<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kembangkan UMKM, Menko Airlangga Tingkatkan Akses Pembiayaan KUR</title><description>Pemerintah mendorong peningkatan akses dan pengembangan UMKM melalui kredit UMKM.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/04/320/2556609/kembangkan-umkm-menko-airlangga-tingkatkan-akses-pembiayaan-kur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/04/320/2556609/kembangkan-umkm-menko-airlangga-tingkatkan-akses-pembiayaan-kur"/><item><title>Kembangkan UMKM, Menko Airlangga Tingkatkan Akses Pembiayaan KUR</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/04/320/2556609/kembangkan-umkm-menko-airlangga-tingkatkan-akses-pembiayaan-kur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/04/320/2556609/kembangkan-umkm-menko-airlangga-tingkatkan-akses-pembiayaan-kur</guid><pubDate>Jum'at 04 Maret 2022 22:37 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/04/320/2556609/kembangkan-umkm-menko-airlangga-tingkatkan-akses-pembiayaan-kur-y0GLjBbjDr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga tingkatkan akses pembiayaan KUR (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/04/320/2556609/kembangkan-umkm-menko-airlangga-tingkatkan-akses-pembiayaan-kur-y0GLjBbjDr.jpg</image><title>Menko Airlangga tingkatkan akses pembiayaan KUR (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mendorong peningkatan akses dan pengembangan UMKM melalui kredit UMKM. Hal ini tercantum dalam PBI Nomor 23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, pemerintah melanjutkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang berperan penting dalam percepatan penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi. Pada tahun 2022, Pemerintah telah mengalokasikan anggaran PC-PEN sebesar Rp455,62 Triliun.
BACA JUGA:Menko Airlangga Serahkan KUR kepada Pelaku UMKM di Sumsel

Program yang terdiri dari klaster Penanganan Kesehatan, Perlindungan Masyarakat, dan Penguatan Pemulihan Ekonomi ini akan terus dimonitor secara intensif agar dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Di tahun ini, UMKM juga akan mendapatkan prioritas dalam alokasi anggaran PEN guna mendorong pemulihan yang lebih cepat.
Penyaluran KUR terus menunjukkan peningkatan dimana realisasi KUR tahun 2021 meningkat 42% dibandingkan tahun 2020, sehingga mencapai Rp281,86 Triliun (98,9% dari perubahan target tahun 2021 sebesar Rp285 Triliun) dan diberikan kepada 7,4 juta debitur.
BACA JUGA:Bagikan Gerobak UMKM, Hary Tanoe Ingin Perekonomian Masyarakat Terdongkrak

Penyaluran KUR pada tahun 2022 hingga tanggal 28 Februari 2022 tercatat sebesar Rp55,06 Triliun (14,75% dari target tahun 2022 Rp373,17 Triliun) dan diberikan kepada 1,26 juta debitur. Sehingga total outstanding KUR pada 28 Februari 2022 sebesar Rp412 Triliun dengan NPL yang relatif rendah sebesar 0,98%. Porsi penyaluran KUR tahun 2022 per sektor terbesar disalurkan di sektor perdagangan (44,8%) disusul sektor pertanian (30,5%) dan jasa (13,7%).
&amp;ldquo;Pemerintah juga telah memperpanjang tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3% dari akhir Juni 2022 menjadi akhir Desember 2022. Dengan demikian, suku bunga KUR sampai dengan akhir Desember 2022 hanya sebesar 3%. Selain itu, Pemerintah juga menyediakan grace period selama 5 tahun. Dengan dukungan tersebut, pekebun membayar cicilan setelah tanaman sawitnya menghasilkan,&amp;rdquo; ujar Menko Airlangga.Dalam pengembangan UMKM, Pemerintah mengeluarkan kebijakan antara  lain, mewajibkan bank menyalurkan kredit minimal sebesar 30% dari total  kredit pada tahun 2024, meningkatkan besarnya kredit UMKM menjadi Rp10  miliar, restrukturisasi kredit UMKM yang terdampak Covid-19, serta  relaksasi kebijakan dan penambahan plafon KUR.
Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga melakukan penyerahan  KUR secara kelompok, seperti untuk usaha bakso, kelapa sawit, pembuat  songket, dan pekebun sawit.
&amp;ldquo;Saya mengapresiasi pencapaian KUR Sumatera Selatan yang Non  Performing Loan (NPL) rendah dan capaiannya meningkatkan 100% ditahun  2020 sekitar Rp4,4 triliun, ditahun 2021 menjadi Rp8 triliun,&amp;rdquo; pungkas  Menko Airlangga.
Turut hadir pada acara tersebut yakni Menteri Perindustrian, Wakil  Menteri Perdagangan, Anggota DPR RI, Gubernur Sumatera Selatan, Deputi  Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Ketua DPRD Sumatera Selatan,  serta Direksi Penyalur KUR dan Penjamin KUR.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mendorong peningkatan akses dan pengembangan UMKM melalui kredit UMKM. Hal ini tercantum dalam PBI Nomor 23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, pemerintah melanjutkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang berperan penting dalam percepatan penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi. Pada tahun 2022, Pemerintah telah mengalokasikan anggaran PC-PEN sebesar Rp455,62 Triliun.
BACA JUGA:Menko Airlangga Serahkan KUR kepada Pelaku UMKM di Sumsel

Program yang terdiri dari klaster Penanganan Kesehatan, Perlindungan Masyarakat, dan Penguatan Pemulihan Ekonomi ini akan terus dimonitor secara intensif agar dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Di tahun ini, UMKM juga akan mendapatkan prioritas dalam alokasi anggaran PEN guna mendorong pemulihan yang lebih cepat.
Penyaluran KUR terus menunjukkan peningkatan dimana realisasi KUR tahun 2021 meningkat 42% dibandingkan tahun 2020, sehingga mencapai Rp281,86 Triliun (98,9% dari perubahan target tahun 2021 sebesar Rp285 Triliun) dan diberikan kepada 7,4 juta debitur.
BACA JUGA:Bagikan Gerobak UMKM, Hary Tanoe Ingin Perekonomian Masyarakat Terdongkrak

Penyaluran KUR pada tahun 2022 hingga tanggal 28 Februari 2022 tercatat sebesar Rp55,06 Triliun (14,75% dari target tahun 2022 Rp373,17 Triliun) dan diberikan kepada 1,26 juta debitur. Sehingga total outstanding KUR pada 28 Februari 2022 sebesar Rp412 Triliun dengan NPL yang relatif rendah sebesar 0,98%. Porsi penyaluran KUR tahun 2022 per sektor terbesar disalurkan di sektor perdagangan (44,8%) disusul sektor pertanian (30,5%) dan jasa (13,7%).
&amp;ldquo;Pemerintah juga telah memperpanjang tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3% dari akhir Juni 2022 menjadi akhir Desember 2022. Dengan demikian, suku bunga KUR sampai dengan akhir Desember 2022 hanya sebesar 3%. Selain itu, Pemerintah juga menyediakan grace period selama 5 tahun. Dengan dukungan tersebut, pekebun membayar cicilan setelah tanaman sawitnya menghasilkan,&amp;rdquo; ujar Menko Airlangga.Dalam pengembangan UMKM, Pemerintah mengeluarkan kebijakan antara  lain, mewajibkan bank menyalurkan kredit minimal sebesar 30% dari total  kredit pada tahun 2024, meningkatkan besarnya kredit UMKM menjadi Rp10  miliar, restrukturisasi kredit UMKM yang terdampak Covid-19, serta  relaksasi kebijakan dan penambahan plafon KUR.
Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga melakukan penyerahan  KUR secara kelompok, seperti untuk usaha bakso, kelapa sawit, pembuat  songket, dan pekebun sawit.
&amp;ldquo;Saya mengapresiasi pencapaian KUR Sumatera Selatan yang Non  Performing Loan (NPL) rendah dan capaiannya meningkatkan 100% ditahun  2020 sekitar Rp4,4 triliun, ditahun 2021 menjadi Rp8 triliun,&amp;rdquo; pungkas  Menko Airlangga.
Turut hadir pada acara tersebut yakni Menteri Perindustrian, Wakil  Menteri Perdagangan, Anggota DPR RI, Gubernur Sumatera Selatan, Deputi  Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Ketua DPRD Sumatera Selatan,  serta Direksi Penyalur KUR dan Penjamin KUR.</content:encoded></item></channel></rss>
