<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pantau Pasokan Listrik di Bali Jelang KTT G20, Luhut Beri Tugas Berat untuk PLN</title><description>Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta PLN mendukung panel surya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/03/320/2555823/pantau-pasokan-listrik-di-bali-jelang-ktt-g20-luhut-beri-tugas-berat-untuk-pln</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/03/320/2555823/pantau-pasokan-listrik-di-bali-jelang-ktt-g20-luhut-beri-tugas-berat-untuk-pln"/><item><title>Pantau Pasokan Listrik di Bali Jelang KTT G20, Luhut Beri Tugas Berat untuk PLN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/03/320/2555823/pantau-pasokan-listrik-di-bali-jelang-ktt-g20-luhut-beri-tugas-berat-untuk-pln</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/03/320/2555823/pantau-pasokan-listrik-di-bali-jelang-ktt-g20-luhut-beri-tugas-berat-untuk-pln</guid><pubDate>Kamis 03 Maret 2022 15:41 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/03/320/2555823/pantau-pasokan-listrik-di-bali-jelang-ktt-g20-luhut-beri-tugas-berat-untuk-pln-L4JvyZhQdO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut minta PLN sediakan panel surya (Foto: Dokumentasi Kemenkomarves)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/03/320/2555823/pantau-pasokan-listrik-di-bali-jelang-ktt-g20-luhut-beri-tugas-berat-untuk-pln-L4JvyZhQdO.jpg</image><title>Menko Luhut minta PLN sediakan panel surya (Foto: Dokumentasi Kemenkomarves)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta PLN mendukung panel surya. Sebab, alat yang mampu mengubah energi surya menjadi energi listrik itu dinilai bermanfaat bagi masyarakat.
BACA JUGA:PLN Habiskan Rp4,2 Miliar Setrum 526 Rumah di Wilayah Terpencil Kalbar

&quot;Saya pesan ke PLN untuk turut andil untuk mendukung pembangunan panel surya yang mampu memudahkan kegiatan proses penyemaian bibit mangrove yakni dari proses pompa air laut, hingga penyiraman dan pengaliran air laut,&quot; ujar Luhut, dikutip Kamis (3/3/2022).
Permintaan Luhut setelah dia melakukan kunjungan kerja memantau kesiapan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022 di Bali. Untuk menyukseskan pelaksanaan forum multilateral strategis itu, PLN telah menyiapkan 36 lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap atau photovoltaic rooftop di Bali dengan total kapasitas 869 kilowattpeak (kWp).
BACA JUGA:Banjir Serang Banten, PLN: Listrik Dinormalkan Apabila Kondisi Sudah Aman

Selain PLTS atap, PLN diharapkan dapat menyiapkan showcase PLTS apung yang berlokasi di muara Tukad Badung dengan kapasitas minimal 1 MWp, agar masyarakat Bali dan juga dunia dapat menyaksikan secara langsung transisi energi Indonesia menuju era energi baru terbarukan (EBT).
Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali PLN, Haryanto WS memastikan kesiapan PLN mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur pendukung khususnya yang berbasis EBT.Haryanto menjelaskan, terdapat 3 konsentrasi utama PLN dalam  menyiapkan pasokan listrik untuk pelaksanaan KTT G20 saat ini, antara  lain, pemasangan photovoltaic pada 35 atap gedung milik PLN dan 1 gedung  milik PT Indonesia Power. Ditargetkan pembangunannya bakal rampung pada  Juli 2022.
&amp;ldquo;Kami saat ini sedang menyiapkan atap pada gedung-gedung milik PLN  terpasang photovoltaic yakni teknologi yang mampu mengkonversi radiasi  matahari atau energi cahaya menjadi energi listrik, sehingga mampu  meningkatkan penggunaan EBT yang mendukung transisi energi sebagai isu  utama yang diusung dalam KTT G20,&amp;rdquo; ungkap Haryanto.
Berikutnya adalah pembangunan PLTS Hybrid di Nusa Penida, peletakan  batu pertama  (ground breaking) proyek ini telah dilakukan pada Jumat  (18/02/2022) lalu, akan mampu menyumbang pasokan listrik dengan  kapasitas sebesar 3,5 MW.
&amp;ldquo;Penambahan pembangkit ini menjadi langkah antisipatif dalam  menghadapi lonjakan kebutuhan listrik yang diperkirakan naik sebesar 20%  jelang KTT G20,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta PLN mendukung panel surya. Sebab, alat yang mampu mengubah energi surya menjadi energi listrik itu dinilai bermanfaat bagi masyarakat.
BACA JUGA:PLN Habiskan Rp4,2 Miliar Setrum 526 Rumah di Wilayah Terpencil Kalbar

&quot;Saya pesan ke PLN untuk turut andil untuk mendukung pembangunan panel surya yang mampu memudahkan kegiatan proses penyemaian bibit mangrove yakni dari proses pompa air laut, hingga penyiraman dan pengaliran air laut,&quot; ujar Luhut, dikutip Kamis (3/3/2022).
Permintaan Luhut setelah dia melakukan kunjungan kerja memantau kesiapan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022 di Bali. Untuk menyukseskan pelaksanaan forum multilateral strategis itu, PLN telah menyiapkan 36 lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap atau photovoltaic rooftop di Bali dengan total kapasitas 869 kilowattpeak (kWp).
BACA JUGA:Banjir Serang Banten, PLN: Listrik Dinormalkan Apabila Kondisi Sudah Aman

Selain PLTS atap, PLN diharapkan dapat menyiapkan showcase PLTS apung yang berlokasi di muara Tukad Badung dengan kapasitas minimal 1 MWp, agar masyarakat Bali dan juga dunia dapat menyaksikan secara langsung transisi energi Indonesia menuju era energi baru terbarukan (EBT).
Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali PLN, Haryanto WS memastikan kesiapan PLN mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur pendukung khususnya yang berbasis EBT.Haryanto menjelaskan, terdapat 3 konsentrasi utama PLN dalam  menyiapkan pasokan listrik untuk pelaksanaan KTT G20 saat ini, antara  lain, pemasangan photovoltaic pada 35 atap gedung milik PLN dan 1 gedung  milik PT Indonesia Power. Ditargetkan pembangunannya bakal rampung pada  Juli 2022.
&amp;ldquo;Kami saat ini sedang menyiapkan atap pada gedung-gedung milik PLN  terpasang photovoltaic yakni teknologi yang mampu mengkonversi radiasi  matahari atau energi cahaya menjadi energi listrik, sehingga mampu  meningkatkan penggunaan EBT yang mendukung transisi energi sebagai isu  utama yang diusung dalam KTT G20,&amp;rdquo; ungkap Haryanto.
Berikutnya adalah pembangunan PLTS Hybrid di Nusa Penida, peletakan  batu pertama  (ground breaking) proyek ini telah dilakukan pada Jumat  (18/02/2022) lalu, akan mampu menyumbang pasokan listrik dengan  kapasitas sebesar 3,5 MW.
&amp;ldquo;Penambahan pembangkit ini menjadi langkah antisipatif dalam  menghadapi lonjakan kebutuhan listrik yang diperkirakan naik sebesar 20%  jelang KTT G20,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
