<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi Dibangun Juni 2022</title><description>Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi Bali dimulai pertengahan Juni 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/08/470/2558132/jalan-tol-gilimanuk-mengwi-dibangun-juni-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/08/470/2558132/jalan-tol-gilimanuk-mengwi-dibangun-juni-2022"/><item><title>Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi Dibangun Juni 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/08/470/2558132/jalan-tol-gilimanuk-mengwi-dibangun-juni-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/08/470/2558132/jalan-tol-gilimanuk-mengwi-dibangun-juni-2022</guid><pubDate>Selasa 08 Maret 2022 13:12 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/08/470/2558132/jalan-tol-gilimanuk-mengwi-dibangun-juni-2022-7LXItEjtAF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan tol Gilimanuk-Mengwi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/08/470/2558132/jalan-tol-gilimanuk-mengwi-dibangun-juni-2022-7LXItEjtAF.jpg</image><title>Jalan tol Gilimanuk-Mengwi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi Bali dimulai pertengahan Juni 2022. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi merupakan proyek strategis nasional (PSN).
Hal ini tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 tahun 2021 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional. Danang mencatat Tol Gilimanuk&amp;ndash;Mengwi akan mulai konstruksi pada bulan Juni 2022 setelah diperoleh tanah bebas dan diharapkan selesai serta dioperasikan pada November 2024.
BACA JUGA:Wow! Indonesia Bakal Bangun Jalan Tol Pertama dengan Jalur Sepeda

&quot;Hadirnya jalan tol ini akan memangkas waktu tempuh Pelabuhan Gilimanuk ke Kawasan Metropolitan Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Tabanan (Sarbagita) dari 6 jam menjadi 2 jam,&quot; ungkap Danang, Selasa (8/3/2022).
Tol Gilimanuk-Mengwi merupakan jalan tol kedua di Bali setelah Tol Bali Mandara sepanjang 12,7 km yang telah beroperasi sejak 2013.  Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi memiliki panjang 96,84 km terdiri dari 3 seksi, yakni Seksi 1 Gilimanuk-Pekutatan sepanjang 54,7 km, Seksi 2 Pekutatan-Soka sepanjang 23,17 km dan Soka-Mengwi 18,9 km.
BACA JUGA:Jalan Tol di RI Kian Canggih! Ini Buktinya

Tol ini akan memiliki 6 simpang susun yaitu simpang susun Cekik, simpang susun Banyubiru, simpang susun Negara, simpang susun Pekutatan, simpang susun Soka dan simpang susun Warnasari. Jalan tol ini juga akan memiliki lajur khusus untuk pengguna kendaraan roda 2 pada SS Pekutatan-Mengwi sepanjang 40 km.Proyek Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi dilaksanakan oleh PT Tol Jagat  Kerthi Bali selaku konsorsium pemenang lelang. Masa pengusahaan Jalan  Tol Gilimanuk&amp;ndash;Mengwi  adalah selama 50 tahun terhitung sejak penerbitan  Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dengan nilai investasi sebesar Rp24,6  Triliun Rupiah dan IRR sebesar 11,46%.
Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih  kepada pemerintah atas pembangunan jalan tol ini. &amp;ldquo;Saya sangat  mengapresiasi karena tol ini memiliki jalur untuk mobil, motor, sepeda  dan pejalan kaki. Terdapat enam simpang susun dan delapan rest area yang  akan meningkatkan perekonomian masyarakat,&amp;rdquo; ujarnya.
Pada kesempatan ini Gubernur Koster mengusulkan nama tol ini menjadi  Tol Jagat Kerthi Bali yang berarti pembangunan jalan tol ini merupakan  infrastruktur ekonomi yang memberikan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi  masyarakat Bali.</description><content:encoded>JAKARTA - Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi Bali dimulai pertengahan Juni 2022. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi merupakan proyek strategis nasional (PSN).
Hal ini tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 tahun 2021 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional. Danang mencatat Tol Gilimanuk&amp;ndash;Mengwi akan mulai konstruksi pada bulan Juni 2022 setelah diperoleh tanah bebas dan diharapkan selesai serta dioperasikan pada November 2024.
BACA JUGA:Wow! Indonesia Bakal Bangun Jalan Tol Pertama dengan Jalur Sepeda

&quot;Hadirnya jalan tol ini akan memangkas waktu tempuh Pelabuhan Gilimanuk ke Kawasan Metropolitan Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Tabanan (Sarbagita) dari 6 jam menjadi 2 jam,&quot; ungkap Danang, Selasa (8/3/2022).
Tol Gilimanuk-Mengwi merupakan jalan tol kedua di Bali setelah Tol Bali Mandara sepanjang 12,7 km yang telah beroperasi sejak 2013.  Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi memiliki panjang 96,84 km terdiri dari 3 seksi, yakni Seksi 1 Gilimanuk-Pekutatan sepanjang 54,7 km, Seksi 2 Pekutatan-Soka sepanjang 23,17 km dan Soka-Mengwi 18,9 km.
BACA JUGA:Jalan Tol di RI Kian Canggih! Ini Buktinya

Tol ini akan memiliki 6 simpang susun yaitu simpang susun Cekik, simpang susun Banyubiru, simpang susun Negara, simpang susun Pekutatan, simpang susun Soka dan simpang susun Warnasari. Jalan tol ini juga akan memiliki lajur khusus untuk pengguna kendaraan roda 2 pada SS Pekutatan-Mengwi sepanjang 40 km.Proyek Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi dilaksanakan oleh PT Tol Jagat  Kerthi Bali selaku konsorsium pemenang lelang. Masa pengusahaan Jalan  Tol Gilimanuk&amp;ndash;Mengwi  adalah selama 50 tahun terhitung sejak penerbitan  Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dengan nilai investasi sebesar Rp24,6  Triliun Rupiah dan IRR sebesar 11,46%.
Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih  kepada pemerintah atas pembangunan jalan tol ini. &amp;ldquo;Saya sangat  mengapresiasi karena tol ini memiliki jalur untuk mobil, motor, sepeda  dan pejalan kaki. Terdapat enam simpang susun dan delapan rest area yang  akan meningkatkan perekonomian masyarakat,&amp;rdquo; ujarnya.
Pada kesempatan ini Gubernur Koster mengusulkan nama tol ini menjadi  Tol Jagat Kerthi Bali yang berarti pembangunan jalan tol ini merupakan  infrastruktur ekonomi yang memberikan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi  masyarakat Bali.</content:encoded></item></channel></rss>
