<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Tanpa TKA, JK Ungkap Proyek PLTA Rp17 Triliun Beres Dibantu Lulusan STM! Digaji Rp100 Juta</title><description>Peran lulusan STM dalam proyek PLTA yang diresmikan hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/25/320/2553113/tanpa-tka-jk-ungkap-proyek-plta-rp17-triliun-beres-dibantu-lulusan-stm-digaji-rp100-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/25/320/2553113/tanpa-tka-jk-ungkap-proyek-plta-rp17-triliun-beres-dibantu-lulusan-stm-digaji-rp100-juta"/><item><title> Tanpa TKA, JK Ungkap Proyek PLTA Rp17 Triliun Beres Dibantu Lulusan STM! Digaji Rp100 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/25/320/2553113/tanpa-tka-jk-ungkap-proyek-plta-rp17-triliun-beres-dibantu-lulusan-stm-digaji-rp100-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/25/320/2553113/tanpa-tka-jk-ungkap-proyek-plta-rp17-triliun-beres-dibantu-lulusan-stm-digaji-rp100-juta</guid><pubDate>Jum'at 25 Februari 2022 16:06 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/25/320/2553113/tanpa-tka-jk-ungkap-proyek-plta-rp17-triliun-beres-dibantu-lulusan-stm-digaji-rp100-juta-OBobLZAXAR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">JK soal PLTA Rp17 Triliun (Foto: Dokumen PLN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/25/320/2553113/tanpa-tka-jk-ungkap-proyek-plta-rp17-triliun-beres-dibantu-lulusan-stm-digaji-rp100-juta-OBobLZAXAR.jpg</image><title>JK soal PLTA Rp17 Triliun (Foto: Dokumen PLN)</title></images><description>JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan peran lulusan STM dalam proyek PLTA yang diresmikan hari ini.

Dua proyek PLTA ini senilai Rp17 triliun yaitu PLTA Poso dan Malea yang diresmikan Presiden Joko Widodo.

Dua PLTA milik keluarga JK a ini mempunyai total kapasitas 605 MW ini mendorong keandalan listrik di Sulawesi berbasis energi bersih.

Jusuf Kalla bercerita tentang bagaimana pembangunan PLTA ini berjalan. Dia mengakui, tidak mudah mencari pekerja yang kualifikasinya sesuai.

&quot;Turbin itu beratnya 80 ton, bagaimana memasangnya, satu mili pun tidak boleh salah, karena kalau begitu, rusak dia,&quot; ujar JK dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (25/2/2022).

Baca Juga: Jokowi Resmikan PLTA Poso Energy dan Malea Energy Rp17 Triliun


JK kemudian meminta bantuan PT Wijaya Karya untuk membantu pembangunan ini, namun hasilnya nihil. Tapi akhirnya, dia bertemu dengan tim lulusan STM asal Sukabumi.

Ternyata, tim ini mampu melakukan pekerjaan sulit dengan tepat dan presisi. &quot;Mereka dapat memasang itu dengan presisi luar biasa. Mereka ijazah STM gajinya hampir Rp100 juta, karena kemampuan itu,&quot; ujar JK.

JK mengatakan, potensi SDM yang dimiliki Indonesia sebenarnya menjanjikan jika mendapat perhatian khusus.

&quot;Kalau di Jawa, umumnya orang asing yang kerja, orang Jepang, China. Di sini orang Sukabumi, Pak. Bukan insinyur. Jadi luar biasa potensi kita sebenarnya kalau dikumpul,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan peran lulusan STM dalam proyek PLTA yang diresmikan hari ini.

Dua proyek PLTA ini senilai Rp17 triliun yaitu PLTA Poso dan Malea yang diresmikan Presiden Joko Widodo.

Dua PLTA milik keluarga JK a ini mempunyai total kapasitas 605 MW ini mendorong keandalan listrik di Sulawesi berbasis energi bersih.

Jusuf Kalla bercerita tentang bagaimana pembangunan PLTA ini berjalan. Dia mengakui, tidak mudah mencari pekerja yang kualifikasinya sesuai.

&quot;Turbin itu beratnya 80 ton, bagaimana memasangnya, satu mili pun tidak boleh salah, karena kalau begitu, rusak dia,&quot; ujar JK dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (25/2/2022).

Baca Juga: Jokowi Resmikan PLTA Poso Energy dan Malea Energy Rp17 Triliun


JK kemudian meminta bantuan PT Wijaya Karya untuk membantu pembangunan ini, namun hasilnya nihil. Tapi akhirnya, dia bertemu dengan tim lulusan STM asal Sukabumi.

Ternyata, tim ini mampu melakukan pekerjaan sulit dengan tepat dan presisi. &quot;Mereka dapat memasang itu dengan presisi luar biasa. Mereka ijazah STM gajinya hampir Rp100 juta, karena kemampuan itu,&quot; ujar JK.

JK mengatakan, potensi SDM yang dimiliki Indonesia sebenarnya menjanjikan jika mendapat perhatian khusus.

&quot;Kalau di Jawa, umumnya orang asing yang kerja, orang Jepang, China. Di sini orang Sukabumi, Pak. Bukan insinyur. Jadi luar biasa potensi kita sebenarnya kalau dikumpul,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
