<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arwana Citramulia (ARNA) Siapkan Belanja Modal Rp1 Triliun</title><description>PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar Rp1 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/08/278/2558321/arwana-citramulia-arna-siapkan-belanja-modal-rp1-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/08/278/2558321/arwana-citramulia-arna-siapkan-belanja-modal-rp1-triliun"/><item><title>Arwana Citramulia (ARNA) Siapkan Belanja Modal Rp1 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/08/278/2558321/arwana-citramulia-arna-siapkan-belanja-modal-rp1-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/08/278/2558321/arwana-citramulia-arna-siapkan-belanja-modal-rp1-triliun</guid><pubDate>Selasa 08 Maret 2022 17:16 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/08/278/2558321/arwana-citramulia-arna-siapkan-belanja-modal-rp1-triliun-DHz9QEM0f5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Arwana Citramulia siapkan capex Rp1 triliun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/08/278/2558321/arwana-citramulia-arna-siapkan-belanja-modal-rp1-triliun-DHz9QEM0f5.jpg</image><title>Arwana Citramulia siapkan capex Rp1 triliun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar Rp1 triliun. Perseroan menyebut sumber dana capex berasal dari kas internal perusahaan.
Chief Operation Officer (COO) Arwana Citramulia Edy Suyanto mengatakan, capex akan digunakan untuk ekspansi di tahun 2023 yakni 4,4 juta m2 per tahun di Plant 5C. Kemudian di tahun 2024 ada tambahan 3,65 juta m2 per tahun di Plant 4C Ogan Ilir dan di tahun 2025 ada tambahan 6 juta m2 per tahun dengan lokasi baru yaitu Plant VI yang diproyeksikan berada di Jawa Barat.
BACA JUGA:Naik 56,85%, Arwana Citramulia Kantongi Laba Rp347 Miliar

&quot;Sehingga ini akan harus kami siapkan budget atau Capex kurang lebih sebesar Rp1 triliun,&quot; kata Edy dalam Public Expose Arwana Citramulia, Selasa (8/3/2022).
Diketahui, ARNA akan mulai membangun lini produksi baru, Plant 5C (P5C) di Mojokerto, Jawa Timur pada tahun ini. Manajemen ARNA menuturkan, nantinya line produksi anyar ini akan memproduksi produk glazed porcelain.
BACA JUGA:Arwana Citramulia Incar Labar Rp422 Miliar Tahun Ini

Selain ekspansi pembangunan pabrik baru, ARNA juga sudah menyiapkan sejumlah strategi bisnis lain untuk memaksimalkan kinerja di tahun ini. Di antaranya, melalui peluncuran beberapa design baru untuk produk Digi Uno serta upaya optimalisasi utilisasi Plant 5B (P5B), untuk memenuhi permintaan pasar terhadap glazed porcelain.
Adapun strategi pertumbuhan ARNA berasal dari peningkatan lingkungan, efisiensi energi, pengembangan produk dengan merek ARNA, penggunaan teknologi dan sumber daya manusia (SDM).Chief Financial Officer (CFO) Arwana Citramulia, Rudy Sujanto  menambahkan, dengan demikian dalam waktu dekat ARNA akan menambah  kapasitas hampir 18 juta m2 per tahun untuk beberapa Plant atau pabrik.
&quot;Karena investasi ini bukan seketika tetapi bertahap, dimana Plant 5C  kita targetkan selesai pada awal tahun 2023 dan kita targetkan  berproduksi pada 2023 akhir atau awal 2024,&quot; katanya.
Setelah itu, lanjut Rudy, ARNA tambah kapasitas untuk Plant VI di  sekitar Jawa Barat yang ditargetkan mulai berproduksi tahun 2025 secara  bertahap.
&quot;Kita yakin karena net income kita yang semakin bertumbuh dimana  target tahun ini Rp600 miliar, tahun depan akan bertumbuh lagi paling  tidak sekitar Rp700 miliar, tahun 2024 juga akan bertumbuh secara  berkelanjutan,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar Rp1 triliun. Perseroan menyebut sumber dana capex berasal dari kas internal perusahaan.
Chief Operation Officer (COO) Arwana Citramulia Edy Suyanto mengatakan, capex akan digunakan untuk ekspansi di tahun 2023 yakni 4,4 juta m2 per tahun di Plant 5C. Kemudian di tahun 2024 ada tambahan 3,65 juta m2 per tahun di Plant 4C Ogan Ilir dan di tahun 2025 ada tambahan 6 juta m2 per tahun dengan lokasi baru yaitu Plant VI yang diproyeksikan berada di Jawa Barat.
BACA JUGA:Naik 56,85%, Arwana Citramulia Kantongi Laba Rp347 Miliar

&quot;Sehingga ini akan harus kami siapkan budget atau Capex kurang lebih sebesar Rp1 triliun,&quot; kata Edy dalam Public Expose Arwana Citramulia, Selasa (8/3/2022).
Diketahui, ARNA akan mulai membangun lini produksi baru, Plant 5C (P5C) di Mojokerto, Jawa Timur pada tahun ini. Manajemen ARNA menuturkan, nantinya line produksi anyar ini akan memproduksi produk glazed porcelain.
BACA JUGA:Arwana Citramulia Incar Labar Rp422 Miliar Tahun Ini

Selain ekspansi pembangunan pabrik baru, ARNA juga sudah menyiapkan sejumlah strategi bisnis lain untuk memaksimalkan kinerja di tahun ini. Di antaranya, melalui peluncuran beberapa design baru untuk produk Digi Uno serta upaya optimalisasi utilisasi Plant 5B (P5B), untuk memenuhi permintaan pasar terhadap glazed porcelain.
Adapun strategi pertumbuhan ARNA berasal dari peningkatan lingkungan, efisiensi energi, pengembangan produk dengan merek ARNA, penggunaan teknologi dan sumber daya manusia (SDM).Chief Financial Officer (CFO) Arwana Citramulia, Rudy Sujanto  menambahkan, dengan demikian dalam waktu dekat ARNA akan menambah  kapasitas hampir 18 juta m2 per tahun untuk beberapa Plant atau pabrik.
&quot;Karena investasi ini bukan seketika tetapi bertahap, dimana Plant 5C  kita targetkan selesai pada awal tahun 2023 dan kita targetkan  berproduksi pada 2023 akhir atau awal 2024,&quot; katanya.
Setelah itu, lanjut Rudy, ARNA tambah kapasitas untuk Plant VI di  sekitar Jawa Barat yang ditargetkan mulai berproduksi tahun 2025 secara  bertahap.
&quot;Kita yakin karena net income kita yang semakin bertumbuh dimana  target tahun ini Rp600 miliar, tahun depan akan bertumbuh lagi paling  tidak sekitar Rp700 miliar, tahun 2024 juga akan bertumbuh secara  berkelanjutan,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
