<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kantongi Dana IPO Rp128 Miliar, Nanotech (NANO) Pakai untuk Belanja Modal</title><description>PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/10/278/2559282/kantongi-dana-ipo-rp128-miliar-nanotech-nano-pakai-untuk-belanja-modal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/10/278/2559282/kantongi-dana-ipo-rp128-miliar-nanotech-nano-pakai-untuk-belanja-modal"/><item><title>Kantongi Dana IPO Rp128 Miliar, Nanotech (NANO) Pakai untuk Belanja Modal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/10/278/2559282/kantongi-dana-ipo-rp128-miliar-nanotech-nano-pakai-untuk-belanja-modal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/10/278/2559282/kantongi-dana-ipo-rp128-miliar-nanotech-nano-pakai-untuk-belanja-modal</guid><pubDate>Kamis 10 Maret 2022 10:26 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/10/278/2559282/kantongi-dana-ipo-rp128-miliar-nanotech-nano-pakai-untuk-belanja-modal-YGIlQ7TeBA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nanotech Indonesia Global IPO hari ini (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/10/278/2559282/kantongi-dana-ipo-rp128-miliar-nanotech-nano-pakai-untuk-belanja-modal-YGIlQ7TeBA.jpg</image><title>Nanotech Indonesia Global IPO hari ini (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan melepas sebanyak 1.285.000.000 saham atau setara dengan 29,99% saham yang dilepas ke masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp100 per sahamnya. Adapun total dana hasil IPO yang diperoleh NANO adalah sebesar Rp128.500.000.000.
Direktur Utama NANO, Suryandaru mengatakan, dengan menyandang status sebagai perusahaan terbuka akan menjadikan Perseroan untuk selalu menerapkan prinsip good corporate governance dalam setiap langkah yang diambil.
BACA JUGA:IPO, Sumber Tani Agung (STAA) Kantongi Dana Rp542 miliar

&quot;Diharapkan dengan menjadi perusahaan terbuka, Perseroan dapat memanfaatkan kesempatan untuk berkembang dan tumbuh menjadi lebih besar yang tentunya dengan dukungan masyarakat sebagai salah satu pemegang saham Perseroan,&quot; ujar Suryandaru dalam keterangan resminya, Kamis (10/3/2022).
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan oleh Perseroan untuk belanja modal atau Capital Expenditure (Capex) dengan rincian sebagai berikut:
BACA JUGA:IPO Hari Ini, Simak Profil Nanotech Indonesia Global (NANO)

- Rp16.390.000.000 akan digunakan untuk Capex berupa pembelian mesin dan perlengkapan terkait jasa layanan teknologi berbasis rekayasa material (teknologi rekayasa) Perseroan, dalam rangka menunjang Strategic Business Unit (SBU) Properti dan Konstruksi serta Strategic Business Unit (SBU) Akuakultur dan Agribisnis, dari pihak ketiga yaitu PT Alphasains Dinamika berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Mesin Perlengkapan Jasa Keteknikan tertanggal 26 November 2021;
- Rp16.701.279.000 akan digunakan untuk Capex  berupa pembelian mesin dan perlengkapan terkait jasa layanan teknologi kesehatan, kosmetik, dan farmasi dalam rangka mendukung pengembangan dan perluasan usaha Strategic Business Unit (SBU) Kesehatan, Kosmetik, dan Farmasi termasuk untuk pengembangan produk dan teknologi, dari pihak ketiga yaitu PT Indotech Scientific berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Mesin Perlengkapan Kesehatan, Kosmetik Dan Farmasi tertanggal 26 November 2021- Rp16.221.232.000 akan digunakan untuk Capex berupa pembelian mesin  dan perlengkapan terkait layanan utama Perseroan yaitu Layanan Riset dan  Pengembangan (R&amp;amp;D Services), dari pihak ketiga yaitu PT Lab  Sistematika Indonesia berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Mesin  Perlengkapan Layanan Research And Development tertanggal 26 November  2021
- Rp17.045.200.000 akan digunakan untuk Capex berupa pembelian mesin  dan perlengkapan untuk implementasi teknologi pemanfaatan limbah, dalam  rangka mendukung pengembangan dan perluasan usaha Sub Strategic Business  Unit (Sub-SBU) Teknologi Pengolahan Limbah pada Strategic Business Unit  (SBU) Industri Umum, dari pihak ketiga yaitu PT Pandu Anugerah  Analitika berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Mesin Perlengkapan  Pemanfaatan Limbah tertanggal 26 November 2021
- Rp3.618.181.818 akan digunakan untuk Capex berupa pengembangan  infrastruktur teknologi informasi dan sistem penunjangnya, seperti  pengembangan aplikasi dan sistem manajemen untuk peningkatan efisiensi  dan perluasan jangkauan usaha Perseroan yang akan dilakukan dengan pihak  ketiga yaitu PT Mantap Solusi Teknologi berdasarkan Perjanjian  Pengikatan Jual Beli Perlengkapan Infrastruktur IT dan Support System  tertanggal 10 Januari 2022
Nantinya, sisa dana akan digunakan untuk modal kerja atau Operational  Expenditure (Opex) Perseroan dalam rangka mendukung kegiatan usaha  Perseroan, termasuk namun tidak terbatas pada pembelian bahan baku.Perseroan juga menerbitkan sebanyak 1.028.000.000 Waran Seri I yang   menyertai Saham Baru Perseroan atau sebanyak 34,27% dari total jumlah   saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran   dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham ini disampaikan.
Setiap pemegang 10 Saham Baru Perseroan berhak memperoleh 8 (delapan)   Waran Seri I dimana setiap 1 Waran Seri I memberikan hak kepada   pemegangnya untuk membeli 1 saham baru. Waran Seri I adalah efek yang   memberikan hak untuk melakukan pembelian Saham Biasa Atas Nama dengan   Harga Pelaksanaan sebesar Rp125  yang dapat dilakukan setelah 6 bulan   sejak efek dimaksud dicatatkan di BEI.
Selama masa penawaran umum yang berlangsung pada tanggal 2-8 Maret   2022, saham NANO banyak diminati oleh masyarakat dengan adanya kelebihan   permintaan (oversubscribed) sekitar 46,39 kali dari porsi penjatahan   terpusat (pooling) yang ditawarkan kepada masyarakat, sehingga total   hasil pelaksanaan Waran Seri I adalah sebanyak-banyaknya sebesar   Rp128.500.000.000.
Perseroan yang berdomisili di Tangerang Selatan ini telah bergelut di   bidang Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi   Rekayasa Lainnya dan Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya selama   kurang lebih 3 tahun.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan melepas sebanyak 1.285.000.000 saham atau setara dengan 29,99% saham yang dilepas ke masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp100 per sahamnya. Adapun total dana hasil IPO yang diperoleh NANO adalah sebesar Rp128.500.000.000.
Direktur Utama NANO, Suryandaru mengatakan, dengan menyandang status sebagai perusahaan terbuka akan menjadikan Perseroan untuk selalu menerapkan prinsip good corporate governance dalam setiap langkah yang diambil.
BACA JUGA:IPO, Sumber Tani Agung (STAA) Kantongi Dana Rp542 miliar

&quot;Diharapkan dengan menjadi perusahaan terbuka, Perseroan dapat memanfaatkan kesempatan untuk berkembang dan tumbuh menjadi lebih besar yang tentunya dengan dukungan masyarakat sebagai salah satu pemegang saham Perseroan,&quot; ujar Suryandaru dalam keterangan resminya, Kamis (10/3/2022).
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan oleh Perseroan untuk belanja modal atau Capital Expenditure (Capex) dengan rincian sebagai berikut:
BACA JUGA:IPO Hari Ini, Simak Profil Nanotech Indonesia Global (NANO)

- Rp16.390.000.000 akan digunakan untuk Capex berupa pembelian mesin dan perlengkapan terkait jasa layanan teknologi berbasis rekayasa material (teknologi rekayasa) Perseroan, dalam rangka menunjang Strategic Business Unit (SBU) Properti dan Konstruksi serta Strategic Business Unit (SBU) Akuakultur dan Agribisnis, dari pihak ketiga yaitu PT Alphasains Dinamika berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Mesin Perlengkapan Jasa Keteknikan tertanggal 26 November 2021;
- Rp16.701.279.000 akan digunakan untuk Capex  berupa pembelian mesin dan perlengkapan terkait jasa layanan teknologi kesehatan, kosmetik, dan farmasi dalam rangka mendukung pengembangan dan perluasan usaha Strategic Business Unit (SBU) Kesehatan, Kosmetik, dan Farmasi termasuk untuk pengembangan produk dan teknologi, dari pihak ketiga yaitu PT Indotech Scientific berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Mesin Perlengkapan Kesehatan, Kosmetik Dan Farmasi tertanggal 26 November 2021- Rp16.221.232.000 akan digunakan untuk Capex berupa pembelian mesin  dan perlengkapan terkait layanan utama Perseroan yaitu Layanan Riset dan  Pengembangan (R&amp;amp;D Services), dari pihak ketiga yaitu PT Lab  Sistematika Indonesia berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Mesin  Perlengkapan Layanan Research And Development tertanggal 26 November  2021
- Rp17.045.200.000 akan digunakan untuk Capex berupa pembelian mesin  dan perlengkapan untuk implementasi teknologi pemanfaatan limbah, dalam  rangka mendukung pengembangan dan perluasan usaha Sub Strategic Business  Unit (Sub-SBU) Teknologi Pengolahan Limbah pada Strategic Business Unit  (SBU) Industri Umum, dari pihak ketiga yaitu PT Pandu Anugerah  Analitika berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Mesin Perlengkapan  Pemanfaatan Limbah tertanggal 26 November 2021
- Rp3.618.181.818 akan digunakan untuk Capex berupa pengembangan  infrastruktur teknologi informasi dan sistem penunjangnya, seperti  pengembangan aplikasi dan sistem manajemen untuk peningkatan efisiensi  dan perluasan jangkauan usaha Perseroan yang akan dilakukan dengan pihak  ketiga yaitu PT Mantap Solusi Teknologi berdasarkan Perjanjian  Pengikatan Jual Beli Perlengkapan Infrastruktur IT dan Support System  tertanggal 10 Januari 2022
Nantinya, sisa dana akan digunakan untuk modal kerja atau Operational  Expenditure (Opex) Perseroan dalam rangka mendukung kegiatan usaha  Perseroan, termasuk namun tidak terbatas pada pembelian bahan baku.Perseroan juga menerbitkan sebanyak 1.028.000.000 Waran Seri I yang   menyertai Saham Baru Perseroan atau sebanyak 34,27% dari total jumlah   saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran   dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham ini disampaikan.
Setiap pemegang 10 Saham Baru Perseroan berhak memperoleh 8 (delapan)   Waran Seri I dimana setiap 1 Waran Seri I memberikan hak kepada   pemegangnya untuk membeli 1 saham baru. Waran Seri I adalah efek yang   memberikan hak untuk melakukan pembelian Saham Biasa Atas Nama dengan   Harga Pelaksanaan sebesar Rp125  yang dapat dilakukan setelah 6 bulan   sejak efek dimaksud dicatatkan di BEI.
Selama masa penawaran umum yang berlangsung pada tanggal 2-8 Maret   2022, saham NANO banyak diminati oleh masyarakat dengan adanya kelebihan   permintaan (oversubscribed) sekitar 46,39 kali dari porsi penjatahan   terpusat (pooling) yang ditawarkan kepada masyarakat, sehingga total   hasil pelaksanaan Waran Seri I adalah sebanyak-banyaknya sebesar   Rp128.500.000.000.
Perseroan yang berdomisili di Tangerang Selatan ini telah bergelut di   bidang Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi   Rekayasa Lainnya dan Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya selama   kurang lebih 3 tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
