<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bendungan Lau Simeme Rp1,3 Triliun Hasilkan Listrik hingga Pengendali Banjir</title><description>Pembangunan Bendungan Lau Simeme di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dipercepat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/10/470/2559334/bendungan-lau-simeme-rp1-3-triliun-hasilkan-listrik-hingga-pengendali-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/10/470/2559334/bendungan-lau-simeme-rp1-3-triliun-hasilkan-listrik-hingga-pengendali-banjir"/><item><title>Bendungan Lau Simeme Rp1,3 Triliun Hasilkan Listrik hingga Pengendali Banjir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/10/470/2559334/bendungan-lau-simeme-rp1-3-triliun-hasilkan-listrik-hingga-pengendali-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/10/470/2559334/bendungan-lau-simeme-rp1-3-triliun-hasilkan-listrik-hingga-pengendali-banjir</guid><pubDate>Kamis 10 Maret 2022 11:27 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/10/470/2559334/bendungan-lau-simeme-rp1-3-triliun-hasilkan-listrik-hingga-pengendali-banjir-eaAidFc0BF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan bendungan Lau dipercepat (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/10/470/2559334/bendungan-lau-simeme-rp1-3-triliun-hasilkan-listrik-hingga-pengendali-banjir-eaAidFc0BF.jpg</image><title>Pembangunan bendungan Lau dipercepat (Foto: PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Pembangunan Bendungan Lau Simeme di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dipercepat. Bendungan berkapasitas tampung 21,07 juta m3 ini nantinya siap menunjang pemenuhan kebutuhan air baku dan pengendalian banjir venue-venue jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.
Selain itu diharapkan kehadiran bendungan juga dapat memberikan manfaat sebagai sumber pembangkit listrik sebesar +-100 MW dan mendukung sektor pariwisata di Provinsi Sumatera Utara yang akan menumbuhkan ekonomi lokal.

BACA JUGA:2 Bendungan Bernilai Triliunan Rupiah Ditargetkan Selesai Agustus 2022

&amp;ldquo;Upaya penanggulangan bencana, termasuk banjir merupakan tanggung jawab kita bersama. Sesuai dengan tugas dan fungsinya, Kementerian PUPR berperan dalam masalah infrastruktur,&amp;rdquo; kata Menteri PUPR Basuki pada keterangan tertulisnya, Rabu (9/3/2022).
Bendungan Lau Simeme mulai dikerjakan pada tahun 2017 dengan biaya sekitar Rp1,3 triliun. Bendungan Lau Simeme didesain dengan tipe zonal timbunan batu yang memiliki tinggi 69,50 meter dari sungai, panjang puncak bendungan 205 meter dengan luas area genangan 125,84 hektar.
BACA JUGA:Bendungan Sepaku Semoi Rp556 Miliar di IKN Nusantara Ditargetkan Rampung 2023
Kehadiran bendungan ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai infrastruktur pengendali banjir di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang dengan mereduksi derasnya aliran air hulu Sungai Percut dan Sungai Deli saat musim hujan sebesar 68,17 m3/detik. Bendungan Lau Simeme juga diproyeksikan sebagai penyediaan kebutuhan air baku sebesar +- 3.000 liter/detik di Medan dan Deli Serdang.Konstruksi bendungan dibangun melalui dua paket pekerjaan, yakni  Paket 1 dikerjakan kontraktor PT Wijaya Karya - PT Bumi Karsa (KSO)  dengan progres 29,8% meliputi jalan masuk, galian material bendungan,  dan timbunan bendungan.
Paket 2 dikerjakan kontraktor PT Pembangunan Perumahan - PT Andesmont  Sakti (KSO) dengan progres 71,9 % meliputi pekerjaan terowongan  pengelak selesai 100%, bangunan pelimpah, dan bangunan pengambilan.</description><content:encoded>JAKARTA - Pembangunan Bendungan Lau Simeme di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dipercepat. Bendungan berkapasitas tampung 21,07 juta m3 ini nantinya siap menunjang pemenuhan kebutuhan air baku dan pengendalian banjir venue-venue jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.
Selain itu diharapkan kehadiran bendungan juga dapat memberikan manfaat sebagai sumber pembangkit listrik sebesar +-100 MW dan mendukung sektor pariwisata di Provinsi Sumatera Utara yang akan menumbuhkan ekonomi lokal.

BACA JUGA:2 Bendungan Bernilai Triliunan Rupiah Ditargetkan Selesai Agustus 2022

&amp;ldquo;Upaya penanggulangan bencana, termasuk banjir merupakan tanggung jawab kita bersama. Sesuai dengan tugas dan fungsinya, Kementerian PUPR berperan dalam masalah infrastruktur,&amp;rdquo; kata Menteri PUPR Basuki pada keterangan tertulisnya, Rabu (9/3/2022).
Bendungan Lau Simeme mulai dikerjakan pada tahun 2017 dengan biaya sekitar Rp1,3 triliun. Bendungan Lau Simeme didesain dengan tipe zonal timbunan batu yang memiliki tinggi 69,50 meter dari sungai, panjang puncak bendungan 205 meter dengan luas area genangan 125,84 hektar.
BACA JUGA:Bendungan Sepaku Semoi Rp556 Miliar di IKN Nusantara Ditargetkan Rampung 2023
Kehadiran bendungan ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai infrastruktur pengendali banjir di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang dengan mereduksi derasnya aliran air hulu Sungai Percut dan Sungai Deli saat musim hujan sebesar 68,17 m3/detik. Bendungan Lau Simeme juga diproyeksikan sebagai penyediaan kebutuhan air baku sebesar +- 3.000 liter/detik di Medan dan Deli Serdang.Konstruksi bendungan dibangun melalui dua paket pekerjaan, yakni  Paket 1 dikerjakan kontraktor PT Wijaya Karya - PT Bumi Karsa (KSO)  dengan progres 29,8% meliputi jalan masuk, galian material bendungan,  dan timbunan bendungan.
Paket 2 dikerjakan kontraktor PT Pembangunan Perumahan - PT Andesmont  Sakti (KSO) dengan progres 71,9 % meliputi pekerjaan terowongan  pengelak selesai 100%, bangunan pelimpah, dan bangunan pengambilan.</content:encoded></item></channel></rss>
