<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Makin Mahal Imbas Perang Rusia-Ukraina</title><description>Harga emas berjangka kembali melonjak pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/05/320/2556670/harga-emas-berjangka-makin-mahal-imbas-perang-rusia-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/05/320/2556670/harga-emas-berjangka-makin-mahal-imbas-perang-rusia-ukraina"/><item><title>Harga Emas Berjangka Makin Mahal Imbas Perang Rusia-Ukraina</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/05/320/2556670/harga-emas-berjangka-makin-mahal-imbas-perang-rusia-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/05/320/2556670/harga-emas-berjangka-makin-mahal-imbas-perang-rusia-ukraina</guid><pubDate>Sabtu 05 Maret 2022 07:43 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/05/320/2556670/harga-emas-berjangka-makin-mahal-imbas-perang-rusia-ukraina-QUy1V7tm3p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/05/320/2556670/harga-emas-berjangka-makin-mahal-imbas-perang-rusia-ukraina-QUy1V7tm3p.jpg</image><title>Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas berjangka kembali melonjak pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas terus bergerak menuju target USD2.000 per ounce karena kian memburuknya agresi Rusia di Ukraina meningkatkan risiko geopolitik yang mendorong permintaan safe-haven terhadap logam kuning.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp3.000, Dekati Rp1 Juta/Gram

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, melambung USD30,7 atau 1,59%, menjadi ditutup pada USD1.966,60 per ounce. Untuk minggu ini, emas berjangka naik 4,2%, merupakan kenaikan mingguan terbesar sejak Juli 2020.
&quot;Krisis Rusia-Ukraina akan terus mendukung prospek harga logam mulia lebih tinggi,&quot; kata analis Saxo Bank Ole Hansen dalam sebuah catatan.
BACA JUGA:Harga Emas Kian Mahal Dipicu Perang Rusia-Ukraina

&quot;Ini tidak hanya karena potensi tawaran safe-haven jangka pendek yang akan pasang surut, tetapi yang lebih penting karena apa arti ketegangan ini bagi inflasi, pertumbuhan, dan ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral.&quot;
Emas yang dianggap sebagai penyimpan nilai yang aman selama ketidakpastian seperti itu, sebagian besar mengabaikan lonjakan 1,0% dalam dolar, tempat berlindung alternatif, dan kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve akhir bulan ini.Saham-saham di Wall Street yang turun karena kekhawatiran atas konflik di Ukraina juga lebih lanjut mendukung emas.
Laporan pekerjaan AS untuk Februari yang luar biasa tidak menemukan  kenaikan upah, juga membantu emas. Analis mengatakan laporan itu mungkin  mendorong Federal Reserve untuk lebih longgar dengan kenaikan suku  bunga era pandemi pertama yang dijadwalkan dalam dua minggu ke depan.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat (4/3/2022) bahwa  Amerika Serikat menambahkan 678.000 pekerjaan pada Februari, lebih dari  440.000 pekerjaan yang diperkirakan oleh para ekonom. Dan tingkat  pengangguran turun menjadi 3,8% dari 4%.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 57,7 sen atau  2,29%, menjadi ditutup pada USD25,789 per ounce. Platinum untuk  pengiriman April naik USD36 atau 3,33%, menjadi ditutup pada USD1.116,8  per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas berjangka kembali melonjak pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas terus bergerak menuju target USD2.000 per ounce karena kian memburuknya agresi Rusia di Ukraina meningkatkan risiko geopolitik yang mendorong permintaan safe-haven terhadap logam kuning.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp3.000, Dekati Rp1 Juta/Gram

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, melambung USD30,7 atau 1,59%, menjadi ditutup pada USD1.966,60 per ounce. Untuk minggu ini, emas berjangka naik 4,2%, merupakan kenaikan mingguan terbesar sejak Juli 2020.
&quot;Krisis Rusia-Ukraina akan terus mendukung prospek harga logam mulia lebih tinggi,&quot; kata analis Saxo Bank Ole Hansen dalam sebuah catatan.
BACA JUGA:Harga Emas Kian Mahal Dipicu Perang Rusia-Ukraina

&quot;Ini tidak hanya karena potensi tawaran safe-haven jangka pendek yang akan pasang surut, tetapi yang lebih penting karena apa arti ketegangan ini bagi inflasi, pertumbuhan, dan ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral.&quot;
Emas yang dianggap sebagai penyimpan nilai yang aman selama ketidakpastian seperti itu, sebagian besar mengabaikan lonjakan 1,0% dalam dolar, tempat berlindung alternatif, dan kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve akhir bulan ini.Saham-saham di Wall Street yang turun karena kekhawatiran atas konflik di Ukraina juga lebih lanjut mendukung emas.
Laporan pekerjaan AS untuk Februari yang luar biasa tidak menemukan  kenaikan upah, juga membantu emas. Analis mengatakan laporan itu mungkin  mendorong Federal Reserve untuk lebih longgar dengan kenaikan suku  bunga era pandemi pertama yang dijadwalkan dalam dua minggu ke depan.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat (4/3/2022) bahwa  Amerika Serikat menambahkan 678.000 pekerjaan pada Februari, lebih dari  440.000 pekerjaan yang diperkirakan oleh para ekonom. Dan tingkat  pengangguran turun menjadi 3,8% dari 4%.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 57,7 sen atau  2,29%, menjadi ditutup pada USD25,789 per ounce. Platinum untuk  pengiriman April naik USD36 atau 3,33%, menjadi ditutup pada USD1.116,8  per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
