<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>LMAN Habiskan Rp105,62 Triliun Bayarin Lahan Proyek Infrastruktur</title><description>Pengadaan lahan untuk infrastruktur telah menghabiskan dana APBN sebesar Rp105,62 triliun sepanjang 2016 sampai 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/02/320/2555251/lman-habiskan-rp105-62-triliun-bayarin-lahan-proyek-infrastruktur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/02/320/2555251/lman-habiskan-rp105-62-triliun-bayarin-lahan-proyek-infrastruktur"/><item><title>LMAN Habiskan Rp105,62 Triliun Bayarin Lahan Proyek Infrastruktur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/02/320/2555251/lman-habiskan-rp105-62-triliun-bayarin-lahan-proyek-infrastruktur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/02/320/2555251/lman-habiskan-rp105-62-triliun-bayarin-lahan-proyek-infrastruktur</guid><pubDate>Rabu 02 Maret 2022 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/02/320/2555251/lman-habiskan-rp105-62-triliun-bayarin-lahan-proyek-infrastruktur-sx5tfX4L1l.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pengadaan lahan infrastruktur habiskan ratusan triliun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/02/320/2555251/lman-habiskan-rp105-62-triliun-bayarin-lahan-proyek-infrastruktur-sx5tfX4L1l.jpeg</image><title>Pengadaan lahan infrastruktur habiskan ratusan triliun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pengadaan lahan untuk infrastruktur telah menghabiskan dana APBN sebesar Rp105,62 triliun sepanjang 2016 sampai 2021. Anggaran tersebut diberikan melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).
&amp;ldquo;Khusus untuk pengadaan tanah yang diberikan APBN melalui LMAN dari 2016 hingga 2021 adalah sekitar Rp105,62 triliun,&amp;rdquo; kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Rabu (2/3/2022).
BACA JUGA:Tanpa APBN, Proyek Infrastruktur RI Harus Dibangun dengan Pembiayaan Kreatif

Suahasil menyebutkan pemerintah akan kembali memberikan dana untuk pembebasan lahan kepada LMAN sebesar Rp28,84 triliun pada tahun ini. Dia menegaskan anggaran besar yang diberikan melalui APBN untuk pengadaan lahan menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.
LMAN sendiri dalam hal ini ditugaskan oleh pemerintah untuk membebaskan tanah dan membayarnya supaya realisasi pembangunan infrastruktur bisa lebih cepat.
BACA JUGA:BUMN Bangun Infrastruktur hingga Pendanaan Dukung Ekonomi Digital

&amp;ldquo;Dalam konteks pembangunan infrastruktur salah satu kendalanya adalah pengadaan tanah,&amp;rdquo; ujarnya.
Sementara Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi mengatakan realisasi APBN kepada LMAN sepanjang 2016 sampai Februari 2022 adalah sebesar Rp115,62 triliun karena untuk tahun ini pencairannya baru Rp10 triliun dari total Rp28,84 triliun.
&amp;ldquo;Pendanaan lahan sudah kami lakukan, dari tahun 2016. Kita lihat betapa APBN dan betapa negara concern ke pembangunan infrastruktur ini luar biasa,&amp;rdquo; katanya.Secara rinci, APBN kepada LMAN pada 2016 sebesar Rp16 triliun, pada  2017 sebesar Rp32,05 triliun, pada 2018 sebesar Rp31,15 triliun, pada  2019 sebesar Rp12 triliun, pada 2021 sebesar Rp14,42 triliun dan  Februari 2022 sebesar Rp10 triliun.
Dari dana APBN Rp115,62 triliun telah direalisasikan oleh LMAN  Rp91,93 triliun per 25 Februari 2022 yang secara rinci pada 2017 Rp11,72  triliun, 2018 sebesar Rp21,21 triliun, 2019 sebesar Rp13,88 triliun,  2019 Rp19,95 triliun, 2021 sebesar Rp22,86 triliun dan terakhir Rp2,31  triliun per Februari.
Realisasi itu digunakan untuk berbagai pembangunan infrastruktur yang  meliputi 53 proyek strategis nasional (PSN) jalan tol Rp79,45 triliun,  40 PSN bendungan Rp8,33 triliun dan enam PSN irigasi Rp548,4 miliar.  Kemudian satu PSN air baku Rp20,86 miliar, sembilan PSN jalur kereta api  Rp2,71 triliun, satu PSN pelabuhan Rp791,7 miliar dan satu PSN KSPN  Rp84,93 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengadaan lahan untuk infrastruktur telah menghabiskan dana APBN sebesar Rp105,62 triliun sepanjang 2016 sampai 2021. Anggaran tersebut diberikan melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).
&amp;ldquo;Khusus untuk pengadaan tanah yang diberikan APBN melalui LMAN dari 2016 hingga 2021 adalah sekitar Rp105,62 triliun,&amp;rdquo; kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Rabu (2/3/2022).
BACA JUGA:Tanpa APBN, Proyek Infrastruktur RI Harus Dibangun dengan Pembiayaan Kreatif

Suahasil menyebutkan pemerintah akan kembali memberikan dana untuk pembebasan lahan kepada LMAN sebesar Rp28,84 triliun pada tahun ini. Dia menegaskan anggaran besar yang diberikan melalui APBN untuk pengadaan lahan menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.
LMAN sendiri dalam hal ini ditugaskan oleh pemerintah untuk membebaskan tanah dan membayarnya supaya realisasi pembangunan infrastruktur bisa lebih cepat.
BACA JUGA:BUMN Bangun Infrastruktur hingga Pendanaan Dukung Ekonomi Digital

&amp;ldquo;Dalam konteks pembangunan infrastruktur salah satu kendalanya adalah pengadaan tanah,&amp;rdquo; ujarnya.
Sementara Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi mengatakan realisasi APBN kepada LMAN sepanjang 2016 sampai Februari 2022 adalah sebesar Rp115,62 triliun karena untuk tahun ini pencairannya baru Rp10 triliun dari total Rp28,84 triliun.
&amp;ldquo;Pendanaan lahan sudah kami lakukan, dari tahun 2016. Kita lihat betapa APBN dan betapa negara concern ke pembangunan infrastruktur ini luar biasa,&amp;rdquo; katanya.Secara rinci, APBN kepada LMAN pada 2016 sebesar Rp16 triliun, pada  2017 sebesar Rp32,05 triliun, pada 2018 sebesar Rp31,15 triliun, pada  2019 sebesar Rp12 triliun, pada 2021 sebesar Rp14,42 triliun dan  Februari 2022 sebesar Rp10 triliun.
Dari dana APBN Rp115,62 triliun telah direalisasikan oleh LMAN  Rp91,93 triliun per 25 Februari 2022 yang secara rinci pada 2017 Rp11,72  triliun, 2018 sebesar Rp21,21 triliun, 2019 sebesar Rp13,88 triliun,  2019 Rp19,95 triliun, 2021 sebesar Rp22,86 triliun dan terakhir Rp2,31  triliun per Februari.
Realisasi itu digunakan untuk berbagai pembangunan infrastruktur yang  meliputi 53 proyek strategis nasional (PSN) jalan tol Rp79,45 triliun,  40 PSN bendungan Rp8,33 triliun dan enam PSN irigasi Rp548,4 miliar.  Kemudian satu PSN air baku Rp20,86 miliar, sembilan PSN jalur kereta api  Rp2,71 triliun, satu PSN pelabuhan Rp791,7 miliar dan satu PSN KSPN  Rp84,93 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
