year-on-year (yoy).
Meski beban pokok pendapatan naik, laba kotor perseroan tercatat  melesat 360,2 persen menjadi USD916,5 juta, dari USD199,15 juta secara  tahunan.
Melesatnya laba kotor tersebut turut mengerek laba tahun berjalan  yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk ITMG dari USD39,46  juta, menjadi USD475,4 juta atau setara Rp6,82 triliun pada 2021.</content:encoded></item></channel></rss>
