<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Hanya Sepeda, RI Bangun Jalur Pejalan Kaki di Jalan Tol</title><description>Indonesia akan membangun jalur pejalan kaki di jalan tol.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/09/470/2558876/tak-hanya-sepeda-ri-bangun-jalur-pejalan-kaki-di-jalan-tol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/09/470/2558876/tak-hanya-sepeda-ri-bangun-jalur-pejalan-kaki-di-jalan-tol"/><item><title>Tak Hanya Sepeda, RI Bangun Jalur Pejalan Kaki di Jalan Tol</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/09/470/2558876/tak-hanya-sepeda-ri-bangun-jalur-pejalan-kaki-di-jalan-tol</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/09/470/2558876/tak-hanya-sepeda-ri-bangun-jalur-pejalan-kaki-di-jalan-tol</guid><pubDate>Rabu 09 Maret 2022 15:17 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/09/470/2558876/tak-hanya-sepeda-ri-bangun-jalur-pejalan-kaki-di-jalan-tol-FGLH8bIo9d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PUPR bangun jalur pejalan kaki di dalam jalan tol (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/09/470/2558876/tak-hanya-sepeda-ri-bangun-jalur-pejalan-kaki-di-jalan-tol-FGLH8bIo9d.jpg</image><title>PUPR bangun jalur pejalan kaki di dalam jalan tol (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia akan membangun jalur pejalan kaki di jalan tol. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun jalan tol Gilimanuk-Mengwi di Bali sepanjang 96,84 km yang terdiri dari 3 seksi.
Dari ketiga seksi itu, ada Jalan Tol Pekutatan-Mengwi yang menambah lajur kendaraan dalam tol untuk sepeda motor, 2 lajur untuk kendaraan roda empat, serta lajur khusus sepeda dan pejalan kaki.
BACA JUGA:Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi Dibangun Juni 2022

&quot;Ini mungkin jalan tol pertama yang ada jalur sepedanya di Indonesia, karena memang daerah wisata jadi kita juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat wisata,&quot; ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimudljono dalam acara Penandatanganan Perjanjian Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, Selasa (8/3/2022).
BACA JUGA:Wow! Indonesia Bakal Bangun Jalan Tol Pertama dengan Jalur Sepeda

Dalam pembangunan tol ini Menteri Basuki menekankan untuk selalu menjaga keserasian lingkungan. &amp;ldquo;Tadinya kita akan membangun tol di tengah Pulau Bali, tapi pasti akan banyak merusak lingkungan. Untuk itu kita ambil jalur pantai. Nanti akan dilengkapi dengan jalur sepeda yang merupakan tol pertama di Indonesia, karena ini merupakan daerah pariwisata maka kita harus sesuaikan,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menyatakan rencananya pembangunan tersebut bakal rampung pada tahun 2024 bersamaan dengan pembangunan jalan tol tersebut.
&quot;Proyek Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi merupakan salah satu proyek strategis nasional dan memiliki panjang 96,84 km yang terdiri dari 3 seksi,&quot; sambung Danang.Rencananya yaitu Seksi I dibangun dari Gilimanuk-Pekutatan dengan  panjang mencapai 54,7 km. Lanjut ke Seksi II yaitu Pekutatan-Soka  sepanjang 23,1 km dan terakhir ada Seksi III yaitu Soka-Mengwi mencapai  18,9 km.
Danang menambahkan, Jalan Tol Gilimanuk&amp;ndash;Mengwi akan mulai konstruksi  pada bulan Juni Tahun 2022 setelah diperoleh tanah bebas dan diharapkan  selesai serta dioperasikan pada bulan November tahun 2024.
Hadirnya jalan tol ini akan memangkas waktu tempuh Pelabuhan  Gilimanuk ke Kawasan Metropolitan Kota Denpasar, Kabupaten Badung,  Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Tabanan (Sarbagita) dari 6 jam menjadi 2  jam.
Diharapkan dengan adanya jalan tol tersebut dapat meningkatkan  konektivitas antar pusat pertumbuhan ekonomi seperti kawasan pelabuhan  dengan kawasan pariwisata dan metropolitan di berbagai daerah, salah  satunya dengan pembangunan jalan tol. Untuk itu Kementerian PUPR bersama  Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) akan memulai pembangunan Jalan Tol  Gilimanuk-Mengwi di Bali pada pertengahan tahun 2022 ini.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia akan membangun jalur pejalan kaki di jalan tol. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun jalan tol Gilimanuk-Mengwi di Bali sepanjang 96,84 km yang terdiri dari 3 seksi.
Dari ketiga seksi itu, ada Jalan Tol Pekutatan-Mengwi yang menambah lajur kendaraan dalam tol untuk sepeda motor, 2 lajur untuk kendaraan roda empat, serta lajur khusus sepeda dan pejalan kaki.
BACA JUGA:Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi Dibangun Juni 2022

&quot;Ini mungkin jalan tol pertama yang ada jalur sepedanya di Indonesia, karena memang daerah wisata jadi kita juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat wisata,&quot; ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimudljono dalam acara Penandatanganan Perjanjian Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, Selasa (8/3/2022).
BACA JUGA:Wow! Indonesia Bakal Bangun Jalan Tol Pertama dengan Jalur Sepeda

Dalam pembangunan tol ini Menteri Basuki menekankan untuk selalu menjaga keserasian lingkungan. &amp;ldquo;Tadinya kita akan membangun tol di tengah Pulau Bali, tapi pasti akan banyak merusak lingkungan. Untuk itu kita ambil jalur pantai. Nanti akan dilengkapi dengan jalur sepeda yang merupakan tol pertama di Indonesia, karena ini merupakan daerah pariwisata maka kita harus sesuaikan,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menyatakan rencananya pembangunan tersebut bakal rampung pada tahun 2024 bersamaan dengan pembangunan jalan tol tersebut.
&quot;Proyek Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi merupakan salah satu proyek strategis nasional dan memiliki panjang 96,84 km yang terdiri dari 3 seksi,&quot; sambung Danang.Rencananya yaitu Seksi I dibangun dari Gilimanuk-Pekutatan dengan  panjang mencapai 54,7 km. Lanjut ke Seksi II yaitu Pekutatan-Soka  sepanjang 23,1 km dan terakhir ada Seksi III yaitu Soka-Mengwi mencapai  18,9 km.
Danang menambahkan, Jalan Tol Gilimanuk&amp;ndash;Mengwi akan mulai konstruksi  pada bulan Juni Tahun 2022 setelah diperoleh tanah bebas dan diharapkan  selesai serta dioperasikan pada bulan November tahun 2024.
Hadirnya jalan tol ini akan memangkas waktu tempuh Pelabuhan  Gilimanuk ke Kawasan Metropolitan Kota Denpasar, Kabupaten Badung,  Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Tabanan (Sarbagita) dari 6 jam menjadi 2  jam.
Diharapkan dengan adanya jalan tol tersebut dapat meningkatkan  konektivitas antar pusat pertumbuhan ekonomi seperti kawasan pelabuhan  dengan kawasan pariwisata dan metropolitan di berbagai daerah, salah  satunya dengan pembangunan jalan tol. Untuk itu Kementerian PUPR bersama  Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) akan memulai pembangunan Jalan Tol  Gilimanuk-Mengwi di Bali pada pertengahan tahun 2022 ini.</content:encoded></item></channel></rss>
