<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akhirnya! Indonesia-UAE CEPA Capai Kesepakatan</title><description>Perundingan Indonesia-UAE CEPA akhirnya mencapai kesepakatan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/02/320/2555513/akhirnya-indonesia-uae-cepa-capai-kesepakatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/02/320/2555513/akhirnya-indonesia-uae-cepa-capai-kesepakatan"/><item><title>Akhirnya! Indonesia-UAE CEPA Capai Kesepakatan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/02/320/2555513/akhirnya-indonesia-uae-cepa-capai-kesepakatan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/02/320/2555513/akhirnya-indonesia-uae-cepa-capai-kesepakatan</guid><pubDate>Rabu 02 Maret 2022 20:03 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/02/320/2555513/akhirnya-indonesia-uae-cepa-capai-kesepakatan-itKo1GiXok.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Perundiangan IUAE-CEPA capai kesepakatan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/02/320/2555513/akhirnya-indonesia-uae-cepa-capai-kesepakatan-itKo1GiXok.jpeg</image><title>Perundiangan IUAE-CEPA capai kesepakatan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perundingan IUAE CEPA akhirnya mencapai kesepakatan. Perundingan putaran keempat IUAE-CEPA alias Indonesia&amp;ndash;United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement menghasilkan kesepakatan terkait substansi bagi Indonesia dan Persatuan Emirat Arab (PEA).
&amp;ldquo;Saya mengucapkan selamat kepada kedua pihak. Setelah enam bulan berunding, akhirnya pada 27 Februari 2022 perundingan IUAE&amp;ndash;CEPA dapat diselesaikan secara substantif,&quot; kata Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono, Rabu (2/3/2022).
BACA JUGA:Mendag: Hasil Perundingan IUAE CEPA Putaran Pertama Bakal Ditindaklanjuti

Perundingan putaran keempat tersebut dilaksanakan pada 24&amp;ndash;27 Februari 2022 di Yogyakarta. Pada perundingan tersebut, Delegasi Indonesia dipimpin Djatmiko Bris Witjaksono.
Sedangkan Delegasi PEA dipimpin Assistant Undersecretary for International Trade Affairs Sector, Juma Mohammed Al Kait. Keduanya juga merupakan ketua tim perunding untuk masing-masing negara.
BACA JUGA:IUAE-CEPA, Mendag Yakin Nilai Perdagangan Naik 3 Kali Lipat

Sejak awal perundingan IUAE&amp;ndash;CEPA yang diluncurkan pada 2 September 2021 lalu di Bogor, Jawa Barat, Indonesia dan PEA berkomitmen untuk menyelesaikan perundingan dalam kurun waktu satu tahun, yaitu sebelum penutupan Expo 2020 Dubai pada Maret 2022.
Kedua pihak sepakat menjadikan putaran keempat ini sebagai putaran terakhir untuk menyelesaikan perundingan dan mencapai target yang telah ditentukan. Putaran keempat IUAE&amp;ndash;CEPA fokus pada penyelesaian berbagai isu yang masih memerlukan pembahasan lebih lanjut. Di antaranya adalah perdagangan barang, perdagangan jasa, ketentuan asal barang, serta hukum dan isu kelembagaan.
Delegasi kedua negara saling menunjukkan fleksibilitas yang tinggi, namun tetap mengutamakan dan mengamankan kepentingan nasional masing-masing, sehingga perundingan dapat berjalan dengan lancar dan konstruktif.&amp;ldquo;Selain menjadi perundingan perdagangan pertama yang berhasil  diselesaikan di tahun 2022 ini, perjanjian IUAE-CEPA merupakan  perjanjian pertama Indonesia dengan mitra di Kawasan Teluk, sekaligus  mencatatkan sejarah sebagai perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif  tercepat yang pernah diselesaikan Indonesia,&amp;rdquo; imbuh Djatmiko.
PEA merupakan salah satu mitra potensial Indonesia yang tidak hanya  sebagai tujuan ekspor nontradisional, namun juga berpotensi untuk  menjadi hub perdagangan internasional di kawasan Timur Tengah, Asia,  Afrika, dan Eropa.
IUAE-CEPA diharapkan dapat mendorong peningkatan perdagangan dan  investasi kedua negara, terutama dalam mendukung pemulihan ekonomi  nasional di tengah dampak pandemi COVID-19.
Pengembangan kerja sama dalam Bab Ekonomi Islam IUAE&amp;ndash;CEPA mencakup  tujuh sektor yaitu bahan baku, makanan dan minuman, obat-obatan dan  kosmetik, busana muslim, wisata ramah muslim, media dan rekreasi ramah  muslim, serta keuangan Islam. Selain itu, Bab Ekonomi Islam juga  mengatur adanya saling pengakuan antara kedua negara di bidang  sertifikasi halal.</description><content:encoded>JAKARTA - Perundingan IUAE CEPA akhirnya mencapai kesepakatan. Perundingan putaran keempat IUAE-CEPA alias Indonesia&amp;ndash;United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement menghasilkan kesepakatan terkait substansi bagi Indonesia dan Persatuan Emirat Arab (PEA).
&amp;ldquo;Saya mengucapkan selamat kepada kedua pihak. Setelah enam bulan berunding, akhirnya pada 27 Februari 2022 perundingan IUAE&amp;ndash;CEPA dapat diselesaikan secara substantif,&quot; kata Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono, Rabu (2/3/2022).
BACA JUGA:Mendag: Hasil Perundingan IUAE CEPA Putaran Pertama Bakal Ditindaklanjuti

Perundingan putaran keempat tersebut dilaksanakan pada 24&amp;ndash;27 Februari 2022 di Yogyakarta. Pada perundingan tersebut, Delegasi Indonesia dipimpin Djatmiko Bris Witjaksono.
Sedangkan Delegasi PEA dipimpin Assistant Undersecretary for International Trade Affairs Sector, Juma Mohammed Al Kait. Keduanya juga merupakan ketua tim perunding untuk masing-masing negara.
BACA JUGA:IUAE-CEPA, Mendag Yakin Nilai Perdagangan Naik 3 Kali Lipat

Sejak awal perundingan IUAE&amp;ndash;CEPA yang diluncurkan pada 2 September 2021 lalu di Bogor, Jawa Barat, Indonesia dan PEA berkomitmen untuk menyelesaikan perundingan dalam kurun waktu satu tahun, yaitu sebelum penutupan Expo 2020 Dubai pada Maret 2022.
Kedua pihak sepakat menjadikan putaran keempat ini sebagai putaran terakhir untuk menyelesaikan perundingan dan mencapai target yang telah ditentukan. Putaran keempat IUAE&amp;ndash;CEPA fokus pada penyelesaian berbagai isu yang masih memerlukan pembahasan lebih lanjut. Di antaranya adalah perdagangan barang, perdagangan jasa, ketentuan asal barang, serta hukum dan isu kelembagaan.
Delegasi kedua negara saling menunjukkan fleksibilitas yang tinggi, namun tetap mengutamakan dan mengamankan kepentingan nasional masing-masing, sehingga perundingan dapat berjalan dengan lancar dan konstruktif.&amp;ldquo;Selain menjadi perundingan perdagangan pertama yang berhasil  diselesaikan di tahun 2022 ini, perjanjian IUAE-CEPA merupakan  perjanjian pertama Indonesia dengan mitra di Kawasan Teluk, sekaligus  mencatatkan sejarah sebagai perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif  tercepat yang pernah diselesaikan Indonesia,&amp;rdquo; imbuh Djatmiko.
PEA merupakan salah satu mitra potensial Indonesia yang tidak hanya  sebagai tujuan ekspor nontradisional, namun juga berpotensi untuk  menjadi hub perdagangan internasional di kawasan Timur Tengah, Asia,  Afrika, dan Eropa.
IUAE-CEPA diharapkan dapat mendorong peningkatan perdagangan dan  investasi kedua negara, terutama dalam mendukung pemulihan ekonomi  nasional di tengah dampak pandemi COVID-19.
Pengembangan kerja sama dalam Bab Ekonomi Islam IUAE&amp;ndash;CEPA mencakup  tujuh sektor yaitu bahan baku, makanan dan minuman, obat-obatan dan  kosmetik, busana muslim, wisata ramah muslim, media dan rekreasi ramah  muslim, serta keuangan Islam. Selain itu, Bab Ekonomi Islam juga  mengatur adanya saling pengakuan antara kedua negara di bidang  sertifikasi halal.</content:encoded></item></channel></rss>
