<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengelolaan Dana JHT di Indonesia Diakui Dunia</title><description>Pengelolaan dana JHT diakui dunia yakni dari International Social Security Association (ISSA) yang bermarkas di Jenewa, Swis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/02/320/2555230/pengelolaan-dana-jht-di-indonesia-diakui-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/02/320/2555230/pengelolaan-dana-jht-di-indonesia-diakui-dunia"/><item><title>Pengelolaan Dana JHT di Indonesia Diakui Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/02/320/2555230/pengelolaan-dana-jht-di-indonesia-diakui-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/02/320/2555230/pengelolaan-dana-jht-di-indonesia-diakui-dunia</guid><pubDate>Rabu 02 Maret 2022 13:45 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/02/320/2555230/pengelolaan-dana-jht-di-indonesia-diakui-dunia-MtjqJTsihg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengelolaan dana JHT diakui dunia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/02/320/2555230/pengelolaan-dana-jht-di-indonesia-diakui-dunia-MtjqJTsihg.jpg</image><title>Pengelolaan dana JHT diakui dunia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pengelolaan dana JHT diakui dunia. International Social Security Association (ISSA) yang bermarkas di Jenewa, Swis mengapresiasi pengelolaan dana JHT menggunakan pendekatan manajemen aset liabilitas.
Ini merupakan faktor penting dalam mencapai pengelolaan finansial dalam seluruh entitas investasi dengan tujuan untuk memetakan kebutuhan cashflow di masa mendatang berikut kemungkinan kendala yang dihadapi.
BACA JUGA:Klaim JHT Tanpa Tunggu Usia 56 Tahun, Menaker Serap Semua Aspirasi Buruh

Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo mengatakan, pengakuan dunia ini karena pengelolaan dana program Jaminan Hari Tua (JHT) menggunakan pendekatan Manajemen Aset Liabilitas dan Unit Pengendali Gratifikasi sebagai bagian dari sistem pengendalian fraud.
&quot;Saya kira kita perlu berbangga, bagaimana pelaksanaan dan pengelolaan jaminan sosial kita diapresiasi oleh dunia internasional dan ini kami persembahkan khusus untuk pekerja Indonesia,&quot; ujarnya.
&quot;Saya kira kita perlu berbangga, bagaimana pelaksanaan dan pengelolaan jaminan sosial kita diapresiasi oleh dunia internasional dan ini kami persembahkan khusus untuk pekerja Indonesia,&quot; ujarnya, Rabu (2/3/2022).
BACA JUGA:Menaker: Klaim JHT Sesuai Aturan Lama Bahkan Dipermudah

Selain manajemen aset liabilitas, ISSA juga menggarisbawahi urgensi pendekatan yang dilakukan BPJAMSOSTEK kepada pemangku kepentingan, dalam hal ini pemerintah sebagai regulator yang menelurkan regulasi-regulasi terkait penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dengan adanya relasi yang baik dengan regulator, BPJAMSOSTEK bisa mengantisipasi perubahan-perubahan akibat regulasi yang berdampak pada penyelenggaraan program dan pemberian manfaat kepada peserta sebelum regulasi tersebut disahkan. Dengan begitu, BPJAMSOSTEK memiliki waktu untuk mengetahui dampak dari regulasi kepada institusi dan menyusun strategi dengan baik.Anggoro mengatakan, dalam mengelola dana JHT para pekerja,  BPJAMSOSTEK mengutamakan prinsip kehati-hatian dan transparansi untuk  memastikan dana yang nantinya diterima oleh pekerja mendapatkan imbal  hasil yang optimal. Pengelolaan dana ini tentunya juga bisa optimal jika  dikelola dengan jangka waktu yang cukup. Dengan pengelolaan yang  optimal, hasil yang didapatkan oleh peserta dan keluarga juga dapat  lebih optimal.
Penempatan dana juga menjadi faktor penting dalam pengelolaan dana  pekerja. Maka dari itu, setiap investasi yang dilakukan dipastikan telah  melalui proses kajian fundamental, teknikal, manajemen risiko, dan  kepatuhan yang komprehensif berdasarkan regulasi eksternal dan internal.
Selain itu, BPJAMSOSTEK juga menyesuaikan komposisi portofolio dengan  kondisi ekonomi terkini dengan memperhatikan momentum pasar,  likuiditas, optimalisasi hasil investasi, dan sesuai dengan profil  program.
&quot;Kami akan berupaya semaksimal mungkin memberikan manfaat terbaik  dari program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh peserta. Kami  harap para peserta dapat terus berkarya dengan tenang agar mencapai  produktivitas dan turut membangun perekonomian bangsa agar lebih baik,&quot;  ujar Anggoro.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengelolaan dana JHT diakui dunia. International Social Security Association (ISSA) yang bermarkas di Jenewa, Swis mengapresiasi pengelolaan dana JHT menggunakan pendekatan manajemen aset liabilitas.
Ini merupakan faktor penting dalam mencapai pengelolaan finansial dalam seluruh entitas investasi dengan tujuan untuk memetakan kebutuhan cashflow di masa mendatang berikut kemungkinan kendala yang dihadapi.
BACA JUGA:Klaim JHT Tanpa Tunggu Usia 56 Tahun, Menaker Serap Semua Aspirasi Buruh

Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo mengatakan, pengakuan dunia ini karena pengelolaan dana program Jaminan Hari Tua (JHT) menggunakan pendekatan Manajemen Aset Liabilitas dan Unit Pengendali Gratifikasi sebagai bagian dari sistem pengendalian fraud.
&quot;Saya kira kita perlu berbangga, bagaimana pelaksanaan dan pengelolaan jaminan sosial kita diapresiasi oleh dunia internasional dan ini kami persembahkan khusus untuk pekerja Indonesia,&quot; ujarnya.
&quot;Saya kira kita perlu berbangga, bagaimana pelaksanaan dan pengelolaan jaminan sosial kita diapresiasi oleh dunia internasional dan ini kami persembahkan khusus untuk pekerja Indonesia,&quot; ujarnya, Rabu (2/3/2022).
BACA JUGA:Menaker: Klaim JHT Sesuai Aturan Lama Bahkan Dipermudah

Selain manajemen aset liabilitas, ISSA juga menggarisbawahi urgensi pendekatan yang dilakukan BPJAMSOSTEK kepada pemangku kepentingan, dalam hal ini pemerintah sebagai regulator yang menelurkan regulasi-regulasi terkait penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dengan adanya relasi yang baik dengan regulator, BPJAMSOSTEK bisa mengantisipasi perubahan-perubahan akibat regulasi yang berdampak pada penyelenggaraan program dan pemberian manfaat kepada peserta sebelum regulasi tersebut disahkan. Dengan begitu, BPJAMSOSTEK memiliki waktu untuk mengetahui dampak dari regulasi kepada institusi dan menyusun strategi dengan baik.Anggoro mengatakan, dalam mengelola dana JHT para pekerja,  BPJAMSOSTEK mengutamakan prinsip kehati-hatian dan transparansi untuk  memastikan dana yang nantinya diterima oleh pekerja mendapatkan imbal  hasil yang optimal. Pengelolaan dana ini tentunya juga bisa optimal jika  dikelola dengan jangka waktu yang cukup. Dengan pengelolaan yang  optimal, hasil yang didapatkan oleh peserta dan keluarga juga dapat  lebih optimal.
Penempatan dana juga menjadi faktor penting dalam pengelolaan dana  pekerja. Maka dari itu, setiap investasi yang dilakukan dipastikan telah  melalui proses kajian fundamental, teknikal, manajemen risiko, dan  kepatuhan yang komprehensif berdasarkan regulasi eksternal dan internal.
Selain itu, BPJAMSOSTEK juga menyesuaikan komposisi portofolio dengan  kondisi ekonomi terkini dengan memperhatikan momentum pasar,  likuiditas, optimalisasi hasil investasi, dan sesuai dengan profil  program.
&quot;Kami akan berupaya semaksimal mungkin memberikan manfaat terbaik  dari program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh peserta. Kami  harap para peserta dapat terus berkarya dengan tenang agar mencapai  produktivitas dan turut membangun perekonomian bangsa agar lebih baik,&quot;  ujar Anggoro.</content:encoded></item></channel></rss>
