<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kilang Minyak Balikpapan yang Terbakar Produksi BBM hingga LPG</title><description>Kilang Minyak Balikpapan milik PT Pertamina (Persero) terbakar pagi ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/04/320/2556252/kilang-minyak-balikpapan-yang-terbakar-produksi-bbm-hingga-lpg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/04/320/2556252/kilang-minyak-balikpapan-yang-terbakar-produksi-bbm-hingga-lpg"/><item><title>Kilang Minyak Balikpapan yang Terbakar Produksi BBM hingga LPG</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/04/320/2556252/kilang-minyak-balikpapan-yang-terbakar-produksi-bbm-hingga-lpg</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/04/320/2556252/kilang-minyak-balikpapan-yang-terbakar-produksi-bbm-hingga-lpg</guid><pubDate>Jum'at 04 Maret 2022 13:18 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/04/320/2556252/kilang-minyak-balikpapan-yang-terbakar-produksi-bbm-hingga-lpg-zu97eMoPGj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kilang minyak balikpapan produksi BBM dan LPG (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/04/320/2556252/kilang-minyak-balikpapan-yang-terbakar-produksi-bbm-hingga-lpg-zu97eMoPGj.jpg</image><title>Kilang minyak balikpapan produksi BBM dan LPG (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kilang Minyak Balikpapan milik PT Pertamina (Persero) terbakar pagi ini. Kilang ini berfungsi memproduksi Bahan Bakar Minyak atau BBM (Premium, Kero, Solar, Pertadex &amp;amp; Pertamax), Non BBM (Smooth Fluid 05), dan liquefied petroleum gas (LPG).
Mengutip laman resmi Pertamina, RU V Balikpapan menjadi salah satu unit bisnis Direktorat Pengolahan Pertamina yang produknya disalurkan ke kawasan Indonesia Timur. Bahkan, beberapa produknya disalurkan ke Indonesia Barat dan diekspor ke luar negeri.
BACA JUGA:Kilang Minyak Pertamina Balikpapan Terbakar, Pekerja Menyelamatkan Diri

Meski api sudah berhasil dipadamkan tim di lapangan, hingga operasional kembali berjalan, manajemen Pertamina belum merinci beberapa kerugian yang dialami akibat insiden tersebut.
&quot;Api yang sempat timbul telah berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.00 WITA. Penyebab timbulnya api saat ini belum diketahui dan masih menunggu hasil investigasi,&quot; ujar Are Manager Communication, Relation dan CSR Kilang Balikpapan, Ely Chandra, Jumat (4/3/2022).
BACA JUGA:Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan Sudah Padam, Pertamina Investigasi Penyebabnya

Manajemen perseroan juga mencatat, sejak pertama kali dibangun RU V telah mengalami beberapa kali perubahan untuk meningkatkan margin dan kapasitas produksi. Pasalnya, seluruh produk yang dihasilkan digunakan untuk memasok kebutuhan dalam negeri, khususnya wilayah Indonesia Timur.
Adapun Refinery Unit V memiliki kapasitas pengolahan minyak mentah 260 MBSD setara 25 % dari kapasitas intake nasional dan market share BBM 15,6 % skala nasional.Kapasitas kilang RU V ditargetkan untuk dikembangkan menjadi 360 MBSD  melalui Program RDMP yang mentransformasi kilang Pertamina dalam empat  aspek yakni Crude Flexibility, Profitability,Energy Security, dan  Product Quality. Hasilnya, RU V tak hanya berhasil mencapai target  kuantitas produksi, namun juga dari segi kualitas.
RU V telah beroperasi sejak 1922 dan saat ini memasok hingga 26%  total kebutuhan BBM di seluruh Indonesia. Lokasi RU V sangat strategis  untuk memasok kebutuhan BBM di kawasan Indonesia Timur, dan didukung  oleh jaringan distribusi mencakup pipa distribusi, kapal tanker, serta  moda transportasi darat.
Sementara, cikal bakal pendirian Pertamina RU V Balikpapan lantaran  terjadinya peristiwa pengeboran minyak untuk yang pertama kalinya di  Balikpapan yang dilakukan Pemerintah Hindia Belanda pada 10 Februari  1897. Peristiwa bersejarah tersebut menjadi awal mula berdirinya Kota  Balikpapan.
Pengeboran sumur minyak pertama yang diberi nama Sumur Mathilda,  dilakukan oleh Mathilda Corporation, kerjasama antara J. H. Menten dan  Adams dari Samuel &amp;amp; Co.</description><content:encoded>JAKARTA - Kilang Minyak Balikpapan milik PT Pertamina (Persero) terbakar pagi ini. Kilang ini berfungsi memproduksi Bahan Bakar Minyak atau BBM (Premium, Kero, Solar, Pertadex &amp;amp; Pertamax), Non BBM (Smooth Fluid 05), dan liquefied petroleum gas (LPG).
Mengutip laman resmi Pertamina, RU V Balikpapan menjadi salah satu unit bisnis Direktorat Pengolahan Pertamina yang produknya disalurkan ke kawasan Indonesia Timur. Bahkan, beberapa produknya disalurkan ke Indonesia Barat dan diekspor ke luar negeri.
BACA JUGA:Kilang Minyak Pertamina Balikpapan Terbakar, Pekerja Menyelamatkan Diri

Meski api sudah berhasil dipadamkan tim di lapangan, hingga operasional kembali berjalan, manajemen Pertamina belum merinci beberapa kerugian yang dialami akibat insiden tersebut.
&quot;Api yang sempat timbul telah berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.00 WITA. Penyebab timbulnya api saat ini belum diketahui dan masih menunggu hasil investigasi,&quot; ujar Are Manager Communication, Relation dan CSR Kilang Balikpapan, Ely Chandra, Jumat (4/3/2022).
BACA JUGA:Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan Sudah Padam, Pertamina Investigasi Penyebabnya

Manajemen perseroan juga mencatat, sejak pertama kali dibangun RU V telah mengalami beberapa kali perubahan untuk meningkatkan margin dan kapasitas produksi. Pasalnya, seluruh produk yang dihasilkan digunakan untuk memasok kebutuhan dalam negeri, khususnya wilayah Indonesia Timur.
Adapun Refinery Unit V memiliki kapasitas pengolahan minyak mentah 260 MBSD setara 25 % dari kapasitas intake nasional dan market share BBM 15,6 % skala nasional.Kapasitas kilang RU V ditargetkan untuk dikembangkan menjadi 360 MBSD  melalui Program RDMP yang mentransformasi kilang Pertamina dalam empat  aspek yakni Crude Flexibility, Profitability,Energy Security, dan  Product Quality. Hasilnya, RU V tak hanya berhasil mencapai target  kuantitas produksi, namun juga dari segi kualitas.
RU V telah beroperasi sejak 1922 dan saat ini memasok hingga 26%  total kebutuhan BBM di seluruh Indonesia. Lokasi RU V sangat strategis  untuk memasok kebutuhan BBM di kawasan Indonesia Timur, dan didukung  oleh jaringan distribusi mencakup pipa distribusi, kapal tanker, serta  moda transportasi darat.
Sementara, cikal bakal pendirian Pertamina RU V Balikpapan lantaran  terjadinya peristiwa pengeboran minyak untuk yang pertama kalinya di  Balikpapan yang dilakukan Pemerintah Hindia Belanda pada 10 Februari  1897. Peristiwa bersejarah tersebut menjadi awal mula berdirinya Kota  Balikpapan.
Pengeboran sumur minyak pertama yang diberi nama Sumur Mathilda,  dilakukan oleh Mathilda Corporation, kerjasama antara J. H. Menten dan  Adams dari Samuel &amp;amp; Co.</content:encoded></item></channel></rss>
