<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biang Kerok Minyak Goreng Langka, Kemendag: Bendungannya Penuh tapi Irigasinya Tidak Lancar</title><description>Minyak goreng langka di pasaran lantaran distribusi macet.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/05/320/2556882/biang-kerok-minyak-goreng-langka-kemendag-bendungannya-penuh-tapi-irigasinya-tidak-lancar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/05/320/2556882/biang-kerok-minyak-goreng-langka-kemendag-bendungannya-penuh-tapi-irigasinya-tidak-lancar"/><item><title>Biang Kerok Minyak Goreng Langka, Kemendag: Bendungannya Penuh tapi Irigasinya Tidak Lancar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/05/320/2556882/biang-kerok-minyak-goreng-langka-kemendag-bendungannya-penuh-tapi-irigasinya-tidak-lancar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/05/320/2556882/biang-kerok-minyak-goreng-langka-kemendag-bendungannya-penuh-tapi-irigasinya-tidak-lancar</guid><pubDate>Sabtu 05 Maret 2022 17:48 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/05/320/2556882/biang-kerok-minyak-goreng-langka-kemendag-bendungannya-penuh-tapi-irigasinya-tidak-lancar-vlOcifljxe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyebab minyak goreng murah langka (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/05/320/2556882/biang-kerok-minyak-goreng-langka-kemendag-bendungannya-penuh-tapi-irigasinya-tidak-lancar-vlOcifljxe.jpg</image><title>Penyebab minyak goreng murah langka (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Minyak goreng langka di pasaran lantaran distribusi macet. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan membeberkan tidak lancarnya distribusi hingga ke pasar-pasar tradisional menjadi biang kerok utama kelangkaan minyak goreng.
Oke mengungkapkan bahwa sejak tanggal 14 Februari 2022, Kemendag sudah mengalokasikan dan mendistribusikan lebih dari 300 juta ton minyak goreng, dan sampai perkiraan akhir minggu ini sudah dipasok 340 juta ton.
BACA JUGA:Terungkap! Minyak Goreng Langka karena Ada Oknum yang Bermain!

&quot;Jadi harusnya aman, harusnya banjir. Permasalahannya, sampai ke wilayah-wilayah pasokan, itu sudah dialirkan. Ternyata 'bendungannya&quot; sudah penuh, &quot;irigasinya&quot; tidak lancar. Ini yang menyebabkan ada dampak kelangkaan,&amp;rdquo; ujar Oke dalam Polemik MNC Trijaya &amp;ldquo;Quo Vadis Sembako Nasional&amp;rdquo; di Jakarta, Sabtu (5/3/2022).
BACA JUGA:Kemendag Jamin Minyak Goreng Tak Langka Jelang Lebaran, Beneran Nih?

Implementasi HET, kata dia, sebenarnya sudah berjalan baik terutama di ritel modern. Akan tetapi, kemampuan ritel modern untuk menjual minyak goreng dengan HET hanya sekitar 25 juta ton, sementara kebutuhan pasokan minyak goreng per bulan mencapai 327 juta ton.&quot;Sehingga masih ada sekitar 300 juta yang harus didistribusikan  melalui pasar tradisional. Dari aliran irigasinya ada yang belok ke  perumahan, padahal harusnya ke sawah yang nyumpelnya akan kita tindak  tegas. Intinya kita lakukan tindakan,&amp;rdquo; jelasnya.
Sembari menunggu proses distribusi berjalan lancar, pemerintah  akhirnya mengambil inisiatif untuk memasok langsung minyak goreng curah  ke pasar-pasar tradisional.
&amp;ldquo;Masyarakat tidak bisa menunggu distribusi ini lancar. Maka saat ini  pemerintah bekerja sama dengan pemerintah daerah langsung memasok ke  pasar rakyat,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Minyak goreng langka di pasaran lantaran distribusi macet. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan membeberkan tidak lancarnya distribusi hingga ke pasar-pasar tradisional menjadi biang kerok utama kelangkaan minyak goreng.
Oke mengungkapkan bahwa sejak tanggal 14 Februari 2022, Kemendag sudah mengalokasikan dan mendistribusikan lebih dari 300 juta ton minyak goreng, dan sampai perkiraan akhir minggu ini sudah dipasok 340 juta ton.
BACA JUGA:Terungkap! Minyak Goreng Langka karena Ada Oknum yang Bermain!

&quot;Jadi harusnya aman, harusnya banjir. Permasalahannya, sampai ke wilayah-wilayah pasokan, itu sudah dialirkan. Ternyata 'bendungannya&quot; sudah penuh, &quot;irigasinya&quot; tidak lancar. Ini yang menyebabkan ada dampak kelangkaan,&amp;rdquo; ujar Oke dalam Polemik MNC Trijaya &amp;ldquo;Quo Vadis Sembako Nasional&amp;rdquo; di Jakarta, Sabtu (5/3/2022).
BACA JUGA:Kemendag Jamin Minyak Goreng Tak Langka Jelang Lebaran, Beneran Nih?

Implementasi HET, kata dia, sebenarnya sudah berjalan baik terutama di ritel modern. Akan tetapi, kemampuan ritel modern untuk menjual minyak goreng dengan HET hanya sekitar 25 juta ton, sementara kebutuhan pasokan minyak goreng per bulan mencapai 327 juta ton.&quot;Sehingga masih ada sekitar 300 juta yang harus didistribusikan  melalui pasar tradisional. Dari aliran irigasinya ada yang belok ke  perumahan, padahal harusnya ke sawah yang nyumpelnya akan kita tindak  tegas. Intinya kita lakukan tindakan,&amp;rdquo; jelasnya.
Sembari menunggu proses distribusi berjalan lancar, pemerintah  akhirnya mengambil inisiatif untuk memasok langsung minyak goreng curah  ke pasar-pasar tradisional.
&amp;ldquo;Masyarakat tidak bisa menunggu distribusi ini lancar. Maka saat ini  pemerintah bekerja sama dengan pemerintah daerah langsung memasok ke  pasar rakyat,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
