<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Fast Jawab Kebutuhan Transaksi Murah, BNI: Volume Transaksi akan Meningkat</title><description>Bank Indonesia meyakini transaksi digital ritel masyarakat semakin meningkat seiring dengan implementasi BI Fast Payment.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/09/320/2558685/bi-fast-jawab-kebutuhan-transaksi-murah-bni-volume-transaksi-akan-meningkat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/09/320/2558685/bi-fast-jawab-kebutuhan-transaksi-murah-bni-volume-transaksi-akan-meningkat"/><item><title>BI Fast Jawab Kebutuhan Transaksi Murah, BNI: Volume Transaksi akan Meningkat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/09/320/2558685/bi-fast-jawab-kebutuhan-transaksi-murah-bni-volume-transaksi-akan-meningkat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/09/320/2558685/bi-fast-jawab-kebutuhan-transaksi-murah-bni-volume-transaksi-akan-meningkat</guid><pubDate>Rabu 09 Maret 2022 11:20 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/09/320/2558685/bi-fast-jawab-kebutuhan-transaksi-murah-bni-volume-transaksi-akan-meningkat-nYEBeRNqZE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BI Fast Payment akan meningkatkan volume transaksi (Foto: Dokumentasi BNI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/09/320/2558685/bi-fast-jawab-kebutuhan-transaksi-murah-bni-volume-transaksi-akan-meningkat-nYEBeRNqZE.jpg</image><title>BI Fast Payment akan meningkatkan volume transaksi (Foto: Dokumentasi BNI)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia meyakini transaksi digital ritel masyarakat semakin meningkat seiring dengan implementasi BI Fast Payment. Kapasitas BI Fast pun dibuat sudah sangat kuat untuk menampung transaksi maksimum masyarakat Indonesia.
Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta menuturkan Bank Indonesia mempersiapkan BI Fast untuk dapat menjawab kebutuhan maksimal transaksi digital masyarakat Indonesia. Terlebih, BI Fast didesain sebagai inovasi transaksi pembayaran cepat, mudah, murah dan aman sebagai game changer yang menjawab kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA:Rayakan Kemenangan BATC 2022, BNI Berikan Tabungan ke Atlet hingga Official

&amp;ldquo;Saat ini, kami sediakan BI Fast sebagai pembayaran ritel yang menjawab kebutuhan transaksi setiap saat tanpa batasan tempat. Ini menjadi game changer untuk ekosistem pembayaran digital. Saat bank sudah full maka transaksi akan naik 811 juta transaksi. Tapi itu tetap masih di bawah kapasitas penuh yakni masih 50% dari BI fast sendiri,&amp;rdquo;katanya.
Direktur IT &amp;amp; Operasi BNI Y.B. Hariantono menuturkan BI Fast merupakan terobosan yang sangat bermanfaat bagi nasabah khususnya dari segi biaya transaksi yang mencapai Rp2.500 per transaksi.
BACA JUGA:BNI Dukung Diaspora Pasarkan Produk UMKM Indonesia ke Dunia

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan volume transaksi yang nantinya akan menjadi sumber pendapatan bagi bank untuk dapat terus meningkatkan pendapatan dalam hal pengembangan teknologi lebih berkelanjutan.
&amp;ldquo;Dapat kami sampaikan bahwa rata-rata investasi teknologi informasi bank-bank nasional itu di kisaran 4% dari total revenue. Belanja modal teknologi inilah yang digunakan untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan digital banking di Indonesia,&amp;rdquo;katanya.Hariantono menuturkan perseroan pun menjadi kelompok bank yang  pertama mengimplementasikan BI Fast Payment akhir tahun lalu. Perseroan  pun aktif melakukan penyesuaian sistem agar implementasi BI Fast tidak  mengurangi kualitas layanan transaksi ritel nasabah yang telah  berlangsung.
&amp;ldquo;Ke depan kami akan bertahap semua transaksi ritel itu akan kami  pindahkan ke BI fast. Kami lakukan akselerasi dengan BI Fast inil,&amp;rdquo;  ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia meyakini transaksi digital ritel masyarakat semakin meningkat seiring dengan implementasi BI Fast Payment. Kapasitas BI Fast pun dibuat sudah sangat kuat untuk menampung transaksi maksimum masyarakat Indonesia.
Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta menuturkan Bank Indonesia mempersiapkan BI Fast untuk dapat menjawab kebutuhan maksimal transaksi digital masyarakat Indonesia. Terlebih, BI Fast didesain sebagai inovasi transaksi pembayaran cepat, mudah, murah dan aman sebagai game changer yang menjawab kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA:Rayakan Kemenangan BATC 2022, BNI Berikan Tabungan ke Atlet hingga Official

&amp;ldquo;Saat ini, kami sediakan BI Fast sebagai pembayaran ritel yang menjawab kebutuhan transaksi setiap saat tanpa batasan tempat. Ini menjadi game changer untuk ekosistem pembayaran digital. Saat bank sudah full maka transaksi akan naik 811 juta transaksi. Tapi itu tetap masih di bawah kapasitas penuh yakni masih 50% dari BI fast sendiri,&amp;rdquo;katanya.
Direktur IT &amp;amp; Operasi BNI Y.B. Hariantono menuturkan BI Fast merupakan terobosan yang sangat bermanfaat bagi nasabah khususnya dari segi biaya transaksi yang mencapai Rp2.500 per transaksi.
BACA JUGA:BNI Dukung Diaspora Pasarkan Produk UMKM Indonesia ke Dunia

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan volume transaksi yang nantinya akan menjadi sumber pendapatan bagi bank untuk dapat terus meningkatkan pendapatan dalam hal pengembangan teknologi lebih berkelanjutan.
&amp;ldquo;Dapat kami sampaikan bahwa rata-rata investasi teknologi informasi bank-bank nasional itu di kisaran 4% dari total revenue. Belanja modal teknologi inilah yang digunakan untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan digital banking di Indonesia,&amp;rdquo;katanya.Hariantono menuturkan perseroan pun menjadi kelompok bank yang  pertama mengimplementasikan BI Fast Payment akhir tahun lalu. Perseroan  pun aktif melakukan penyesuaian sistem agar implementasi BI Fast tidak  mengurangi kualitas layanan transaksi ritel nasabah yang telah  berlangsung.
&amp;ldquo;Ke depan kami akan bertahap semua transaksi ritel itu akan kami  pindahkan ke BI fast. Kami lakukan akselerasi dengan BI Fast inil,&amp;rdquo;  ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
