<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Butuh Modal untuk Bisnis Laundry? MotionBanking x Kredit Pintar Solusinya, Intip Caranya!</title><description>Bisnis laundry merupakan salah satu usaha yang menguntungkan dan bisa dijalankan dengan modal usaha yang relatif terjangkau.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/05/455/2556855/butuh-modal-untuk-bisnis-laundry-motionbanking-x-kredit-pintar-solusinya-intip-caranya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/05/455/2556855/butuh-modal-untuk-bisnis-laundry-motionbanking-x-kredit-pintar-solusinya-intip-caranya"/><item><title>Butuh Modal untuk Bisnis Laundry? MotionBanking x Kredit Pintar Solusinya, Intip Caranya!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/05/455/2556855/butuh-modal-untuk-bisnis-laundry-motionbanking-x-kredit-pintar-solusinya-intip-caranya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/05/455/2556855/butuh-modal-untuk-bisnis-laundry-motionbanking-x-kredit-pintar-solusinya-intip-caranya</guid><pubDate>Sabtu 05 Maret 2022 16:46 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/05/455/2556855/butuh-modal-untuk-bisnis-laundry-motionbanking-x-kredit-pintar-solusinya-intip-caranya-kiZ5JSlP5q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cara mendapatkan modal untuk bisnis laundry (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/05/455/2556855/butuh-modal-untuk-bisnis-laundry-motionbanking-x-kredit-pintar-solusinya-intip-caranya-kiZ5JSlP5q.jpg</image><title>Cara mendapatkan modal untuk bisnis laundry (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - Bisnis laundry merupakan salah satu usaha yang menguntungkan dan bisa dijalankan dengan modal usaha yang relatif terjangkau. Jasa laundry cenderung disukai oleh masyarakat yang memiliki kewajiban yang cukup menyita waktu sehari-hari, seperti misalnya, mahasiswa dan karyawan.
Tertarik memulai bisnisnya? Yuk, simak berbagai hal yang diketahui sebelum memutuskan untuk memulai bisnis laundry.
Begini Cara Memulai Usaha Laundry
 
Mendapatkan modal usaha, baik dengan cara mengumpulkannya dari pendapatan maupun dengan menggunakan dana pinjaman, adalah salah satu cara untuk memulai usaha laundry. Namun, selain hal tersebut, apa saja yang perlu dipersiapkan?
BACA JUGA:Gratis! MotionBanking &amp;amp; XL Axiata Bagi-Bagi Kuota Internet 6 GB , Begini Caranya!

1. Hitung kebutuhan modal usaha
 
Agar pengelolaan modal usaha bisa berjalan dengan baik, pemilik usaha wajib memahami berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi saat pertama kali membuka bisnis laundry. Untuk mengembangkan usaha laundry, tentunya modal usaha yang dimiliki tidak bisa dihabiskan untuk pengadaan peralatan saja.
Jika ada karyawan yang membantu jalannya operasional laundry, perhitungkan juga besaran gaji yang hendak diberikan selama sebulan. Jangan lupa untuk mempertimbangkan berbagai pengeluaran tak terduga untuk keperluan usaha, seperti jika sewaktu-waktu pihak pengurus kampung meminta sumbangan bagi pemilik usaha untuk keperluan kampung, jaminan keamanan, dan lain-lain.
BACA JUGA:Anda Generasi Sandwich? Ikuti 3 Tips Kelola Finansial dari MotionBanking Ini

2. Melakukan analisis usaha
 
Analisis usaha jasa laundry merupakan salah satu strategi yang baik untuk membuat bisnis laundry Anda bisa berjalan secara berkelanjutan. Untuk melakukan analisis, Anda bisa berdiskusi mengenai peluang bisnis, peralatan yang wajib dibeli untuk persiapan jalannya usaha laundry, biaya operasional, dan lain-lain kepada rekan yang lebih dulu memulai usaha laundry atau mengamati usaha laundry yang menjadi langganan Anda.
3. Pilih lokasi yang tepat
 
Telah disampaikan dalam paragraf sebelumnya bahwa laundry adalah jasa yang kerap diminati mahasiswa dan karyawan. Dengan anggapan tersebut, bisa disimpulkan bahwa daerah kos maupun pemukiman mahasiswa atau karyawan bisa menjadi pilihan lokasi yang baik untuk menjalankan usaha laundry. Selain itu, pastikan juga bahwa lokasi laundry juga strategis agar mudah dijangkau dan semakin diminati oleh konsumen.
4. Mengawasi kompetitor
 
Karena jasa laundry bukanlah bidang usaha yang baru, wajar  jika sudah banyak pesaing yang lebih dulu terjun ke usaha ini. Hal ini  akan cukup menguntungkan Anda untuk menyusun strategi agar bisa  menyaingi kompetitor yang ada. Amati layanan dan produk yang disediakan  oleh kompetitor sebagai salah satu strategi untuk mendapatkan pelanggan  setia di laundry Anda.
5. Menetapkan daftar harga
 
Harga yang kompetitif adalah salah satu faktor pelanggan setia  menggunakan jasa laundry. Untuk menetapkan daftar harga, hitung biaya  operasional dan perlengkapan yang dikeluarkan untuk berbagai jasa yang  tersedia, misal, cuci kering, cuci dan setrika, cuci dry cleaning, cuci  kilat, dan lain-lain. Selain itu, bandingkan juga dengan berbagai  kompetitor yang ada di sekitar lokasi usaha laundry.
6. Membuat rangkaian SOP untuk menjaga kualitas dan pelayanan
 
Standard Operating Procedure (SOP) adalah sebuah cara untuk menjaga  kualitas dan pelayanan dalam jasa laundry. SOP berisi berbagai tata cara  untuk memberikan hasil terbaik bagi konsumen yang menggunakan jasa  Anda. Karena ini adalah jasa laundry, Anda bisa membuat SOP yang memuat  tentang lamanya pengerjaan cuci, suhu ideal untuk menyetrika bahan  tertentu, kebijakan jika pakaian hilang/rusak, dan sebagainya.
Memulai bisnis laundry
 
Peralatan usaha adalah salah satu senjata perang untuk mengembangkan  usaha apapun, termasuk laundry. Untuk membuat anggaran belanja dari  modal usaha bisa tersalurkan dengan optimal, ada baiknya Anda hanya  membeli berbagai peralatan yang penting dalam masa awal berjalannya  usaha laundry. Inilah berbagai peralatan usaha untuk memulai laundry.
1. Timbangan
Timbangan berfungsi untuk menimbang pakaian/barang laundry milik  pelanggan. Jika Anda menetapkan tarif laundry per kilogram untuk  pelanggan, timbangan adalah perlengkapan yang tidak boleh tertinggal.  Jika perlu, beli 2 timbangan sekaligus agar Anda memiliki cadangan jika  salah satu di antaranya tidak bisa digunakan.
2. Mesin cuci dan mesin pengering pakaian
Ada banyak pilihan mesin cuci yang tersedia di pasaran. Anda bisa  memilih mesin cuci bukaan atas atau depan. Ada juga mesin cuci yang  dibuat untuk kebutuhan mencuci saja, sehingga Anda harus membeli mesin  pengering secara terpisah. Intinya, sebelum membeli mesin cuci, pastikan  Anda mengetahui jenis mesin cuci yang dibutuhkan. Sesuaikan juga  besaran tenaga listrik dengan kapasitas listrik yang tersedia di lokasi  laundry.3. Perlengkapan untuk setrika
Meskipun setrika bisa saja menjadi layanan yang bersifat opsional,   nyatanya banyak masyarakat yang memilih layanan cuci dan setrika dalam   sebuah laundry agar mereka bisa terbebas sepenuhnya dari tugas mencuci   baju. Jika Anda menawarkan layanan setrika, pilihlah setrika yang aman   digunakan di segala bahan pakaian dan menawarkan kemudahan untuk   menyetrika baju dengan efektif. Jangan lupa untuk memilih parfum khusus   setrika agar baju bisa diambil dalam keadaan wangi dan membuat  pelanggan  semakin setia.
4. Keranjang baju
Dalam menjalankan bisnis laundry, penting bagi karyawan untuk   mengatur baju kotor dan bersih. Agar pengaturan baju lebih rapi, Anda   harus membeli beberapa keranjang baju sebagai perlengkapan bisnis   laundry Anda. Pengaturan baju yang rapi juga mempermudah Anda dalam   merapikan pesanan laundry milik pelanggan dan memastikan tidak ada   barang yang tertinggal.
5. Peralatan penanda barang
Setelah menjalankan usaha jasa laundry, tentunya Anda ingin memiliki   banyak pelanggan setia, bukan? Nah, dengan banyaknya pelanggan, Anda   harus bisa menandai pesanan laundry milik pelanggan dengan cermat agar   tidak tertukar.
Anda wajib membeli peralatan penanda barang untuk memberikan nama   pelanggan pada pesanan laundry. Nantinya, Anda bisa melakukan pengemasan   saat pakaian telah selesai di_laundry_ dengan lebih baik.
Itulah berbagai hal yang perlu disiapkan selain modal usaha, sebelum   menjalankan bisnis laundry. Jika membutuhkan modal untuk mengembangkan   usaha laundry, Anda bisa menggunakan fasilitas pinjaman dari Kredit   Pintar melalui tautan berikut https://bit.ly/installKPxMB dan   mencairkannya melalui MotionBanking untuk mendapatkan cashback sebesar   Rp75.000. Info lebih lanjut kunjungi https://bit.ly/KreditPintarMB.
Bagi Anda yang ingin menjadi nasabah MotionBanking, caranya pun   mudah. Unduh aplikasi MotionBanking di Google Play Store dan Apple   AppStore melalui tautan berikut bit.ly/downloadMotionBanking kemudian   isi data diri lalu selfie dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Untuk informasi dan syarat ketentuan lebih lanjut, dapat mengunjungi   www.motionbanking.id, menghubungi call center MNC Bank di 1500188,   Whatsapp di 0888-888-8888, e-mail di cs@motionbanking.id dan Instagram   di @motionbankingid.</description><content:encoded>JAKARTA - Bisnis laundry merupakan salah satu usaha yang menguntungkan dan bisa dijalankan dengan modal usaha yang relatif terjangkau. Jasa laundry cenderung disukai oleh masyarakat yang memiliki kewajiban yang cukup menyita waktu sehari-hari, seperti misalnya, mahasiswa dan karyawan.
Tertarik memulai bisnisnya? Yuk, simak berbagai hal yang diketahui sebelum memutuskan untuk memulai bisnis laundry.
Begini Cara Memulai Usaha Laundry
 
Mendapatkan modal usaha, baik dengan cara mengumpulkannya dari pendapatan maupun dengan menggunakan dana pinjaman, adalah salah satu cara untuk memulai usaha laundry. Namun, selain hal tersebut, apa saja yang perlu dipersiapkan?
BACA JUGA:Gratis! MotionBanking &amp;amp; XL Axiata Bagi-Bagi Kuota Internet 6 GB , Begini Caranya!

1. Hitung kebutuhan modal usaha
 
Agar pengelolaan modal usaha bisa berjalan dengan baik, pemilik usaha wajib memahami berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi saat pertama kali membuka bisnis laundry. Untuk mengembangkan usaha laundry, tentunya modal usaha yang dimiliki tidak bisa dihabiskan untuk pengadaan peralatan saja.
Jika ada karyawan yang membantu jalannya operasional laundry, perhitungkan juga besaran gaji yang hendak diberikan selama sebulan. Jangan lupa untuk mempertimbangkan berbagai pengeluaran tak terduga untuk keperluan usaha, seperti jika sewaktu-waktu pihak pengurus kampung meminta sumbangan bagi pemilik usaha untuk keperluan kampung, jaminan keamanan, dan lain-lain.
BACA JUGA:Anda Generasi Sandwich? Ikuti 3 Tips Kelola Finansial dari MotionBanking Ini

2. Melakukan analisis usaha
 
Analisis usaha jasa laundry merupakan salah satu strategi yang baik untuk membuat bisnis laundry Anda bisa berjalan secara berkelanjutan. Untuk melakukan analisis, Anda bisa berdiskusi mengenai peluang bisnis, peralatan yang wajib dibeli untuk persiapan jalannya usaha laundry, biaya operasional, dan lain-lain kepada rekan yang lebih dulu memulai usaha laundry atau mengamati usaha laundry yang menjadi langganan Anda.
3. Pilih lokasi yang tepat
 
Telah disampaikan dalam paragraf sebelumnya bahwa laundry adalah jasa yang kerap diminati mahasiswa dan karyawan. Dengan anggapan tersebut, bisa disimpulkan bahwa daerah kos maupun pemukiman mahasiswa atau karyawan bisa menjadi pilihan lokasi yang baik untuk menjalankan usaha laundry. Selain itu, pastikan juga bahwa lokasi laundry juga strategis agar mudah dijangkau dan semakin diminati oleh konsumen.
4. Mengawasi kompetitor
 
Karena jasa laundry bukanlah bidang usaha yang baru, wajar  jika sudah banyak pesaing yang lebih dulu terjun ke usaha ini. Hal ini  akan cukup menguntungkan Anda untuk menyusun strategi agar bisa  menyaingi kompetitor yang ada. Amati layanan dan produk yang disediakan  oleh kompetitor sebagai salah satu strategi untuk mendapatkan pelanggan  setia di laundry Anda.
5. Menetapkan daftar harga
 
Harga yang kompetitif adalah salah satu faktor pelanggan setia  menggunakan jasa laundry. Untuk menetapkan daftar harga, hitung biaya  operasional dan perlengkapan yang dikeluarkan untuk berbagai jasa yang  tersedia, misal, cuci kering, cuci dan setrika, cuci dry cleaning, cuci  kilat, dan lain-lain. Selain itu, bandingkan juga dengan berbagai  kompetitor yang ada di sekitar lokasi usaha laundry.
6. Membuat rangkaian SOP untuk menjaga kualitas dan pelayanan
 
Standard Operating Procedure (SOP) adalah sebuah cara untuk menjaga  kualitas dan pelayanan dalam jasa laundry. SOP berisi berbagai tata cara  untuk memberikan hasil terbaik bagi konsumen yang menggunakan jasa  Anda. Karena ini adalah jasa laundry, Anda bisa membuat SOP yang memuat  tentang lamanya pengerjaan cuci, suhu ideal untuk menyetrika bahan  tertentu, kebijakan jika pakaian hilang/rusak, dan sebagainya.
Memulai bisnis laundry
 
Peralatan usaha adalah salah satu senjata perang untuk mengembangkan  usaha apapun, termasuk laundry. Untuk membuat anggaran belanja dari  modal usaha bisa tersalurkan dengan optimal, ada baiknya Anda hanya  membeli berbagai peralatan yang penting dalam masa awal berjalannya  usaha laundry. Inilah berbagai peralatan usaha untuk memulai laundry.
1. Timbangan
Timbangan berfungsi untuk menimbang pakaian/barang laundry milik  pelanggan. Jika Anda menetapkan tarif laundry per kilogram untuk  pelanggan, timbangan adalah perlengkapan yang tidak boleh tertinggal.  Jika perlu, beli 2 timbangan sekaligus agar Anda memiliki cadangan jika  salah satu di antaranya tidak bisa digunakan.
2. Mesin cuci dan mesin pengering pakaian
Ada banyak pilihan mesin cuci yang tersedia di pasaran. Anda bisa  memilih mesin cuci bukaan atas atau depan. Ada juga mesin cuci yang  dibuat untuk kebutuhan mencuci saja, sehingga Anda harus membeli mesin  pengering secara terpisah. Intinya, sebelum membeli mesin cuci, pastikan  Anda mengetahui jenis mesin cuci yang dibutuhkan. Sesuaikan juga  besaran tenaga listrik dengan kapasitas listrik yang tersedia di lokasi  laundry.3. Perlengkapan untuk setrika
Meskipun setrika bisa saja menjadi layanan yang bersifat opsional,   nyatanya banyak masyarakat yang memilih layanan cuci dan setrika dalam   sebuah laundry agar mereka bisa terbebas sepenuhnya dari tugas mencuci   baju. Jika Anda menawarkan layanan setrika, pilihlah setrika yang aman   digunakan di segala bahan pakaian dan menawarkan kemudahan untuk   menyetrika baju dengan efektif. Jangan lupa untuk memilih parfum khusus   setrika agar baju bisa diambil dalam keadaan wangi dan membuat  pelanggan  semakin setia.
4. Keranjang baju
Dalam menjalankan bisnis laundry, penting bagi karyawan untuk   mengatur baju kotor dan bersih. Agar pengaturan baju lebih rapi, Anda   harus membeli beberapa keranjang baju sebagai perlengkapan bisnis   laundry Anda. Pengaturan baju yang rapi juga mempermudah Anda dalam   merapikan pesanan laundry milik pelanggan dan memastikan tidak ada   barang yang tertinggal.
5. Peralatan penanda barang
Setelah menjalankan usaha jasa laundry, tentunya Anda ingin memiliki   banyak pelanggan setia, bukan? Nah, dengan banyaknya pelanggan, Anda   harus bisa menandai pesanan laundry milik pelanggan dengan cermat agar   tidak tertukar.
Anda wajib membeli peralatan penanda barang untuk memberikan nama   pelanggan pada pesanan laundry. Nantinya, Anda bisa melakukan pengemasan   saat pakaian telah selesai di_laundry_ dengan lebih baik.
Itulah berbagai hal yang perlu disiapkan selain modal usaha, sebelum   menjalankan bisnis laundry. Jika membutuhkan modal untuk mengembangkan   usaha laundry, Anda bisa menggunakan fasilitas pinjaman dari Kredit   Pintar melalui tautan berikut https://bit.ly/installKPxMB dan   mencairkannya melalui MotionBanking untuk mendapatkan cashback sebesar   Rp75.000. Info lebih lanjut kunjungi https://bit.ly/KreditPintarMB.
Bagi Anda yang ingin menjadi nasabah MotionBanking, caranya pun   mudah. Unduh aplikasi MotionBanking di Google Play Store dan Apple   AppStore melalui tautan berikut bit.ly/downloadMotionBanking kemudian   isi data diri lalu selfie dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Untuk informasi dan syarat ketentuan lebih lanjut, dapat mengunjungi   www.motionbanking.id, menghubungi call center MNC Bank di 1500188,   Whatsapp di 0888-888-8888, e-mail di cs@motionbanking.id dan Instagram   di @motionbankingid.</content:encoded></item></channel></rss>
