<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Orang RI Rela Antre Berjam-jam demi Minyak Goreng Rp14.000</title><description>Puluhan warga rela antre selama berjam-jam demi mendapatkan minyak goreng Rp14.000/liter.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/04/320/2556318/orang-ri-rela-antre-berjam-jam-demi-minyak-goreng-rp14-000</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/04/320/2556318/orang-ri-rela-antre-berjam-jam-demi-minyak-goreng-rp14-000"/><item><title>Orang RI Rela Antre Berjam-jam demi Minyak Goreng Rp14.000</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/04/320/2556318/orang-ri-rela-antre-berjam-jam-demi-minyak-goreng-rp14-000</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/04/320/2556318/orang-ri-rela-antre-berjam-jam-demi-minyak-goreng-rp14-000</guid><pubDate>Jum'at 04 Maret 2022 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/04/320/2556318/orang-ri-rela-antre-berjam-jam-demi-minyak-goreng-rp14-000-ih9GTJsHvP.png" expression="full" type="image/jpeg">Penyebab minyak goreng murah langka (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/04/320/2556318/orang-ri-rela-antre-berjam-jam-demi-minyak-goreng-rp14-000-ih9GTJsHvP.png</image><title>Penyebab minyak goreng murah langka (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Puluhan warga rela antre selama berjam-jam demi mendapatkan minyak goreng Rp14.000/liter. Warga di Perumahan Sudirman, Desa Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten juga rela berdesak-desakan karena sudah lama kesulitan memperoleh minyak goreng selama beberapa pekan ini.
Pantauan di lapangan, sejumlah ibu-ibu yang tak ingin ketinggalan dan kehabisan stok minyak harga murah terlihat mengikutsertakan anaknya dalam antrean panjang perburuan minyak tersebut.
BACA JUGA:Diduga Mainkan Harga, Kemendag Bakal Usut Sales Minyak Goreng
Khodijah (30), salah satu warga yang ikut dalam antrean minyak goreng di Tangerang, Jumat, mengatakan, bahwa dengan adanya kelangkaan stok dan harga jual tinggi membuat dirinya kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng dalam memenuhi kebutuhan keluarga.
&quot;Saya antre sudah dari pagi, karena saya dapat info semalam dari grup akan ada pengiriman minyak goreng di toko ini. Meski ujung-ujungnya antre juga, tapi tidak apa-apa lah daripada saya tidak bisa masak,&quot; katanya, Jumat (4/3/2022).
BACA JUGA:Berantas Oknum Nakal, Kemendag Langsung Distribusi Minyak Goreng ke Pedagang Pasar 
Dirinya berharap pemerintah pusat maupun pemerintah daerah segera dapat mengatasi lonjakan dan kelangkaan harga minyak goreng, sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan minyak. Apalagi, kata dia, beberapa pekan ini akan menghadapi bulan suci Ramadan.&quot;Saya berharap pemerintah bisa secepatnya mengatasi kelangkaan minyak  sekarang ini. Kita sudah susah, apa-apa langka dan mahal, gimana nanti  pas masuk bulan puasa,&quot; harapnya.
Sementara Ruly (28) salah satu warga Perumahan Sudirman mengeluhkan  hal yang sama, terkait kelangkaan minyak goreng di wilayah Kabupaten  Tangerang tersebut.
Dia menyebutkan selama ini warga harus mengantre untuk mendapatkan 1  liter minyak goreng kemasan. Sedangkan dalam perburuan itu dirinya tidak  pasti apakah bisa mendapatkannya atau tidak.
&quot;Sekarang minyak yang disediakan di toko ini terbatas. Saya kali ini  tidak tahu bisa dapat apa nggak. Karena info dari toko stoknya hanya  terbatas, warga yang antre banyak lagi,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Puluhan warga rela antre selama berjam-jam demi mendapatkan minyak goreng Rp14.000/liter. Warga di Perumahan Sudirman, Desa Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten juga rela berdesak-desakan karena sudah lama kesulitan memperoleh minyak goreng selama beberapa pekan ini.
Pantauan di lapangan, sejumlah ibu-ibu yang tak ingin ketinggalan dan kehabisan stok minyak harga murah terlihat mengikutsertakan anaknya dalam antrean panjang perburuan minyak tersebut.
BACA JUGA:Diduga Mainkan Harga, Kemendag Bakal Usut Sales Minyak Goreng
Khodijah (30), salah satu warga yang ikut dalam antrean minyak goreng di Tangerang, Jumat, mengatakan, bahwa dengan adanya kelangkaan stok dan harga jual tinggi membuat dirinya kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng dalam memenuhi kebutuhan keluarga.
&quot;Saya antre sudah dari pagi, karena saya dapat info semalam dari grup akan ada pengiriman minyak goreng di toko ini. Meski ujung-ujungnya antre juga, tapi tidak apa-apa lah daripada saya tidak bisa masak,&quot; katanya, Jumat (4/3/2022).
BACA JUGA:Berantas Oknum Nakal, Kemendag Langsung Distribusi Minyak Goreng ke Pedagang Pasar 
Dirinya berharap pemerintah pusat maupun pemerintah daerah segera dapat mengatasi lonjakan dan kelangkaan harga minyak goreng, sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan minyak. Apalagi, kata dia, beberapa pekan ini akan menghadapi bulan suci Ramadan.&quot;Saya berharap pemerintah bisa secepatnya mengatasi kelangkaan minyak  sekarang ini. Kita sudah susah, apa-apa langka dan mahal, gimana nanti  pas masuk bulan puasa,&quot; harapnya.
Sementara Ruly (28) salah satu warga Perumahan Sudirman mengeluhkan  hal yang sama, terkait kelangkaan minyak goreng di wilayah Kabupaten  Tangerang tersebut.
Dia menyebutkan selama ini warga harus mengantre untuk mendapatkan 1  liter minyak goreng kemasan. Sedangkan dalam perburuan itu dirinya tidak  pasti apakah bisa mendapatkannya atau tidak.
&quot;Sekarang minyak yang disediakan di toko ini terbatas. Saya kali ini  tidak tahu bisa dapat apa nggak. Karena info dari toko stoknya hanya  terbatas, warga yang antre banyak lagi,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
