<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembangunan IKN Nusantara Dimulai dari Reboisasi, Usung Konsep Future Smart Forest City</title><description>Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan menjadi representasi bangsa yang unggul dengan mewujudkan smart city (kota pintar).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/24/470/2552217/pembangunan-ikn-nusantara-dimulai-dari-reboisasi-usung-konsep-future-smart-forest-city</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/24/470/2552217/pembangunan-ikn-nusantara-dimulai-dari-reboisasi-usung-konsep-future-smart-forest-city"/><item><title>Pembangunan IKN Nusantara Dimulai dari Reboisasi, Usung Konsep Future Smart Forest City</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/24/470/2552217/pembangunan-ikn-nusantara-dimulai-dari-reboisasi-usung-konsep-future-smart-forest-city</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/24/470/2552217/pembangunan-ikn-nusantara-dimulai-dari-reboisasi-usung-konsep-future-smart-forest-city</guid><pubDate>Kamis 24 Februari 2022 09:05 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/24/470/2552217/pembangunan-ikn-nusantara-dimulai-dari-reboisasi-usung-konsep-future-smart-forest-city-NUJqZzHhWj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan IKN dimulai dari reboisasi (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/24/470/2552217/pembangunan-ikn-nusantara-dimulai-dari-reboisasi-usung-konsep-future-smart-forest-city-NUJqZzHhWj.jpg</image><title>Pembangunan IKN dimulai dari reboisasi (Foto: PUPR)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan menjadi representasi bangsa yang unggul dengan mewujudkan smart city (kota pintar). IKN akan menjadi kota modern berkelanjutan serta memiliki standar internasional sehingga menjadi contoh bagi pembangunan kota-kota lain di Indonesia.
Nantinya IKN Nusantara akan memiliki 70% area hijau, 80% transportasi publik, dan pengurangan suhu 2 derajat. Jarak tempuh dari satu tempat ke tempat lainnya di komplek IKN diprediksi hanya membutuhkan waktu 10 menit. Sehingga IKN akan menjadi kota inklusif, terbuka, dan ramah bagi seluruh kalangan masyarakat untuk hidup berdampingan.
BACA JUGA:Mimpi Jokowi Bangun IKN Nusantara: Ingin Warga Hidup Rukun

Menteri Basuki menjelaskan IKN akan dibangun secara bertahap hingga tahun 2045 dengan mengusung konsep Future Smart Forest City of Indonesia sehingga tetap memperhatikan aspek lingkungan. Pada tahap awal tahun 2022-2024, pembangunan yang akan mulai dikerjakan Kementerian PUPR tahun ini adalah Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) seluas 6.671 hektar.
&amp;ldquo;KIPP terbagi dalam 3 klaster yaitu pemerintahan inti, pemerintahan pendidikan, dan pemerintahan kesehatan. Area yang akan dibangun hanya 24,5% (1.633 Ha) dari seluruh KIPP (6.671 Ha), selebihnya 75,5% (5.038 Ha) akan dimanfaatkan sebagai area hijau,&amp;rdquo; kata  Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Kamis (24/2/2022).
BACA JUGA:Ada Tempat Khusus untuk Presiden, Bisa Rapat di Bawah Pohon IKN! Nyoman Nuarta Bocorkan Konsepnya

Menteri Basuki mengatakan sebelum pembangunan infrastruktur dasar, pembangunan IKN akan diawali oleh upaya revitalisasi dan reboisasi hutan terlebih dahulu.
&quot;Kami sekarang sedang merevitalisasi hutan di kawasan IKN. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR dan Dirjen Kehutanan sedang di lapangan untuk mempercepat nursery (pembibitan pohon),&amp;rdquo; sambung Menteri Basuki.Adapun infrastruktur prioritas yang akan dibangun oleh Kementerian  PUPR antara lain Istana Kepresidenan, Masjid Negara, perkantoran  Kementerian/Lembaga, penataan Kawasan Sumbu Kebangsaan dan Tripraja,  hunian ASN, jalan akses dan jalan lingkungan tahap awal, serta  infrastruktur dasar permukiman seperti penyediaan air baku melalui  Bendungan Sepaku Semoi dan beberapa bendungan lainnya.
Dengan telah disahkannya UU IKN, Menteri Basuki berharap seluruh  masyarakat dapat memberikan dukungan agar Kementerian PUPR beserta  stakeholder lainnya dapat membangun IKN dengan baik sesuai dengan 3  pilar visi IKN yaitu mencerminkan identitas nasional, menjamin  keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta mewujudkan kota  cerdas, modern, dan berstandar internasional.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan menjadi representasi bangsa yang unggul dengan mewujudkan smart city (kota pintar). IKN akan menjadi kota modern berkelanjutan serta memiliki standar internasional sehingga menjadi contoh bagi pembangunan kota-kota lain di Indonesia.
Nantinya IKN Nusantara akan memiliki 70% area hijau, 80% transportasi publik, dan pengurangan suhu 2 derajat. Jarak tempuh dari satu tempat ke tempat lainnya di komplek IKN diprediksi hanya membutuhkan waktu 10 menit. Sehingga IKN akan menjadi kota inklusif, terbuka, dan ramah bagi seluruh kalangan masyarakat untuk hidup berdampingan.
BACA JUGA:Mimpi Jokowi Bangun IKN Nusantara: Ingin Warga Hidup Rukun

Menteri Basuki menjelaskan IKN akan dibangun secara bertahap hingga tahun 2045 dengan mengusung konsep Future Smart Forest City of Indonesia sehingga tetap memperhatikan aspek lingkungan. Pada tahap awal tahun 2022-2024, pembangunan yang akan mulai dikerjakan Kementerian PUPR tahun ini adalah Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) seluas 6.671 hektar.
&amp;ldquo;KIPP terbagi dalam 3 klaster yaitu pemerintahan inti, pemerintahan pendidikan, dan pemerintahan kesehatan. Area yang akan dibangun hanya 24,5% (1.633 Ha) dari seluruh KIPP (6.671 Ha), selebihnya 75,5% (5.038 Ha) akan dimanfaatkan sebagai area hijau,&amp;rdquo; kata  Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Kamis (24/2/2022).
BACA JUGA:Ada Tempat Khusus untuk Presiden, Bisa Rapat di Bawah Pohon IKN! Nyoman Nuarta Bocorkan Konsepnya

Menteri Basuki mengatakan sebelum pembangunan infrastruktur dasar, pembangunan IKN akan diawali oleh upaya revitalisasi dan reboisasi hutan terlebih dahulu.
&quot;Kami sekarang sedang merevitalisasi hutan di kawasan IKN. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR dan Dirjen Kehutanan sedang di lapangan untuk mempercepat nursery (pembibitan pohon),&amp;rdquo; sambung Menteri Basuki.Adapun infrastruktur prioritas yang akan dibangun oleh Kementerian  PUPR antara lain Istana Kepresidenan, Masjid Negara, perkantoran  Kementerian/Lembaga, penataan Kawasan Sumbu Kebangsaan dan Tripraja,  hunian ASN, jalan akses dan jalan lingkungan tahap awal, serta  infrastruktur dasar permukiman seperti penyediaan air baku melalui  Bendungan Sepaku Semoi dan beberapa bendungan lainnya.
Dengan telah disahkannya UU IKN, Menteri Basuki berharap seluruh  masyarakat dapat memberikan dukungan agar Kementerian PUPR beserta  stakeholder lainnya dapat membangun IKN dengan baik sesuai dengan 3  pilar visi IKN yaitu mencerminkan identitas nasional, menjamin  keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta mewujudkan kota  cerdas, modern, dan berstandar internasional.</content:encoded></item></channel></rss>
