<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berantas Mafia Tanah, BPN Siapkan Layanan Pertanahan Digital</title><description>Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) siapkan layanan pertanahan dan tata ruang secara digital.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/01/470/2554751/berantas-mafia-tanah-bpn-siapkan-layanan-pertanahan-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/01/470/2554751/berantas-mafia-tanah-bpn-siapkan-layanan-pertanahan-digital"/><item><title>Berantas Mafia Tanah, BPN Siapkan Layanan Pertanahan Digital</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/01/470/2554751/berantas-mafia-tanah-bpn-siapkan-layanan-pertanahan-digital</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/01/470/2554751/berantas-mafia-tanah-bpn-siapkan-layanan-pertanahan-digital</guid><pubDate>Selasa 01 Maret 2022 16:31 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/01/470/2554751/berantas-mafia-tanah-bpn-siapkan-layanan-pertanahan-digital-LD4cbqVsTT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sertifikat tanah digital (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/01/470/2554751/berantas-mafia-tanah-bpn-siapkan-layanan-pertanahan-digital-LD4cbqVsTT.jpg</image><title>Sertifikat tanah digital (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) siapkan layanan pertanahan dan tata ruang secara digital. Staf Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Teknologi Informasi Virgo Eresta Jaya mengatakan, hal tersebut bertujuan agar pelayanan di Kementerian ATR/BPN lebih transparan.
Menurutnya, saat ini masyarakat tengah menyongsong era masyarakat 5.0 seiring dengan berjalannya transformasi digital. Masyarakat 5.0 adalah dimulainya konvergensi antara dunia siber dengan dunia fisik.
BACA JUGA:Kartu BPJS Kesehatan Jadi Syarat Jual Beli Tanah Mulai 1 Maret 2022, Ini Penjelasan BPN

&amp;ldquo;Jika di era masyarakat informasi 4.0, informasi yang ada di penyimpanan cloud masih kita analisis, sedangkan jika di masyarakat 5.0, analisis dilakukan oleh kecerdasan artifisial atau kita sebut AI,&amp;rdquo; ujar Virgo Eresta Jaya pada keterangan tertulisnya, Senin (28/2/2022).
Virgo menjelaskan, transformasi digital Kementerian ATR/BPN bertujuan agar pelayanan pertanahan menjadi semakin efektif, efisien, transparan, dan menjadi lebih baik.
BACA JUGA:Oknum BPN hingga Kepala Desa Terlibat, Sofyan Djalil Beberkan Modus Mafia Tanah

&quot;Harapannya ke depan, kita mulai berfokus pada customer orientation, yang mana untuk jangka panjang adalah kita dapat menarik minat investasi masuk ke negeri ini,&quot; sambungnya.
Menutnya Kementerian ATR/BPN saat mempunyai tujuan untuk mewujudkan keadilan pertanahan. Harapannya seluruh masyarakat Indonesia mempunyai akses terhadap layanan pertanahan dan memiliki aset untuk dijadikan sumber permodalan.&quot;Oleh karena itu, kita mendaftarkan tanah-tanah baik yang sifatnya  sporadis maupun melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap  (PTSL),&amp;rdquo; katanya.
Lebih lanjut, Virgo Eresta Jaya menjelaskan, salah satu tujuannya  adalah mewujudkan kepastian hukum hak atas tanah. Melalui transformasi  digital, akan tercipta data dan informasi pertanahan yang valid.
&amp;ldquo;Melalui data yang valid ini, maka migrasi kita ke stelsel positif  sebenarnya sudah tinggal satu langkah,&amp;rdquo; pungkas Virgo Eresta Jaya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) siapkan layanan pertanahan dan tata ruang secara digital. Staf Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Teknologi Informasi Virgo Eresta Jaya mengatakan, hal tersebut bertujuan agar pelayanan di Kementerian ATR/BPN lebih transparan.
Menurutnya, saat ini masyarakat tengah menyongsong era masyarakat 5.0 seiring dengan berjalannya transformasi digital. Masyarakat 5.0 adalah dimulainya konvergensi antara dunia siber dengan dunia fisik.
BACA JUGA:Kartu BPJS Kesehatan Jadi Syarat Jual Beli Tanah Mulai 1 Maret 2022, Ini Penjelasan BPN

&amp;ldquo;Jika di era masyarakat informasi 4.0, informasi yang ada di penyimpanan cloud masih kita analisis, sedangkan jika di masyarakat 5.0, analisis dilakukan oleh kecerdasan artifisial atau kita sebut AI,&amp;rdquo; ujar Virgo Eresta Jaya pada keterangan tertulisnya, Senin (28/2/2022).
Virgo menjelaskan, transformasi digital Kementerian ATR/BPN bertujuan agar pelayanan pertanahan menjadi semakin efektif, efisien, transparan, dan menjadi lebih baik.
BACA JUGA:Oknum BPN hingga Kepala Desa Terlibat, Sofyan Djalil Beberkan Modus Mafia Tanah

&quot;Harapannya ke depan, kita mulai berfokus pada customer orientation, yang mana untuk jangka panjang adalah kita dapat menarik minat investasi masuk ke negeri ini,&quot; sambungnya.
Menutnya Kementerian ATR/BPN saat mempunyai tujuan untuk mewujudkan keadilan pertanahan. Harapannya seluruh masyarakat Indonesia mempunyai akses terhadap layanan pertanahan dan memiliki aset untuk dijadikan sumber permodalan.&quot;Oleh karena itu, kita mendaftarkan tanah-tanah baik yang sifatnya  sporadis maupun melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap  (PTSL),&amp;rdquo; katanya.
Lebih lanjut, Virgo Eresta Jaya menjelaskan, salah satu tujuannya  adalah mewujudkan kepastian hukum hak atas tanah. Melalui transformasi  digital, akan tercipta data dan informasi pertanahan yang valid.
&amp;ldquo;Melalui data yang valid ini, maka migrasi kita ke stelsel positif  sebenarnya sudah tinggal satu langkah,&amp;rdquo; pungkas Virgo Eresta Jaya.</content:encoded></item></channel></rss>
