<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siapkan Rp1,19 Triliun, Indocement (INTP) Perpanjang Periode Buyback Saham</title><description>PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menyiapkan dana Rp1,19 triliun untuk pembelian kembali (buyback) saham.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/09/278/2558833/siapkan-rp1-19-triliun-indocement-intp-perpanjang-periode-buyback-saham</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/09/278/2558833/siapkan-rp1-19-triliun-indocement-intp-perpanjang-periode-buyback-saham"/><item><title>Siapkan Rp1,19 Triliun, Indocement (INTP) Perpanjang Periode Buyback Saham</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/09/278/2558833/siapkan-rp1-19-triliun-indocement-intp-perpanjang-periode-buyback-saham</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/09/278/2558833/siapkan-rp1-19-triliun-indocement-intp-perpanjang-periode-buyback-saham</guid><pubDate>Rabu 09 Maret 2022 14:27 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/09/278/2558833/siapkan-rp1-19-triliun-indocement-intp-perpanjang-periode-buyback-saham-OTou3O1Q8p.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Indocement perpanjang periode buyback saham (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/09/278/2558833/siapkan-rp1-19-triliun-indocement-intp-perpanjang-periode-buyback-saham-OTou3O1Q8p.jpeg</image><title>Indocement perpanjang periode buyback saham (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menyiapkan dana Rp1,19 triliun untuk pembelian kembali (buyback) saham. INTP juga memperpanjang waktu buyback selama tiga  bulan.
Berdasarkan laporan di keterbukaan informasi BEI, Rabu (9/3/2022), periode perpanjangan mulai berlaku sejak 7 Maret 2022 hingga 6 Juni 2022. Jika  dana untuk buyback telah habis dan atau jumlah saham yang akan dibeli kembali telah terpenuhi, perseroan akan menghentikan buyback saham.
BACA JUGA:Indocement (INTP) Siapkan Rp1,1 Triliun Buyback Saham

&quot;Kami perpanjang periode buyback selama tiga bulan. Mulai 7 Maret hingga 6 Juni 2022,&quot; kata Direktur &amp;amp; Corporate Secretary Indocement Oey Marcos.
Perseroan telah menganggarkan dana hingga Rp3 triliun untuk buyback 20% dari modal disetor dengan ketentuan paling sedikit 7,5% saham yang beredar. Menurut Oey, perseroan yakin bahwa buyback saham INTP tidak akan mengakibatkan penurunan pendapatan dan tidak memberikan dampak negatif atas biaya pembiayaan perseroan.
BACA JUGA:Indocement (INTP) Akuisisi Perusahaan Pelayaran

&quot;Karena dana yang digunakan berasal dari kas internal perseroan,&quot; tambah Oey.
Indocement mengklaim buyback saham tidak akan mengakibatkan penurunan pendapatan mengingat dana dari kas internal. Buyback akan dilakukan dengan harga terbaik, dan wajar dengan memperhatikan ketentuan berlaku.Perseroan menyebut aksi tersebut tidak berdampak khusus terhadap  kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha.  Perseroan berharap perpanjangan periode buyback memberi tingkat  pengembalian bagi pemegang saham, dan meningkatkan kepercayaan investor.  Dengan begitu, harga saham Indocement mencerminkan kondisi fundamental  sebenarnya.
Indocement pun berharap, perpanjangan periode buyback bisa memberikan  tingkat pengembalian yang baik bagi pemegang saham serta meningkatkan  kepercayaan investor. Sehingga, harga saham INTP dapat mencerminkan  kondisi fundamental Indocement yang sebenarnya.
Sepanjang tahun ini hingga perdagangan 7 Maret, harga saham INTP  memang terus menurun. Tercatat, saham INTP telah turun 15,7% dari  Rp12.100 pada akhir 2021 menjadi Rp10.200.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menyiapkan dana Rp1,19 triliun untuk pembelian kembali (buyback) saham. INTP juga memperpanjang waktu buyback selama tiga  bulan.
Berdasarkan laporan di keterbukaan informasi BEI, Rabu (9/3/2022), periode perpanjangan mulai berlaku sejak 7 Maret 2022 hingga 6 Juni 2022. Jika  dana untuk buyback telah habis dan atau jumlah saham yang akan dibeli kembali telah terpenuhi, perseroan akan menghentikan buyback saham.
BACA JUGA:Indocement (INTP) Siapkan Rp1,1 Triliun Buyback Saham

&quot;Kami perpanjang periode buyback selama tiga bulan. Mulai 7 Maret hingga 6 Juni 2022,&quot; kata Direktur &amp;amp; Corporate Secretary Indocement Oey Marcos.
Perseroan telah menganggarkan dana hingga Rp3 triliun untuk buyback 20% dari modal disetor dengan ketentuan paling sedikit 7,5% saham yang beredar. Menurut Oey, perseroan yakin bahwa buyback saham INTP tidak akan mengakibatkan penurunan pendapatan dan tidak memberikan dampak negatif atas biaya pembiayaan perseroan.
BACA JUGA:Indocement (INTP) Akuisisi Perusahaan Pelayaran

&quot;Karena dana yang digunakan berasal dari kas internal perseroan,&quot; tambah Oey.
Indocement mengklaim buyback saham tidak akan mengakibatkan penurunan pendapatan mengingat dana dari kas internal. Buyback akan dilakukan dengan harga terbaik, dan wajar dengan memperhatikan ketentuan berlaku.Perseroan menyebut aksi tersebut tidak berdampak khusus terhadap  kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha.  Perseroan berharap perpanjangan periode buyback memberi tingkat  pengembalian bagi pemegang saham, dan meningkatkan kepercayaan investor.  Dengan begitu, harga saham Indocement mencerminkan kondisi fundamental  sebenarnya.
Indocement pun berharap, perpanjangan periode buyback bisa memberikan  tingkat pengembalian yang baik bagi pemegang saham serta meningkatkan  kepercayaan investor. Sehingga, harga saham INTP dapat mencerminkan  kondisi fundamental Indocement yang sebenarnya.
Sepanjang tahun ini hingga perdagangan 7 Maret, harga saham INTP  memang terus menurun. Tercatat, saham INTP telah turun 15,7% dari  Rp12.100 pada akhir 2021 menjadi Rp10.200.</content:encoded></item></channel></rss>
