<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar Orang Hebat RI yang Sukses di Luar Negeri Kini Pulang Kampung, Ada Sri Mulyani! Ainun Najib Menyusul?</title><description>Daftar orang hebat asal Indonesia yang sukses berkarier di luar negeri dan dibujuk pulang kampung akan diulas dalam artikel ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/03/455/2555691/daftar-orang-hebat-ri-yang-sukses-di-luar-negeri-kini-pulang-kampung-ada-sri-mulyani-ainun-najib-menyusul</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/03/455/2555691/daftar-orang-hebat-ri-yang-sukses-di-luar-negeri-kini-pulang-kampung-ada-sri-mulyani-ainun-najib-menyusul"/><item><title>Daftar Orang Hebat RI yang Sukses di Luar Negeri Kini Pulang Kampung, Ada Sri Mulyani! Ainun Najib Menyusul?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/03/455/2555691/daftar-orang-hebat-ri-yang-sukses-di-luar-negeri-kini-pulang-kampung-ada-sri-mulyani-ainun-najib-menyusul</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/03/455/2555691/daftar-orang-hebat-ri-yang-sukses-di-luar-negeri-kini-pulang-kampung-ada-sri-mulyani-ainun-najib-menyusul</guid><pubDate>Kamis 03 Maret 2022 10:09 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/03/455/2555691/daftar-orang-hebat-ri-yang-sukses-di-luar-negeri-kini-pulang-kampung-ada-sri-mulyani-ainun-najib-menyusul-JTRi2O89QI.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/03/455/2555691/daftar-orang-hebat-ri-yang-sukses-di-luar-negeri-kini-pulang-kampung-ada-sri-mulyani-ainun-najib-menyusul-JTRi2O89QI.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Daftar orang hebat asal Indonesia yang sukses berkarier di luar negeri dan dibujuk pulang kampung akan diulas dalam artikel ini.
Akhir-akhir ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta talenta digital yang terbaik di luar negeri untuk pulang ke Indonesia. Terakhir ada nama Ainun Najib.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Arifin Panigoro Meninggal Dunia, Ini Kisah Suksesnya Dirikan Medco hingga Jadi Orang Terkaya
Jokowi menyebut salah seorang generasi muda NU yang sudah berkiprah secara global. Kala itu, Jokowi terang-terangan menyebut nama Ainun Najib.
&quot;Saya kenal satu orang, yang lain masih banyak lagi. Beliau ini kerja di Singapura sudah lama, 7 tahun yang lalu saya ketemu, mengerjakan ini semuanya apa pun bisa. Masih muda sekali, namanya mas Ainun Najib, NU, tapi di sana gajinya sangat tinggi sekali,&quot; ungkap Presiden pada 31 Januari 2022.
Presiden menyebut bila Ainun Najib kembali ke Indonesia harus bisa digaji lebih besar dari pendapatannya di Singapura. Dia pun menyerahkan tugas untuk &amp;lsquo;membujuk&amp;rsquo; Ainun kepada para Kiai NU.
&quot;Ini nanti tugasnya Pak Kiai. kalau beliau yang 'ngendiko' (bicara), digaji berapa pun, bismillah pasti mau,&quot; kata Presiden.
Tak hanya Ainun Najib, Jokowi juga meminta sumber daya manusia (SDM) dengan talenta digital yang saat ini bekerja di luar negeri agar dapat pulang kembali ke Indonesia. Hal itu dilakukan demi membangun sistem digital Indonesia yang lebih baik.
&quot;Ekonomi yang kondusif harus kita bangun bersama-sama, dan digital talent yang kita miliki, yang ada di luar, memang harus kita undang kembali ke Tanah Air. Digital talent baik di bidang AI (artificial intelligent), di cloud computing, di digital design, di digital marketing, di blockchain,&quot; kata Presiden saat meresmikan Sea Labs Indonesia secara daring, Selasa (1/3/2022).&quot;Saya kira banyak anak-anak kita yang ada di luar yang perlu kita undang untuk kembali ke Tanah Air, dalam rangka membangun sistem digital kita agar lebih baik,&quot; imbuhnya.
Jokowi menekan bahwa ekonomi digital Indonesia memiliki potensi yang besar. Dan diperkirakan pada 2025 potensi ekonomi digital Indonesia mencapai USD146 Miliar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Usai Ainun Najib, Jokowi Minta Digital Talent di Luar Negeri Pulang ke Indonesia
&quot;Dan kontribusi ekonomi digital Indonesia diproyeksikan naik 8 kali di tahun 2030 yaitu di angka Rp4.531 triliun. ini angka yang sangat besar sekali dan seluruh sektor digital juga mengalami pertumbuhan dua digit di tahun 2021,&quot; jelasnya.
Jauh sebelum nama Ainun Najib muncul dan permintaan Jokowi untuk WNI yang sukses di luar negeri pulang kampung, ada beberapa nama yang akhirnya pulang kampung ke Indonesia.
Nama-nama ini menduduki jabatan menteri, lalu siapa saja mereka? Berikut ulasannnya seperti dirangkum Okezone.
1. Sri Mulyani
Presiden Jokowi meminta Sri Mulyani untuk menjadi Menteri Keuangan. Kala itu, Sri Mulyani menggantikan Menteri Keuangan sebelumnya Bambang Brodjonegoro.
Sebelum menjadi Menteri Keuangan di era Presiden Jokowi, Sri Mulyani merupakan Managing Director World Bank. Namun, Sri Mulyani melepas jabatan tersebut setelah mengembannya selama 6 tahun.
Sri Mulyani juga sempat menjadi Menteri Keuangan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
&quot;Tugas Menkeu adalah penting. Kenapa saya kembali ini adalah kepercayaan sekaligus penghormatan bagi saya pribadi. Menjalankan tugas membaktikan semua yang saya miliki demi perbaikan di Kemenkeu dari sisi pengelolaan fiskal,&quot; kata Sri Mulyani pada 27 Juli 20216.2. Arcandra Tahar
Nama Arcandra Tahar sempat menghebohkan publik dengan isu dua kewarganegaraan yakni Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Namun di balik isu tersebut, Arcandra rela pulang kampung ke Indonesia.
Arcandra Tahar dipanggil pulang oleh Presiden Jokowi untuk menjadi menjadi Menteri ESDM menggantikan Sudirman Said.
&quot;Pak Candra Tahar, selamat datang di Kementerian ESDM. Background Bapak sangat kuat, kita bersyukur mendapat pemimpin baru untuk melakukan pembenahan di sektor ESDM. Kita ingin terus melanjutkan ini. Sekali lagi selamat datang, selamat bekerja untuk yang terbaik bagi bangsa,&quot; kata Sudirman dalam sambutannya saat menyerahkan jabatan di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu 27 Juli 2016.
Sebelum pulang ke Indonesia, Arcandra Tahar merupakan profesional di bidang migas di Amerika Serikat (AS) selama 20 tahun.
Setelah jadi Menteri ESDM, kini Arcandra Tahar menjadi Komisaris Utama PT PGN Tbk.
3. Indroyono Soesilo
Nama Indroyono Soesilo juga pernah ditelepon Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk pulang kampung ke Indonesia. Kala itu, Indroyono menjadi pejabat tinggi di Organisasi Pangan Dunia atau Food and Agricultural Organization (FAO). Indroyono menjabat sebagai Direktur Pengelolaan Perikanan FAO.
Namun, diminta Jokowi untuk pulang ke Indonesia untuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman. Saat ini Indroyono sudah tidak lagi menjabat menteri. Posisi ini digantikan Luhut Binsar Pandjaitan.&quot;Saya sedang di Roma, presiden telepon saya tolong pulang. Langsung terbang ke Jakarta,&quot; kata Indroyono acara US-Indonesia Investment Summit di Hotel Mandarin Oriental Jakarta, Selasa 12 November 2014.
Menjelang 2 jam sebelum pengumuman kabinet, dirinya diminta datang ke Istana Negara. &quot;2 jam sebelum pengumuman, dari Setneg (sekretariat negara) meminta saya datang ke istana,&quot; ujarnya.
Selain tiga nama di atas, ada nama-nama orang hebat asal Indonesia yang pulang kampung. Seperti Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie.
BJ Habibie pernah menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi pada 1978. Kemudian diangkat menjadi Presiden ke-3 RI pada tahun 1998. Habibie menduduki kursi orang nomor 1 RI selama 17 bulan, menggantikan Soeharto yang kala itu diminta untuk mundur.
Habibie mengembuskan napas terakhir pada 11 September 2019 di usia 83 tahun.
BJ Habibie dikenal sebagai teknokrat yang namanya besar di dunia internasional. Karier Habibie di luar negeri bermula ketika dirinya melanjutkan kuliah di Rhenish Wesfalische Technische Hochscule, Jerman, jurusan Konstruksi Pesawat Terbang.
Meski namanya besar di kancah global, pada 1973 Habibie memilih pulang ke Indonesia memenuhi permintaan Presiden Soeharto. Beberapa waktu setelahnya, Habibie ditunjuk sebagai CEO dari Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN). Habibie juga memimpin proyek pesawat N250</description><content:encoded>JAKARTA - Daftar orang hebat asal Indonesia yang sukses berkarier di luar negeri dan dibujuk pulang kampung akan diulas dalam artikel ini.
Akhir-akhir ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta talenta digital yang terbaik di luar negeri untuk pulang ke Indonesia. Terakhir ada nama Ainun Najib.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Arifin Panigoro Meninggal Dunia, Ini Kisah Suksesnya Dirikan Medco hingga Jadi Orang Terkaya
Jokowi menyebut salah seorang generasi muda NU yang sudah berkiprah secara global. Kala itu, Jokowi terang-terangan menyebut nama Ainun Najib.
&quot;Saya kenal satu orang, yang lain masih banyak lagi. Beliau ini kerja di Singapura sudah lama, 7 tahun yang lalu saya ketemu, mengerjakan ini semuanya apa pun bisa. Masih muda sekali, namanya mas Ainun Najib, NU, tapi di sana gajinya sangat tinggi sekali,&quot; ungkap Presiden pada 31 Januari 2022.
Presiden menyebut bila Ainun Najib kembali ke Indonesia harus bisa digaji lebih besar dari pendapatannya di Singapura. Dia pun menyerahkan tugas untuk &amp;lsquo;membujuk&amp;rsquo; Ainun kepada para Kiai NU.
&quot;Ini nanti tugasnya Pak Kiai. kalau beliau yang 'ngendiko' (bicara), digaji berapa pun, bismillah pasti mau,&quot; kata Presiden.
Tak hanya Ainun Najib, Jokowi juga meminta sumber daya manusia (SDM) dengan talenta digital yang saat ini bekerja di luar negeri agar dapat pulang kembali ke Indonesia. Hal itu dilakukan demi membangun sistem digital Indonesia yang lebih baik.
&quot;Ekonomi yang kondusif harus kita bangun bersama-sama, dan digital talent yang kita miliki, yang ada di luar, memang harus kita undang kembali ke Tanah Air. Digital talent baik di bidang AI (artificial intelligent), di cloud computing, di digital design, di digital marketing, di blockchain,&quot; kata Presiden saat meresmikan Sea Labs Indonesia secara daring, Selasa (1/3/2022).&quot;Saya kira banyak anak-anak kita yang ada di luar yang perlu kita undang untuk kembali ke Tanah Air, dalam rangka membangun sistem digital kita agar lebih baik,&quot; imbuhnya.
Jokowi menekan bahwa ekonomi digital Indonesia memiliki potensi yang besar. Dan diperkirakan pada 2025 potensi ekonomi digital Indonesia mencapai USD146 Miliar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Usai Ainun Najib, Jokowi Minta Digital Talent di Luar Negeri Pulang ke Indonesia
&quot;Dan kontribusi ekonomi digital Indonesia diproyeksikan naik 8 kali di tahun 2030 yaitu di angka Rp4.531 triliun. ini angka yang sangat besar sekali dan seluruh sektor digital juga mengalami pertumbuhan dua digit di tahun 2021,&quot; jelasnya.
Jauh sebelum nama Ainun Najib muncul dan permintaan Jokowi untuk WNI yang sukses di luar negeri pulang kampung, ada beberapa nama yang akhirnya pulang kampung ke Indonesia.
Nama-nama ini menduduki jabatan menteri, lalu siapa saja mereka? Berikut ulasannnya seperti dirangkum Okezone.
1. Sri Mulyani
Presiden Jokowi meminta Sri Mulyani untuk menjadi Menteri Keuangan. Kala itu, Sri Mulyani menggantikan Menteri Keuangan sebelumnya Bambang Brodjonegoro.
Sebelum menjadi Menteri Keuangan di era Presiden Jokowi, Sri Mulyani merupakan Managing Director World Bank. Namun, Sri Mulyani melepas jabatan tersebut setelah mengembannya selama 6 tahun.
Sri Mulyani juga sempat menjadi Menteri Keuangan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
&quot;Tugas Menkeu adalah penting. Kenapa saya kembali ini adalah kepercayaan sekaligus penghormatan bagi saya pribadi. Menjalankan tugas membaktikan semua yang saya miliki demi perbaikan di Kemenkeu dari sisi pengelolaan fiskal,&quot; kata Sri Mulyani pada 27 Juli 20216.2. Arcandra Tahar
Nama Arcandra Tahar sempat menghebohkan publik dengan isu dua kewarganegaraan yakni Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Namun di balik isu tersebut, Arcandra rela pulang kampung ke Indonesia.
Arcandra Tahar dipanggil pulang oleh Presiden Jokowi untuk menjadi menjadi Menteri ESDM menggantikan Sudirman Said.
&quot;Pak Candra Tahar, selamat datang di Kementerian ESDM. Background Bapak sangat kuat, kita bersyukur mendapat pemimpin baru untuk melakukan pembenahan di sektor ESDM. Kita ingin terus melanjutkan ini. Sekali lagi selamat datang, selamat bekerja untuk yang terbaik bagi bangsa,&quot; kata Sudirman dalam sambutannya saat menyerahkan jabatan di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu 27 Juli 2016.
Sebelum pulang ke Indonesia, Arcandra Tahar merupakan profesional di bidang migas di Amerika Serikat (AS) selama 20 tahun.
Setelah jadi Menteri ESDM, kini Arcandra Tahar menjadi Komisaris Utama PT PGN Tbk.
3. Indroyono Soesilo
Nama Indroyono Soesilo juga pernah ditelepon Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk pulang kampung ke Indonesia. Kala itu, Indroyono menjadi pejabat tinggi di Organisasi Pangan Dunia atau Food and Agricultural Organization (FAO). Indroyono menjabat sebagai Direktur Pengelolaan Perikanan FAO.
Namun, diminta Jokowi untuk pulang ke Indonesia untuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman. Saat ini Indroyono sudah tidak lagi menjabat menteri. Posisi ini digantikan Luhut Binsar Pandjaitan.&quot;Saya sedang di Roma, presiden telepon saya tolong pulang. Langsung terbang ke Jakarta,&quot; kata Indroyono acara US-Indonesia Investment Summit di Hotel Mandarin Oriental Jakarta, Selasa 12 November 2014.
Menjelang 2 jam sebelum pengumuman kabinet, dirinya diminta datang ke Istana Negara. &quot;2 jam sebelum pengumuman, dari Setneg (sekretariat negara) meminta saya datang ke istana,&quot; ujarnya.
Selain tiga nama di atas, ada nama-nama orang hebat asal Indonesia yang pulang kampung. Seperti Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie.
BJ Habibie pernah menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi pada 1978. Kemudian diangkat menjadi Presiden ke-3 RI pada tahun 1998. Habibie menduduki kursi orang nomor 1 RI selama 17 bulan, menggantikan Soeharto yang kala itu diminta untuk mundur.
Habibie mengembuskan napas terakhir pada 11 September 2019 di usia 83 tahun.
BJ Habibie dikenal sebagai teknokrat yang namanya besar di dunia internasional. Karier Habibie di luar negeri bermula ketika dirinya melanjutkan kuliah di Rhenish Wesfalische Technische Hochscule, Jerman, jurusan Konstruksi Pesawat Terbang.
Meski namanya besar di kancah global, pada 1973 Habibie memilih pulang ke Indonesia memenuhi permintaan Presiden Soeharto. Beberapa waktu setelahnya, Habibie ditunjuk sebagai CEO dari Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN). Habibie juga memimpin proyek pesawat N250</content:encoded></item></channel></rss>
