<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Basuki Lanjutkan Bangun Ribuan Jembatan Gantung di Indonesia</title><description>Pembangunan infrastruktur kerakyatan terus dilanjutkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/01/470/2554631/menteri-basuki-lanjutkan-bangun-ribuan-jembatan-gantung-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/01/470/2554631/menteri-basuki-lanjutkan-bangun-ribuan-jembatan-gantung-di-indonesia"/><item><title>Menteri Basuki Lanjutkan Bangun Ribuan Jembatan Gantung di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/01/470/2554631/menteri-basuki-lanjutkan-bangun-ribuan-jembatan-gantung-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/01/470/2554631/menteri-basuki-lanjutkan-bangun-ribuan-jembatan-gantung-di-indonesia</guid><pubDate>Selasa 01 Maret 2022 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/01/470/2554631/menteri-basuki-lanjutkan-bangun-ribuan-jembatan-gantung-di-indonesia-nCCffpIAKc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono lanjutkan pembangunan infrastuktur (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/01/470/2554631/menteri-basuki-lanjutkan-bangun-ribuan-jembatan-gantung-di-indonesia-nCCffpIAKc.jpg</image><title>Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono lanjutkan pembangunan infrastuktur (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pembangunan infrastruktur kerakyatan terus dilanjutkan. Teranyar, infrastruktur jembatan Air Lontar yang menghubungkan Kecamatan Pengandonan dengan Kecamatan Muara Jaya di Sumatera Selatan, diharapkan kegiatan ekonomi di daerah sekitar dapat terus tumbuh dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.
&quot;Ini membuktikan bahwa pada masa Pemerintah Presiden Joko Widodo tidak hanya membangun infrastruktur-infrastruktur besar seperti jalan nasional, jalan tol, bendungan, tetapi juga infrastruktur kemasyarakatan terus kita lanjutkan, termasuk jembatan gantung yang sudah ribuan kita bangun di seluruh Indonesia,&quot; kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Selasa (1/3/2022).
BACA JUGA:BUMN Bangun Infrastruktur hingga Pendanaan Dukung Ekonomi Digital

Pembangunan Jembatan Air Lontar merupakan prakarsa Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemerintah Kabupaten OKU yang didukung Kementerian PUPR pada bangunan atas berupa 2 rangka jembatan tipe B sepanjang 40 meter dan 50 meter dengan total biaya Rp9,8 miliar. Dari sisi produksi, keseluruhan proses produksi menggunakan produk dalam negeri, mulai dari struktur baja hingga tenaga kerja.
BACA JUGA:Daftar Infrastruktur Baru di Bali Sambut KTT G20

Jembatan Air Lontar membentang di atas Sungai Muara Laham dan Sungai Ogan dengan panjang bentang 90 meter dan lebar 6 meter. Sebelum beroperasi, jembatan ini telah melalui uji beban statik dan dinamik oleh Pemerintah Daerah yang selanjutnya dilakukan uji loading dan tes sesuai prosedur oleh Kementerian PUPR.Menteri Basuki juga memerintahkan kepada Balai Besar Wilayah Sungai  (BBWS) Sumatera VIII untuk melakukan survei pada daerah irigasi lahan  pertanian yang airnya bersumber dari Sungai Muara Laham dan Sungai Ogan  untuk dilakukan perbaikan irigasi sesuai dengan usulan masyarakat.
Menurut dia, tahun ini akan dikerjakan desain dilanjutkan pembangunan  bendung pada 2023 sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk  mengairi sawah - sawah milik petani.
&quot;Tadi saya lihat dari helikopter begitu bagusnya tanaman padi di sini  dan kualitas airnya yang membuktikan bahwa daerah aliran sungai ini  masih terjaga dengan baik. Sekali lagi, dengan niat ibadah untuk  memperbaiki irigasinya sehingga bisa menanam minimal 2 kali dalam  setahun,&quot; kata Menteri PUPR.</description><content:encoded>JAKARTA - Pembangunan infrastruktur kerakyatan terus dilanjutkan. Teranyar, infrastruktur jembatan Air Lontar yang menghubungkan Kecamatan Pengandonan dengan Kecamatan Muara Jaya di Sumatera Selatan, diharapkan kegiatan ekonomi di daerah sekitar dapat terus tumbuh dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.
&quot;Ini membuktikan bahwa pada masa Pemerintah Presiden Joko Widodo tidak hanya membangun infrastruktur-infrastruktur besar seperti jalan nasional, jalan tol, bendungan, tetapi juga infrastruktur kemasyarakatan terus kita lanjutkan, termasuk jembatan gantung yang sudah ribuan kita bangun di seluruh Indonesia,&quot; kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Selasa (1/3/2022).
BACA JUGA:BUMN Bangun Infrastruktur hingga Pendanaan Dukung Ekonomi Digital

Pembangunan Jembatan Air Lontar merupakan prakarsa Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemerintah Kabupaten OKU yang didukung Kementerian PUPR pada bangunan atas berupa 2 rangka jembatan tipe B sepanjang 40 meter dan 50 meter dengan total biaya Rp9,8 miliar. Dari sisi produksi, keseluruhan proses produksi menggunakan produk dalam negeri, mulai dari struktur baja hingga tenaga kerja.
BACA JUGA:Daftar Infrastruktur Baru di Bali Sambut KTT G20

Jembatan Air Lontar membentang di atas Sungai Muara Laham dan Sungai Ogan dengan panjang bentang 90 meter dan lebar 6 meter. Sebelum beroperasi, jembatan ini telah melalui uji beban statik dan dinamik oleh Pemerintah Daerah yang selanjutnya dilakukan uji loading dan tes sesuai prosedur oleh Kementerian PUPR.Menteri Basuki juga memerintahkan kepada Balai Besar Wilayah Sungai  (BBWS) Sumatera VIII untuk melakukan survei pada daerah irigasi lahan  pertanian yang airnya bersumber dari Sungai Muara Laham dan Sungai Ogan  untuk dilakukan perbaikan irigasi sesuai dengan usulan masyarakat.
Menurut dia, tahun ini akan dikerjakan desain dilanjutkan pembangunan  bendung pada 2023 sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk  mengairi sawah - sawah milik petani.
&quot;Tadi saya lihat dari helikopter begitu bagusnya tanaman padi di sini  dan kualitas airnya yang membuktikan bahwa daerah aliran sungai ini  masih terjaga dengan baik. Sekali lagi, dengan niat ibadah untuk  memperbaiki irigasinya sehingga bisa menanam minimal 2 kali dalam  setahun,&quot; kata Menteri PUPR.</content:encoded></item></channel></rss>
