<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bukit Asam-Jasa Marga Bangun PLTS di Tol Bali Mandara</title><description>PT Bukit Asam Tbk dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan membangun  pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Jalan Tol Bali Mandara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/07/320/2557606/bukit-asam-jasa-marga-bangun-plts-di-tol-bali-mandara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/07/320/2557606/bukit-asam-jasa-marga-bangun-plts-di-tol-bali-mandara"/><item><title>Bukit Asam-Jasa Marga Bangun PLTS di Tol Bali Mandara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/07/320/2557606/bukit-asam-jasa-marga-bangun-plts-di-tol-bali-mandara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/07/320/2557606/bukit-asam-jasa-marga-bangun-plts-di-tol-bali-mandara</guid><pubDate>Senin 07 Maret 2022 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/07/320/2557606/bukit-asam-jasa-marga-bangun-plts-di-tol-bali-mandara-1SjR6e5Yen.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PLTS di jalan tol Bali Mandara (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/07/320/2557606/bukit-asam-jasa-marga-bangun-plts-di-tol-bali-mandara-1SjR6e5Yen.jpg</image><title>PLTS di jalan tol Bali Mandara (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - PT Bukit Asam Tbk dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Jalan Tol Bali Mandara. Pembangunan PLTS diharapkan bisa mengurangi emisi karbon global dan Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022.
Direktur Bisnis Jasa Marga Reza Febriano menjelaskan bahwa Jalan Tol Bali Mandara sebagai salah satu infrastruktur yang akan mendukung pelaksanaan Presidensi G20 Tahun 2022 semakin ramah lingkungan dengan dibangunnya PLTS untuk memenuhi operasional keseharian jalan tol ini.
BACA JUGA:Hilirisasi Batu Bara, Begini Upaya Bukit Asam (PTBA) Tekan Impor LPG 

&amp;rdquo;Pengurangan emisi karbon global yang merupakan salah satu fokus dari Presidensi G20 Indonesia menjadi perhatian dan komitmen kita bersama,&quot; ujarnya.
Hal itu, menurut dia juga selaras dengan salah satu dari tiga fokus agenda dalam Presidensi G20 Indonesia yaitu transisi energi yang berkelanjutan. Inilah yang mendasari kerja sama pembangunan PLTS dengan Bukit Asam yang turut mewujudkan upaya jalan tol berkelanjutan Jasa Marga Group.
BACA JUGA:Bukit Asam (PTBA) Buka Suara soal Dampak Larangan Ekspor Batu Bara

Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha Bukit Asam Rafli Yandra juga mengatakan bahwa PLTS ini merupakan wujud sinergi untuk menciptakan energi yang bersih dan berkelanjutan.&quot;Hal ini juga sebagai bukti komitmen Bukit Asam sebagai perusahaan energi untuk terus meningkatkan portofolio pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan yang semakin gencar untuk dikembangkan,&amp;rdquo; kata Rafli.
Kesiapan pembangunan tersebut ditandai dengan groundbreaking PLTS di Gerbang Tol (GT) Ngurah Rai Jalan Tol Bali Mandara. Kegiatan ini sekaligus sebagai tindak lanjut penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) yang diteken oleh dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut pada 2 Februari 2022.PLTS di Jalan Tol Bali Mandara akan dibangun oleh Bukit Asam melalui  anak perusahaannya PT BEI untuk mendukung kegiatan usaha dan operasional  PT JBT yang merupakan anak usaha Jasa Marga. PLTS itu  memiliki  kapasitas maksimum 400 kilowatt-peak (kWp). Pembangunan PLTS akan  dimulai di GT Ngurah Rai yang selanjutnya akan diteruskan ke dua GT  lainnya yaitu GT Nusa Dua dan GT Benoa. Panel surya akan dipasang di  enam titik, masing-masing di akses masuk dan keluar jalur motor di 3  gerbang tol Jalan Tol Bali-Mandara.
Panjang panel surya untuk masing-masing titik tersebut adalah  sepanjang 1 kilometer. Pasokan listrik yang didapatkan melalui PLTS  tersebut nantinya akan menjadi sumber listrik yang ramah lingkungan  untuk lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), kantor operasional dan juga  gerbang tol di Jalan Tol Bali Mandara.
Sepanjang periode pembangunan PLTS, Jasa Marga menjaga keamanan dan  kenyamanan pengguna Jalan Tol Bali Mandara, khususnya pengendara motor,  dengan memastikan tidak ada gangguan di lajur dan tetap beroperasi  optimal sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pembangunan PLTS sebagai  wujud kolaborasi dan sinergi BUMN dalam mendukung Presidensi G20  Indonesia tahun 2022 ini ditargetkan rampung pada Juli 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bukit Asam Tbk dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Jalan Tol Bali Mandara. Pembangunan PLTS diharapkan bisa mengurangi emisi karbon global dan Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022.
Direktur Bisnis Jasa Marga Reza Febriano menjelaskan bahwa Jalan Tol Bali Mandara sebagai salah satu infrastruktur yang akan mendukung pelaksanaan Presidensi G20 Tahun 2022 semakin ramah lingkungan dengan dibangunnya PLTS untuk memenuhi operasional keseharian jalan tol ini.
BACA JUGA:Hilirisasi Batu Bara, Begini Upaya Bukit Asam (PTBA) Tekan Impor LPG 

&amp;rdquo;Pengurangan emisi karbon global yang merupakan salah satu fokus dari Presidensi G20 Indonesia menjadi perhatian dan komitmen kita bersama,&quot; ujarnya.
Hal itu, menurut dia juga selaras dengan salah satu dari tiga fokus agenda dalam Presidensi G20 Indonesia yaitu transisi energi yang berkelanjutan. Inilah yang mendasari kerja sama pembangunan PLTS dengan Bukit Asam yang turut mewujudkan upaya jalan tol berkelanjutan Jasa Marga Group.
BACA JUGA:Bukit Asam (PTBA) Buka Suara soal Dampak Larangan Ekspor Batu Bara

Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha Bukit Asam Rafli Yandra juga mengatakan bahwa PLTS ini merupakan wujud sinergi untuk menciptakan energi yang bersih dan berkelanjutan.&quot;Hal ini juga sebagai bukti komitmen Bukit Asam sebagai perusahaan energi untuk terus meningkatkan portofolio pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan yang semakin gencar untuk dikembangkan,&amp;rdquo; kata Rafli.
Kesiapan pembangunan tersebut ditandai dengan groundbreaking PLTS di Gerbang Tol (GT) Ngurah Rai Jalan Tol Bali Mandara. Kegiatan ini sekaligus sebagai tindak lanjut penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) yang diteken oleh dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut pada 2 Februari 2022.PLTS di Jalan Tol Bali Mandara akan dibangun oleh Bukit Asam melalui  anak perusahaannya PT BEI untuk mendukung kegiatan usaha dan operasional  PT JBT yang merupakan anak usaha Jasa Marga. PLTS itu  memiliki  kapasitas maksimum 400 kilowatt-peak (kWp). Pembangunan PLTS akan  dimulai di GT Ngurah Rai yang selanjutnya akan diteruskan ke dua GT  lainnya yaitu GT Nusa Dua dan GT Benoa. Panel surya akan dipasang di  enam titik, masing-masing di akses masuk dan keluar jalur motor di 3  gerbang tol Jalan Tol Bali-Mandara.
Panjang panel surya untuk masing-masing titik tersebut adalah  sepanjang 1 kilometer. Pasokan listrik yang didapatkan melalui PLTS  tersebut nantinya akan menjadi sumber listrik yang ramah lingkungan  untuk lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), kantor operasional dan juga  gerbang tol di Jalan Tol Bali Mandara.
Sepanjang periode pembangunan PLTS, Jasa Marga menjaga keamanan dan  kenyamanan pengguna Jalan Tol Bali Mandara, khususnya pengendara motor,  dengan memastikan tidak ada gangguan di lajur dan tetap beroperasi  optimal sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pembangunan PLTS sebagai  wujud kolaborasi dan sinergi BUMN dalam mendukung Presidensi G20  Indonesia tahun 2022 ini ditargetkan rampung pada Juli 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
